
Dira tengah menikmati kopi di cafe tempat biasa ia bersantai dengan teman lamanya .
" bagaimana kabar kamu Anindira ?" tanya Diana , sahabat SMA Anindhira .
" ya...seperti kamu lihat , aku sangat baik . kabar kamu gimana ?" tanya Dira kembali sambil menengguk kopi .
" hah...nasib ku dari dulu memang kurang beruntung " ucap Diana yang merasa sangat buruk nasib hidupnya .
" kenapa kamu bicara seperti itu ? bukannya kamu nikah nie sama cowok impian kamu ?" tanya Dira yang tahu benar jika Diana sangat menyukai Bram sejak lama .
" Dan kamu tahu...Anna , ya dia teman ku tapi tega merebut dia dari ku " lanjut Diana .
Ya , Diana sering bercerita jika ia mempunyai sahabat bernama Anna sewaktu kuliah dulu . Namun Anna begitu tega merebut Bram dari Diana dan membuat Diana membenci Anna , Dira pun merasa kasihan dan tidak menyukai sosok Anna . Walau pun sampai detik ini dia tidak tahu seperti apa wajah Anna .
" tapi kini dia sudah menjadi suami kamu dan kamu punya seorang putra sana dia ? " tanya Dira yang belum tahu jika sahabatnya sudah menjanda .
" ya aku punya putra , tapi...kebahagiaan yang aku impikan sekali lagi hancur " Diana mulai berkaca air mata .
" apa maksud mu ? apa dia menggangu lagi hubungan kalian ?" tanya Dira .
" dia begitu jahat Dira , aku ga kuat " tangis Diana pecah saat ia ingin mengatakan kebenarannya .
" apa yang dia lakukan pada mu ? "
" Dira ..kini aku sudah berpisah darinya " ucap Diana dengan berat hati .
Dira menggenggam erat tangan Diana seakan memberi kekuatan untuk sahabatnya .
" ba..bagaimana bisa ? apa yang terjadi, bukannya dia juga sudah berkeluarga ??" tanya Dira tidak percaya akan nasib sahabatnya itu .
__ADS_1
Diana hanya terus menangis tanpa menjelaskannya .
" sabar...sabar kamu Diana " ucap Dira penuh rasa iba .
Diana menceritakan semua permasalahan rumah tangganya sampai Anna datang kembali ke hidup Bram dan merebut suami yang sangat ia cintai dan menceritakan jika ia mempunyai seorang putra .
" jadi anak mu Vincent ?" tanya Dira yang baru tahu jika Vin adalah anak dari Diana .
" ya...dan kamu tahu ? ternyata anak ku jatuh hati pada anak mu " ucap Diana penuh semangat .
Duar !!
Dira begitu kaget jika selama ini Vin menyimpan perasaan kepada Ayudia , putri semata wayangnya .
" hey.." tegur Diana saat melihat Dira malah melamun .
" oh..ya " Dira tersadar dari lamunannya .
Dira merasa sesak akan janjinya dahulu , bagaimana ia bisa membuat janji seperti itu .
" i..itu kan waktu kita masih remaja ? kamu masih ingat saja " Ucap Dira yang nampak tidak terlalu senang , namun ia tutupi dengan senyuman yang ia paksakan .
" tidak...walaupun janji kita saat masih remaja , tapi aku ingin mewujudkannya " ucap Diana dengan niat baiknya .
Aku lakukan ini agar anak ku bahagia dan mendapatkan apa yang dia mau , selain itu agar Vin selalu memihak ku . meski aku sedikit kecewa akan Ayu , namun tidak masalah "
Ucap Diana dalam hatinya .
" tapi..." Dira nampak pusing akan ucapan Diana .
__ADS_1
" tapi apa ? kamu tahu ? aku dan Bram sangat setuju jika mereka berjodoh dan aku dah cocok banget sama Ayudia " ucap Diana yang semakin membuat Dira dilema .
" tapi...apa mereka mau di jodohkan ?" tanya Dira .
" apa kamu tidak tahu ? jika anak kita telah berpacaran ?" tanya Diana yang membuat Dira kaget .
" pacaran ??" ulang Dira tidak percaya .
" ya pacaran , dan itu akan mempermudah kita jadi besan bukan ? tenang...anak ku anak yang baik dan bertanggung jawab " ucap Diana .
" dan kamu tahu? jika demi Ayudia , ia rela pindah dari luar negeri kembali ke Indonesia . Walau ia tahu jika ia disini hanya akan tersakiti hatinya kerena ulang Anna ." ucap Diana mencoba meyakinkan sahabatnya jika anaknya bersungguh-sungguh kepada putri sahabatnya .
Dira hanya tersenyum menanggapi ucapan sahabatnya .
"Aku jadi ga enak jika aku harus jujur kepadanya , jika Ayu sudah di jodohkan dengan Dilan sejak kecil . Namun...jika ingat hubungan Ayu dan Dilan , mungkin memang Dilan bukanlah jodoh Ayu "
Ucap Dira dalam hatinya , yang tengah dilema .
"Apa yang aku lakukan ? pengorbanan Vin selama ini begitu besar dan....selama ini Vin lah yang menjaga dan menemani Ayudia di saat Ayudia terpuruk"
Ucap Dira lagi dalam hatinya yang semakin dilema dan tidak tega akan sahabatnya jik ia menolak keinginannya .
Dira merasa dalam keadaan terjepit sekali , serba salah melangkah .
" bagaimana menurut mu ?" tanya Diana .
" Di... aku ga bisa putuskan semua ini , semua ada di tangan Ayudia dan Vin . aku ga akan memakan mereka , jika berjodoh ya aku senang . Jika tidak ikhlaskan " Jawab Dira .
" ya..kamu benar , tapi kamu dukung kan ?" tanya Diana lagi .
__ADS_1
" ya " jawab Dira dengan berat hati .
Diana senang setidaknya ia mendapatkan persetujuan Dira , dengan begitu ia bisa menekan Ayu agar menerima Vin . Ia tidak mau anaknya bernasib sama dengannya , tidak mendapatkan orang yang di inginkan .