
Dilan mengajak Ayudia pergi ke restoran es krim tempat biasa ia datangi bersama Ayudia dahulu .
" Kenapa kesini ?" tanya Ayudia saat Dilan mengeserkan kursi untuk Ayu .
" Bukannya kamu suka es krim , kamu lupa ? demi es krim kamu sampai merajuk dan marah pada ku " Kenang Dilan yang membuat Ayudia malu akan masa kecilnya yang suka menyusahkan Dilan .
" itu kan dulu , sekarang tidak " ucap Ayudia dengan rasa gengsi .
Dilan tersenyum melihat wajah Ayu yang malah berpaling saat ia pandang .
" Ay...kamu cantik " puji Dilan , pujian yang sangatlah langka .
Dia memuji ku ?
Ucap Ayudia dalam hatinya , ia tidak percaya seorang Dilan bisa memuji .
" biasa aja " jawab Ayudia seakan tidak perduli . Padahal dalam hatinya ia sangatlah senang mendapatkan pujian Dilan .
" silakan " ucap pramusaji menaruh du mangkuk es krim .
" terimakasih " Ucap Dilan .
Ayudia melirik es krim rasa coklat dan Vanila blue yang sudah di pesan Dilan .
" kenapa ga di makan ?" tanya Dilan penuh perhatian .
" aku ga suka es krim " ucap Ayudia gengsi , padahal ia sudah sangat ingin memakannya .
Dilan menggeser kursinya sejajar dengan Ayudia .
" Mau aku suapi ?" tanya Dilan .
" aku ga suka ya ga suka " ucap Ayu memalingkan wajahnya .
Dilan menyuapi sesendok es krim rasa coklat ke arah Ayudia . Ayudia masih setia memalingkan wajahnya .
" Ayo Ay " pinta Dilan .
Ayu tidak bergeming .
Dilan tersenyum kecil , terlintas akal membuat Ayu mau memakannya .
Maaf Ayu
ucap Dilan dalam hatinya .
Ia menyendok satu sendok penuh dan memasukkannya kedalam mulutnya .
Setelah es krim ada di mulutnya ia menarik pinggang Ayudia dengan tangan kananya dan tangan kiri Dilan menahan leher belakang Ayudia .
__ADS_1
Deg...
Dilan menempelkan bibirnya dengan bibir Ayudia , Ayudia membuka mata lebar tidak siap akan apa yang di lakukan Dilan .
Dilan menggigit bibir bawah Ayu agar mau membuka mulutnya .
Terpaksa Ayu mengikuti mau Dilan , tak perduli lagi mau di tempat umum . Dilan mencium Ayudia dan menyuapi es krim dengan mulutnya .
Glek..
Ayu menelan es krim dari mulut Dilan , terasa dingin dan manis di mulut Ayudia .
Usai usahanya berhasil Dilan melepaskan Ayudia , Ayu masih mematung akan tindakan Dilan .
Dia mencium ku ??
Ucap Ayu dalam hatinya .
Dilan meraih tisu di meja dan menghapus sisa es krim di pinggir bibir Ayudia .
" sampai belepotan " ucap Dilan yang memperlakukan Ayu seperti anak kecil .
Pipi Ayudia memerah akan sikap Dilan .
" Pipi mu memerah ?" tanya Dilan yang makin membuat malu Ayudia .
" Apa kamu suka aku menyuapi mu dengan cara tadi ?" tanya Dilan .
" mau aku suapi lagi ?" tanya Dilan .
"aku bisa makan diri " Ayu merebut mangkuk es krim dan sendok di tangan Dilan .
" jangan cari kesempatan " ucap Ayudia dan segera memakan es krimnya .
" aku tidak mencari kesempatan " sangkal Dilan yang terus menatap Ayudia .
Ayu merasa canggung dan malu mendapatkan tatapan Dilan .
" jangan menatap ku " ucap Ayu dan membelakangi Dilan .
Dilan memutar tubuh Ayu dia menghadap dirinya .
Cup
Dilan memberikan ciuman dadakan lagi untuk Ayudia .
" ka..kam" ucap Ayu terputus .
Cup
__ADS_1
Dilan menciumnya lagi .
detak jantung Ayu serasa kacau akan ciuman yang di berikan Dilan .
Ayu langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya .
" ini tempat umum ! memalukan " caci Ayudia sambil menutup mulutnya .
Cup...
Ciuman kali ini mendarat di pipi kanan Ayudia .
Sepertinya Dilan sudah kecanduan akan menciumi Ayudia , sampai ia tidak bisa berhenti .
" Dilan !!" ucap Ayu kesal dengan nada sedikit tinggi .
Ayu melihat sekitarnya yang semua pasang mata menatapnya dan Dilan .
Memalukan
upat Ayudia dalam hatinya dan memilih pergi dari sana , ia sangat malu menjadi tontonan orang dan takut jika Dilan akan menciumnya lagi .
Menyebalkan
Ucap Ayu dalam hatinya sambil melangkah keluar .
Sampai di parkiran mobil Dilan , Ayu berhenti di depan mobil Dilan dan melihat kebelakang . Dilan belum terlihat menyusul .
Ayu menyentuh bibir dan pipi yang mendapatkan ciuman dari Dilan .
Bibirnya tersenyum tipis saat ia mengingat ciuman tadi .
" mau lagi ?" bisik Dilan di telinga Ayudia dari belakang tubuh Ayudia .
" Dilan !" ucap Ayu yang pura-pura marah untuk menutupi rasa malu dan kagetnya .
" Kenapa ?" tanya Dilan tanpa rasa bersalah .
" nyebelin !" ucap Ayu menghentakkan satu kakinya ke tanah seperti anak kecil yang marah .
" maaf " ucap Dilan memeluk tubuh Ayu dengan kehangatan .
Ayu hanya diam dan tersenyum mendapatkan pelukan Dilan .
Aku harap ini bukan mimpi , kamu kembali lagi pada ku . Aku sangat takut jika harus kehilangan kamu lagi .
Ucap Ayudia dalam hatinya dan membalas pelukan Dilan .
Aku akan selalu bersama dengan mu , apa pun yang terjadi .
__ADS_1
janji Dilan dalam hatinya .