I Love U Uncle

I Love U Uncle
Godaan untuk Dilan


__ADS_3

Dilan nampak kesal bukan main setelah menelpon Ayudia . Hatinya begitu panas mendidih saat Vin mengatakan kata-kata manis kepada Ayudia .


Braaak !!!


Dilan membanting dan menghancurkan apa saja yang ada di meja kerjanya .


Irfan terheran akan tingkah Dilan yang tiba-tiba marah .


" Ada apa ini ? kenapa kamu membuat kacau ?!" tanya Irfan yang masuk keruangan Dilan karena mendengar suara berisik .


" Sial !!!" ucap Dilan yang begitu nampak marah ,bahkan ia pun mengacak-acak rambutnya .


" Are you oke ??" tanya Irfan mendekati Dilan .


" apa kamu tidak bisa lihat ?! betapa kacaunya aku ?!!" tanya Dilan sambil membentak kepada Irfan .


Irfan tidak tahu apa yang membuat Dilan begitu murka .


"Dia kenapa sih ! apa kesambet ya ??"


ucap irfan dalam hatinya .


********


Usai makan malam bersama dengan Vincent , Ayu meminta di antarkan pulang kerumah karena sudah sangat malam .


Sampai di rumah Ayu , Vincent hanya mengantar sampai depan rumah karena sudah sangat larut .


" Makasih ya Vin " ucap Ayu dia saat di luar mobil .


" Sama-sama cantik " jawab Vincent yang duduk di kemudi mobil .


Vin pun segera melaju pergi meninggalkan Ayudia . Ayu pun segera masuk kedalam rumah , Nampak sepi sekali dan gelap .

__ADS_1


" Apa mami dan papi keluar ?" tanya Ayudia sendiri .


Ia pun melajukan langkah kakinya menuju kamar atasnya .


Terasa lelah dan lengket karena ia belum mandi sore , ia pun segera melepaskan pakaian dan hanya menyisakan dalaman saja . Tanpa ia perdulikan ada orang atau tidak di kamarnya .


Ia melangkah masuk ke dalam kamar mandi dan membersihkan diri selama hampir 20 menit lamanya .


Lupa membawa ganti , ia keluar hanya mengunakan handuk saja . Memperlihatkan lekak lekuk tubub indahnya , betapa mulusnya kaki Ayudia dan bahunya yang terlihat . Akan sangat menggoda jika ada lelaki yang melihat .


Glek..


Dilan di suguhkan pemandangan indah di hadapannya tanpa Ayudia sadari jika ia dari tadi ada di sana , berdiri menyandar dinding dekat pintu balkon kamar Ayudia .


" nanana.." Ayudia bersenandung dengan santai mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil .


"Kau menggoda ku Ayudia ?"


Dari tadi ia di siksa akan tubuh indah Ayudia yang terlihat sebagian .


Bahkan ada yang tengah terbangun dari tidur panjang di bawah sana .


" Dari mana kamu ?" tanya Dilan membuka suara .


Ayu membalikkan badan dan melihat ke arah suara yang berasal .


Deg...


Betapa kagetnya ia melihat Dilan ada di kamarnya .


" Hey !! apa yang kamu lakukan di sana !! " Teriak Ayudia yang kesal .


" Melihat pemandangan indah " jawab Dilan santai .

__ADS_1


" Apa ??" Ayudia tidak percaya akan jawaban Dilan yang mesum .


Ayu memundurkan langkahnya , saat ia melihat Dilan mengambil langkah lebar dan menuju dirinya .


" Mau apa kamu ! keluar aku mau ganti baju !" usir Ayu yang takut akan tatapan Dilan tanpa berkedip .


" Ganti aja , toh aku sudah melihat semuanya tadi " jawab Dilan dengan senyuman iblisnya .


" Apa ??" Ayu tidak percaya .


" Aku sudah di kamar ini dari 1 jam lalu , aku melihat mu masuk dan melepaskan semua pakaian mu " jawab Dilan santai dan tidak perduli jika Ayu akan marah .


Ayu merasa malu dan juga marah , betapa lancangnya Dilan masuk kamarnya tanpa permisi .


Dilan memandang tubuh Ayu dari atas sampai kaki , membuat Ayu merasa terancam bahaya . Ia takut jika Dilan akan berbuat di luar batas .


Dilan semakin mendekat dan dekat , bahkan Ayu sudah terpepet di dinding dan tubuh Dilan sudah menempel sempurna di tubuh Ayudia .


" Dilan ! ingat batasan mu !" Bentak Ayu dia ketakutan sambil memegangi handuknya agar tidak jatuh .


" Batasan ? sejak kapan di antara kita ada batasan Parasit ku ??" tanya Dilan meraih pinggang ramping Ayudia dan menekannya agar menempel dengan tubuhnya .


Tercium aroma sabun dan sampo yang harum dari tubuh Ayudia yang di hirup hidung mancung Dilan .


" Wangi " ucap Dilan memuji .


Ayu menjadi gemetar akan kedekatan ini , ia merasa belum siap sama sekali .


" Dari mana kamu seharian ini ?" tanya Dilan sambil membelai pipi kanan Ayu yang masih terlihat basah karena rambut Ayu yang belum kering dan menetesi pipi dan bahu mulus Ayu .


Sial


Dilan merasa begitu tergoda dan hatinya mulai bergejolak .

__ADS_1


__ADS_2