
Ayudia menatap kesal kepada ke empat pria yang sudah terkapar di lantai rumah sakit . Mereka bukan lelah bermusuhan atau berkelahi , melainkan habis di hajar babak belur oleh Ayudia yang sudah sangat geram akan sikap kekanan mereka .
Ayi diam di depam kamar rawat , ia menatap tajam ke empat pria itu yang sedang di obati para suster .
" Apa kalian mau lagi ??!" tanya Ayu yang masih terlihat kesal .
Ricky dan Irfan ciun nyalinya , tidak menduga jika bos mereka jatuh cinta kepada gadis bar-bar .
Dilan yang sudah mendapatkan perawatan langsung turun dari ranjang pasie dan membopong Ayudia begitu saja tanpa ijin Ayudia dulu .
" Hey...! apa yang kamu lakukan ??" Tanya Ayu yang meronta-ronta meminta di turunkan .
Vin hendak menyusul Ayu namun tangannya di tahan Anto yang baru datang .
Namun Dilan tak bergeming , ia tetap setia membopong Ayudia keluar dari rumah sakit .
" Turunkan aku !!" pinta Ayu yang nampak mulai kesal .
Dilan pun akhirnya menurunkan Ayudia , setelah di turunkan Ayu merasa ada kesempatan untuk kabur dari Dilan .
Namun seakan fikirannya terbaca oleh Dilan , Dilan menahan pergelangan tangan Ayudia .
" Aku tak akan melepaskan kamu lagi parasit ku " Ucap Dilan penuh dengan kelembutan dan tatapannya yang dalam menatap kedua mata Ayudia dengan penuh cinta .
Ayu seketika merasa merinding mendengarnya dan mendapatkan tatapan maut Dilan .
" tetap di sisi ku " pinta Dilan saat berbisik di telinga Ayudia ketika gadis itu di tarik kedalam pelukan Dilan . Pelukan yang terasa hangat dan nyaman , pelukan yang selalu Ayu rindukan dan membuatnya sakit .
__ADS_1
Deg...
Deg...
Jantung Ayudia serasa berhenti berdetak , matanya tak pernah lepas menatap mata Dilan .
Ia serasa terhipnotis akan kata-kata Dilan , ia menurut begitu saja tanpa ada perlawanan .
Vincent melihatnya dari kejauhan merasa sangat geram , tangannya mengepal kuat menahan amarah menyelimuti hatinya yang terbakar api kecemburuan yang besar .
" Lepaskan Ayudia " ucap Vin dengan tatapan tajam dan nada berat .
Vin mendekati Ayu dan Dilan lagi .
" Siapa kamu meminta ku melepaskan wanita ku !! aku tak akan melepaskan sesuatu yang sudah menjadi milik ku !" Jawab Dilan dan merangkul pinggang ramping Ayudia dengan mesra .
Ayudia merasa takut melihat wajah Vin yang penuh dengan kemarahan . Ia juga takut kejadian tadi terulang lagu .
" Vin...kembalilah ke atas , kasihan mama mu sendirian menjaga om Bram . Sampaikan kata maaf ku padanya " Ucap Ayu yang ingin segera Vin pergi sebelum ada perkelahian kedua kalinya .
"Kamu ingin aku pergi ? apa kini kamu mencampakkan aku setelah kamu bertemu dengan dia lagi ? apa kamu semudah itu melupakan kebencian mu ?"
Tanya Vin dalam hatinya dengan mata sendunya ia menatap Ayudia . Ayudia menunduk mendapatkan tatapan itu .
"Maaf mengecewakan mu, aku hanya tidak mau terjadi keributan lagi"
Ucap Ayudia dalam hatinya .
__ADS_1
Dilan merasa menang dan membawa Ayu pergi meninggalkan Vincent yang terluka dalam .
Ayu tahu saat ini hati Vin terluka , bahkan ia sadar setiap langkahnya meninggalkan Vin membuatnya terasa berat sekali .
"Sakit Ayudia saat kau memilih pergi dengannya"
ucap Vin dalam hatinya saat melihat gadis yang ia cintai menjauh darinya .
"Aku tak akan memberi mu kesempatan untuk memiliki Ayudia , karena dia adalah milik ku dan selamanya akan menjadi milik ku "
ucap Dilan dalam hatinya sambil mengandeng tangan Ayudia meninggalkan Vincent yang masih mematung di sana tanpa bergerak sedikit pun .
"Apa aku memang tidak ada harapan untuk mendapatkan mu , meluluhkan hatimu ? Ayudia...kini aku serasa mati rasa saat kau pergi Ayudia , Hidup ku serasa runtuh hancur berkeping-keping tanpa sisa ."
Ucap Vincent dalam hatinya dan jatuh tersungkur di lantai saat ia tidak kuat lagi menahan beban hatinya .
Air mata menetes dari mata Vincent saat ia tertunduk menatap lantai .
Ricky menepuk bahu Vincent sambil berjongkok .
" jangan semudah itu menyerah , dia belum memilih siapa yang akan ia jadikan belahan jiwanya . Masih ada kesempatan , jangan menyerah sebelum janur kuning melengkung Tuan muda Vincent Valentino" Ucap Ricky yang berharap Vin kembali bangkit akan keterpurukannya .
" ya ..aku masih bisa berjuang " ucap Vin yang sadar akan ucapan Ricky .
" Mari kembali ke lantai atas , Nyonya sedang menunggu mu " Ricky berdiri tegak dan mengulurkan tangan kanannya untuk membantu Vin berdiri .
Vin menerima uluran tangan Ricky sambil tersenyum dan semangat barunya .
__ADS_1