I Love U Uncle

I Love U Uncle
Es krim Cup..


__ADS_3

Dilan mengajak Ayudia pergi ke restoran es krim tempat biasa ia datangi bersama Ayudia dahulu .


" Kenapa kesini ?" tanya Ayudia saat Dilan mengeserkan kursi untuk Ayu .


" Bukannya kamu suka es krim , kamu lupa ? demi es krim kamu sampai merajuk dan marah pada ku " Kenang Dilan yang membuat Ayudia malu akan masa kecilnya yang suka menyusahkan Dilan .


" itu kan dulu , sekarang tidak " ucap Ayudia dengan rasa gengsi .


Dilan tersenyum melihat wajah Ayu yang malah berpaling saat ia pandang .


" Ay...kamu cantik " puji Dilan , pujian yang sangatlah langka .


Dia memuji ku ?


Ucap Ayudia dalam hatinya , ia tidak percaya seorang Dilan bisa memuji .


" biasa aja " jawab Ayudia seakan tidak perduli . Padahal dalam hatinya ia sangatlah senang mendapatkan pujian Dilan .


" silakan " ucap pramusaji menaruh du mangkuk es krim .


" terimakasih " Ucap Dilan .


Ayudia melirik es krim rasa coklat dan Vanila blue yang sudah di pesan Dilan .


" kenapa ga di makan ?" tanya Dilan penuh perhatian .


" aku ga suka es krim " ucap Ayudia gengsi , padahal ia sudah sangat ingin memakannya .


Dilan menggeser kursinya sejajar dengan Ayudia .


" Mau aku suapi ?" tanya Dilan .


" aku ga suka ya ga suka " ucap Ayu memalingkan wajahnya .


Dilan menyuapi sesendok es krim rasa coklat ke arah Ayudia . Ayudia masih setia memalingkan wajahnya .


" Ayo Ay " pinta Dilan .


Ayu tidak bergeming .


Dilan tersenyum kecil , terlintas akal membuat Ayu mau memakannya .


Maaf Ayu


ucap Dilan dalam hatinya .


Ia menyendok satu sendok penuh dan memasukkannya kedalam mulutnya .


Setelah es krim ada di mulutnya ia menarik pinggang Ayudia dengan tangan kananya dan tangan kiri Dilan menahan leher belakang Ayudia .

__ADS_1


Deg...


Dilan menempelkan bibirnya dengan bibir Ayudia , Ayudia membuka mata lebar tidak siap akan apa yang di lakukan Dilan .


Dilan menggigit bibir bawah Ayu agar mau membuka mulutnya .


Terpaksa Ayu mengikuti mau Dilan , tak perduli lagi mau di tempat umum . Dilan mencium Ayudia dan menyuapi es krim dengan mulutnya .


Glek..


Ayu menelan es krim dari mulut Dilan , terasa dingin dan manis di mulut Ayudia .


Usai usahanya berhasil Dilan melepaskan Ayudia , Ayu masih mematung akan tindakan Dilan .


Dia mencium ku ??


Ucap Ayu dalam hatinya .


Dilan meraih tisu di meja dan menghapus sisa es krim di pinggir bibir Ayudia .


" sampai belepotan " ucap Dilan yang memperlakukan Ayu seperti anak kecil .


Pipi Ayudia memerah akan sikap Dilan .


" Pipi mu memerah ?" tanya Dilan yang makin membuat malu Ayudia .


" Apa kamu suka aku menyuapi mu dengan cara tadi ?" tanya Dilan .


" mau aku suapi lagi ?" tanya Dilan .


"aku bisa makan diri " Ayu merebut mangkuk es krim dan sendok di tangan Dilan .


" jangan cari kesempatan " ucap Ayudia dan segera memakan es krimnya .


" aku tidak mencari kesempatan " sangkal Dilan yang terus menatap Ayudia .


Ayu merasa canggung dan malu mendapatkan tatapan Dilan .


" jangan menatap ku " ucap Ayu dan membelakangi Dilan .


Dilan memutar tubuh Ayu dia menghadap dirinya .


Cup


Dilan memberikan ciuman dadakan lagi untuk Ayudia .


" ka..kam" ucap Ayu terputus .


Cup

__ADS_1


Dilan menciumnya lagi .


detak jantung Ayu serasa kacau akan ciuman yang di berikan Dilan .


Ayu langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya .


" ini tempat umum ! memalukan " caci Ayudia sambil menutup mulutnya .


Cup...


Ciuman kali ini mendarat di pipi kanan Ayudia .


Sepertinya Dilan sudah kecanduan akan menciumi Ayudia , sampai ia tidak bisa berhenti .


" Dilan !!" ucap Ayu kesal dengan nada sedikit tinggi .


Ayu melihat sekitarnya yang semua pasang mata menatapnya dan Dilan .


Memalukan


upat Ayudia dalam hatinya dan memilih pergi dari sana , ia sangat malu menjadi tontonan orang dan takut jika Dilan akan menciumnya lagi .


Menyebalkan


Ucap Ayu dalam hatinya sambil melangkah keluar .


Sampai di parkiran mobil Dilan , Ayu berhenti di depan mobil Dilan dan melihat kebelakang . Dilan belum terlihat menyusul .


Ayu menyentuh bibir dan pipi yang mendapatkan ciuman dari Dilan .


Bibirnya tersenyum tipis saat ia mengingat ciuman tadi .


" mau lagi ?" bisik Dilan di telinga Ayudia dari belakang tubuh Ayudia .


" Dilan !" ucap Ayu yang pura-pura marah untuk menutupi rasa malu dan kagetnya .


" Kenapa ?" tanya Dilan tanpa rasa bersalah .


" nyebelin !" ucap Ayu menghentakkan satu kakinya ke tanah seperti anak kecil yang marah .


" maaf " ucap Dilan memeluk tubuh Ayu dengan kehangatan .


Ayu hanya diam dan tersenyum mendapatkan pelukan Dilan .


Aku harap ini bukan mimpi , kamu kembali lagi pada ku . Aku sangat takut jika harus kehilangan kamu lagi .


Ucap Ayudia dalam hatinya dan membalas pelukan Dilan .


Aku akan selalu bersama dengan mu , apa pun yang terjadi .

__ADS_1


janji Dilan dalam hatinya .


__ADS_2