I Love U Uncle

I Love U Uncle
Galau


__ADS_3

Ayudia berbaring di ranjang kamarnya , matanya tidak dapat terpejam . Padahal ia sudah hampir 1 jam berbaring , sementara malam semakin larut saja .


Namun rasa kantuk belum juga datang menghampiri diri Ayudia . Bagaimana ia bisa tidur jika ia terus terbayang akan kejutan indah yang di berikan Vincent kepadanya . Jika ia mengatakan jika ia biasa saja dan tidak terpesona akan kejutan Vin , itu adalah dusta dan kemunafikan yang luar biasa. Wanita mana yang tidak akan senang dan terpesona jika menrima kejutan indah yang romantis itu .Nyatanya Ayu sampai tidak bisa tidur karena kejutan indah Vincent , lelaki pertama yang berani membuat kejutan yang begitu indah untuk dirinya . Kejutan yang tidak akan mampu Ayu lupakan selama hidupnya .


Vin...kau yang selalu tahu bagaimana aku , di saat aku sedang sedih kau selalu ada untuk ku tanpa aku minta atau aku cari di mana kamu berada . Kamu selalu ada begitu saja di saat yang tepat .


Puji Ayudia dalam hatinya .


Ia menghela nafas panjang dan menyentuh dadanya , ia merasa ada yang aneh akan detak jantungnya .


Kenapa biasa saja ya?kenapa tidak berdebar atau apa , tidak seperti saat aku dekat atau membayangkan Dia "


ucap Ayu dalam hatinya yang mempertanyakan perasaan jantungnya , seharusnya ia bisa berdebar dan berbunga-bunga / terbayang-bayang wajah Vincent saat ini . Setelah apa yang Vin berikan kepadanya .


Jika gadis lain mungkin ia akan langsung jatuh cinta kepadanya , tapi...kenapa aku tidak ? dan parahnya hati ini selalu menanti kehadiran pria itu dan merindukan dia .


Lanjut Ayu yang masih memegang dadanya .


Beruang kutub..


Ucap Ayu dalam hatinya dengan sangat lembut dan halus .

__ADS_1


Deg..


Jantung Ayu langsung deg-degan dan merasakan getaran dalam jantungnya .


Mata Ayudia membulat tidak percaya akan perasaanya . Ia segera bangun dari tiduran , tiba-tiba ia merasa sesak nafas jika mengingatnya .


Ayu bahkan memukul ringan dadanya agar tidak sesak dan dapat bernafas lagi .


" hah." Ayu merasa lega dapat bernafas lagi .


Baru saja mengingat Dia , Ayu merasa aneh . Ia tidak merasa kesal dan marah , justru ia malah di landa rasa rindu yang menggebu sekali .


kakinya melangkah tanpa ijin darinya menuju kamar Dilan yang sudah lama sekali kosong dan tidak di tempati .


Ayu merasa kesal kepada kakinya yang terus melangkah ke dalam kamar Dilan , meski ia sudah mencoba untuk menahannya dengan sekuat tenagannya .


Sampai di dalam kamar Dilan ,Ayu berdiam diri dan mematung di sana . Menatap setiap inci kamar Dilan yang tidak pernah berubah sama sekali , meski sudah 4 tahun berlalu .


Ayu menghela nafas kasa , hatinya nampak kacau . Ia menjadi teringat kepada kenagan masa kecilnya dulu bersama Dilan .


Ayu bahkan harus di buat bimbang akan perasaanya yang saat ini , seakan hatinya tengah berperang saat ini .

__ADS_1


*Hitam : Untuk apa kamu kemari Ayudia , lupakan dia dan kembali ke kamar mu ! Jangan ingat masa lalu mu ,dan lupakan Dia !.


Putih : Ayu ...aku tahu kamu merindukan dia , masuklah . Tinggalah di sana untuk sebentar saja , bukankah Sudah lama kamu tak masuk ke kamar ini ? .


Hitam : Tidak Ayudia , jangan kamu dengarkan ! . jika kamu tetap disini kamu akan semakin terluka dan mengingat bagaimana bodohnya kamu dulu !.


Ayu semakin dilema akan perasaanya .


*Putih : Duduklah diranjang itu Ayu . Ingatlah bagaimana nakalnya kamu dulu , kamu selalu berusaha masuk dan tidur di ranjang itu bukan ? .


Hitam : Jangan !! tidak Ayu ! jangan pernah . Dia menyakitimu dan memilih wanita rubah itu dari pada kamu . Kamu akan menderita jika masih menurutinya ! , jangan berlama-lama pria br*ngs*k itu Ayudia !.


Ayu semakin di buat pusing akan pikirannya yang tidak sejalan . Ayu merasa lemas dan bersimpuh di lantai yang dingin tanpa alas sama sekali . Ia meneteskan air matanya di sana , sampai membasahi lantai kamar Dilan .


" Tidak...aku tidak boleh ada disini ! " Putus Ayudia akhir Ayudia dan memutuskan untuk keluar dari kamar Dilan .


Sepertinya rasa kecewa dan sakit masih menguasai dirinya .


Ia berjalan dengan gontai menuju pintu kamarnya .


Namun langkahnya terhenti saat ia melihat bayangan masa lalunya dari arah tangga .

__ADS_1


Ayu dia kecil tengah berlarian menuju kamar Dilan dan tidak lama di susul oleh Dilan yang mengejarnya .


__ADS_2