I Love U Uncle

I Love U Uncle
Bertemu Anna kembali


__ADS_3

" Raffa...mungkin kah Anna orang yang berbeda ?" tanya Dira yang ragu jika Anna orang yang sama .


" tidak , dia orang yang sama sayang " ucap Raffa yakin .


" lalu bagaimana Bram menjadikan Anna istrinya jika ia telah tiada ?" tanya Dira yang membuat Raffa kini gantian kaget .


" Bram nika lagi ?" tanya Raffa sampai berdiri dari duduknya .


" ya , Raf " ucap Dira menarik suaminya agar duduk lagi di sampingnya .


" Dari mana kamu tahu ?" tanya Raffa mencengkram kedua bahu istrinya .


" Diana tadi bilang jika Bram menikah sirih dengan Anna " jawab Dira .


Raffa berdiam sejenak mencerna ucapan Dira .


" ya...apa mungkin Anna masih hidup ?" tanya Raffa kepada diri sendiri .


" maksud mu ?" tanya Dira tidak paham .


" memang saat itu hanya jasat om Gibran dan Tante Ashinta yang ada di sana dan kamu tahu jika ada empat pemumpang di sana , namun jasad Anna tidak ada meski sudah di cari di sekitar TKP " cerita Raffa .


Sungguh seperti sebuah permainan hidup jika benar Anna masih hidup dan menjadi istri kedua Bram yang berarti Vin dan Dilan menjadi saudara yang sama-sama menyukai Ayudia .


Jika memang ada ke ajaiban untuk Anna hidup kembali maka akan jadi sebuah kebahagiaan untuk Dilan dan bumerang untuk Vincent .


" Raffa , ga mungkin Diana bohong jika Bram menikah lagi " ucap Dira .


" apa mungkin Anna sebenarnya masih hidup , dulu aku sempat berfikir seperti itu . Namun aku tak mau membuat harapan palsu untuk Dilan " kata Raffa yang sempat berfikir jika Anna selamat .


" namun kenapa Anna tak menemui Dilan selama ini ?" tanya Raffa yang tengah berfikir keras .


" kamu tetap yakin jika Anna ?" tanya Dira lagi yang takutnya Raffa benar-benar salah orang .


" yakin sayang , bahkan aku masih menyimpan Foto mereka di ruang kerja ku " jawab Raffa dan menarik Dira masuk kedalam dan menuju ruang kerjanya .

__ADS_1


Raffa mencari Foto masa lalunya di laci yang menyatu dengan meja kerjanya .


Nampak foto tua dan usang , hitam putih .


Berdiri 3 orang , dua pria dan satu wanita yang di rangkul oleh Bram dan satunya lagi adalah Raffa .


" ya , dia mamanya Dilan . Raffa " ucap Dira yang masih ingat akan wajah Mamanya Dilan .


" Raf..mungkinkah itu memang Anna ?" ucap Dira yang kini yakin jika mama Dilan memang istri kedua Bram .


" aku akan cari tahu kebenaranya " ucap Raffa .


" Raf , Bram ada di rumah sakit sekarang . bagaimana kita kesana dan tanya kan langsung ?" ajak Dira .


Mereka berdua saling menatap dan tersenyum .


********


Sampai rumah sakit Dira dan Raffa menemui Bram yang terbaring di ruang inapnya . Sahabat lama yang tidak ia temui . Rafa memeluk Bram sebentar dan Dira menyalami tangan Bram yang ada selang infusnya .


" Anna ??" ucap Raffa dan Dira bersamaan saat mereka melihat wanita paruh baya yang duduk di Sofa pojokan kamar .


" Kamu masih ingat Rafa ?" tanya Bram yang memilih duduk bersandar .


" Raffa ??" ucap Anna yang baru sadar . Ia juga melihat ke arah wanita di samping Rafa .


" Dira " ucap Anna nampak sangat senang .


Anna berjalan dengan hati-hati ke arah Rafa dan Dira .


" Hati-hati Anna " ucap Bram yang mencemaskan Anna yang belum sembuh benar .


"Bagaimana bisa Anna ? kamu masih hidup selama ini ?" Tanya Rafa yang berasa seperti mimpi melihat Anna masih hidup .


" Ini semua berkat mas Bram , dia menyelamatkan aku dan merawat aku dengan baik selama ini " jawab Anna yang masih nampak pucat di wajahnya .

__ADS_1


Raffa dan Dira memperhatikan Anna .


" apa kamu sakit Anna ?" tanya Dira mendekati Anna yang nampak sulit berjalan dan di bantu tongkat .


" Tidak aku baik-baik saja " jawab Anna .


" Bagaimana kalian tahu saya di sini ?" tanya Bram kepada sahabat lamanya .


" Siapa lagi kalau bukan anak aku " jawab Rafa yang duduk di samping Bram .


" Anak mu " ulang Bram yang tidak tahu sahabatnya memiliki anak .


" Ay..Ayudia , yang kemarin kau ajak makan siang bersama anak mu " jelas Rafa .


Bram nampak kaget dan tidak menduga jika akanya Rafa adalah kekasih anaknya .


" Ayudia....?? ah..aku ingat , dia tumbuh menjadi gadis yang baik " piju Anna yang ingat bagaimana Ayu membelanya kemarin .


Namun saat ia tahu Ayu adalah anak mereka , ia teringat dengan anaknya Dilan .


" Ba..bagaimana anak ku ??" tanya Ayudia yang berpikir jika Dilan telah tiada , karena ia tidak ingat masalah kecelakaan itu .


" dia baik Anna , sangat baik " jawab Rafa .


" ya dia jadi pumuda yang tampan sekarng , sukses pula " puji Dira menyentuh tangan Anna .


" Dia masih hidup ?" tanya Anna menangis terharu dan memeluk Dira .


" Anna...aku tak percaya jika kamu masih hidup " ucap Dira memeluk erat Anna .


" Dira ..." Anna menangis menumpahkan rasa rindunya dan kesedihannya .


" ya , aku selamat . namun..keluarga ku tidak " ucap Anna .


" Sudahlah mereka sudah tenang di sana " ucap Rafa yang mencoba menguatkan Anna .

__ADS_1


" om Gibran dan Tante Ashinta memang tidak selamat , namun kamu harus rela kan mereka "ucap Dira membelai punggung Anna .


Anna menguatkan pelukannya kepada Dira , sampai saat ini Anna belum mampu menerima kenyataan itu jika kakak dan suaminya telah tiada .


__ADS_2