I Love U Uncle

I Love U Uncle
Kejutan dari Vincent


__ADS_3

Untuk menghibur hati Ayudia yang galau , ia meminta Ricky menyiapkan sebuah kejutan untuk Ayu . Ia meminta Ricky menghias dan menyewa taman , dengan senang hati Ricky melakukannya . Apapun akan ia lakukan , apalagi ini untuk wanita yang spesial untuk Vin .


Vin membonceng Ayu menuju taman yang sudah ia siapkan .


Tepat mereka sampai , hari sudah mulai malam dan suasana juga sangat sepi di parkiran .


Vin mencoba mengandeng tangan kanan Ayudia , percobaan pertama gagal . Ayu menolaknya , namun Vin mencoba lagi .


Dengan menatap mata Ayu dengan lembut dan tersenyum manis ia mengandeng tangan Ayu . Ayu merasa tidak enak , ia akhirnya menurut saja .


Mereka melangkahkan kaki mereka di jalan setapak menuju Taman , Ayu begitu senang saat mereka masuk sudah di sambut lampu hias yang melilit di pepohonan .



"Apa ini vin ? cantik sekali ."


tanya Ayudia dalam hatinya sambil melihat kearah mata Vin dengan penuh pertanyaan di hatinya .


Vin menaikan kedua bahunya seakan dia tidak tahu apa-apa .


"*Teruslah melangkah d*engan senyuman manis mu dan mulai lupakan kenangan buruk mu ."


Ucap Vin dalam hatinya .


mereka terus melangkah sepanjang 30 meter , dan lagi-lagi Ayu di buat takjub akan kejutan Vincent yang tidak pernah ia bayangkan atau ia duga sebelumnya .



Sebuah bunga tertata rapi melengkung menjadi sebuah terowongan bunga yang indah . Wanita mana yang tidak akan terpukau akan kejutan indah dari Vin . Ayu malah semakin takut jika ia akan salah paham akan perasaan Vin kepadanya .

__ADS_1


"Ini terlalu indah Vin , kenapa kau siapkan ini semua untuk ku ? jangan membuat ku banyak bertanya Vin ."


Tanya Ayu dalam hati melihat wajah sahabatnya yang begitu baik membuat banyak kejutan untuknya .


" kamu suka ?" tanya Vin .


Ayu hanya tersenyum senang dan menganggukkan kepalanya .


Aku terlalu senang Vin , sampai aku takut jika aku salah paham akan perasaan mu pada ku . Aku takut menyakiti mu dan membuat mu terluka .


Ucap Ayu dalam hatinya yang merasa tidak enak akan kejutan Vin ini .


"Masih ada yg akan menyambut kita cantik , sayang dan cinta ku Ayudia . Apapun akam aku lakukan demi mendapatkan cinta mu dan bahagia mu."


Ucap Vin dalam hati dan menarik halus tangan Ayu menuju tengah taman yang sudah di hiasi ratusan lilin yang berjajar seperti pagar taman . Lilin itu pun membentuk sebuah hati dan di dalamnya sudah terdapat meja dan sepasang kursi .


"Apa aku layak ? kau menyiapkan ini semua untuk ku Vin ."


Ucap Ayudia dalam hati , ia menutup mulutnya yang terbuka dengan kedua tangannya . Matanya membulat sempurna akan apa yang ia lihat .


Kamu sangatlah layak Ayu , karena kamu adalah wanita yang spesial dalam hidup aku Ayudia . Kau adalah wanita yang sangat berharga untuk ku dan sangatlah berharga . Melebihi nyawa ku sendiri .


Jawab Vin dalam hatinya , seakan ia dapat membaca pikiran Ayu .


" Kamu gila Vin " ucap Ayu yang tidak tahu harus berkata apa lagi akan semua ini .


Vin tersenyum mendengarnya dan mengandeng tangan Ayu lagi menuju kursi .


" Ya aku memang gila aku jika aku bersama mu , tapi aku akan mati jika tanpa kamu di hidup aku " Jawab Vin sambil menyilakan kursi untuk Ayu .

__ADS_1


Ayu begitu merasa tidak nyaman akan ucapan Vin , ia hanya menurut dan duduk saja dengan semua rasa tidak nyaman .


" Harusnya ini kamu siapkan untuk kekasihmu Vincent , bukan untuk aku " ucap Ayu yang merasa tidak pantas .


" Jika kamu yang jadi kekasih ku bagaimana ?" tanya Vin yang nampak serius dan menatap lekat mata indah Ayu .


Ayu kaget akan ucapan Vin , ia tidak percaya akan ucapan Vin .


" Vin.." Ayu tidak tahu harus berkata dan bersikap apa . Dari wajah Ayu nampak kebingungan akan ucapan Vin .


" hahahaha..." Tawa Vin yang malah membuat Ayu makin bingung .


" Kok...malah ketawa sih ?!" Ayu kesal dan menepuk dada Vin lembut .


" Aku becanda Ay , tapi kamu begitu serius menanggapinya " ucap Vin yang membuat Ayu malu dan kesal .


" Dasar kamu " Ayu merasa kesal dan memanyunkan bibirnya .


" Maaf , aku hanya ingin buat kamu bahagia dan tidak galau lagi " jelas Vin .


Sebenarnya aku tadi serius Ay , namun aku tak mau memaksa mu . Aku tahu kamu belum bisa membuka hati mu saat ini .


Ucap Vin dalam hatinya sambil tersenyum melihat Ayu yang kesal .


" Vin..makasih ya " ucap Ayu sambil tersenyum senang . Vin pun merasa bahagia bisa membuat Ayu tersenyum lagi .


Kau adalah sahabat terbaik ku Vin .


Ucap Ayu dalam hatinya yang sangat bersyukur mempunyai Vin dalam hidupnya ini .

__ADS_1


__ADS_2