I Love You Om Tentara

I Love You Om Tentara
Tak Ada Kata Tak Setia


__ADS_3

Chika pun di bawa ke rumah sakit saat setelah melahirkan tak sadarkan diri begitu pun dengan Bayi nya yang belum genap 9 bulan harus lahir lebih awal.


Rio bersandar berdiri di samping tembok pintu rumah sakit menunggu Dokter yang sedang menangani Chika.


" Keluarga Ibu Chika. " Panggil Dokter.


" Saya Dokter." Ucap Rio.


" Begini Pak, kelahiran yang belum waktunya ini di sebabkan oleh akibat stress dan tak sadarkan dirinya ini di sebabkan oleh tenaga yang dia habis kan selama proses melahirkan. Padahal kalau Saat itu Ibu Chika bilang tak sanggup bisa proses cesar, dan mungkin Ibu Chika ingin melahirkan normal. " Ucap Dokter.


" Sekarang istri saya bagaimana Dokter? "


" Tunggu sadar, kami pindahkan dia di kamar rawat."


" Terima kasih Dokter."


" Tenang Chika nggak kenapa - napa hanya kelelahan." Ucap Nugroho.


" Ini gara - gara saya, Chika sampai melahirkan di awal." Ucap Rio.


" Sudah, yang terpenting anak sama Ibu nya selamat dan sehat." Ucap Nugroho.


******


Chika pun membuka matanya dimana dirinya melihat suami dan Neneknya berada di dalam kamar rawat.


Chika memalingkan wajahnya saat melihat Rio di samping nya.


" Nek anak saya bagaimana? " Tanya Chika.


" Alhamdulilah sehat, sekarang anak kamu ada di ruang perawatan anak." Jawab Nenek Utami.

__ADS_1


" Pasti ganteng Ya Nek? "


" Pasti mirip Papah nya. " Ucap Nenek Utami.


" Papah nya tidak mengakuinya. " Ucap Chika dengan mata sendu.


Nenek Utami melirik ke arah Rio, paham akan apa yang ingin cucu menantu nya berbicara Nenek Utami memilih keluar.


" Nak, Nenek ingin melihat anak kamu dulu." Ucap Nenek Utami dan Chika menganggukkan kepalanya.


" Sayang maaf kan Mas. " Ucap Rio.


" Buat apa Mas minta maaf, memang saya yang salah. " Ucap Chika.


" Nggak, kamu nggak salah kamu wanita yang setia dari dulu sampai sekarang. Mas yang salah sudah mengatakan anak kita bukan anak kandung Mas."


" Mas percaya dimana dia anak Mas, bukan nya anak saya yang lahirkan anak nya Bang Nu? "


" Maaf kan Mas sayang, maaf."


******


" Sabar, pantas Chika sampai saat ini marah. Hati siapa yang tak sakit saat suami nya berkata seperti itu. Kamu harus ambil hati Chika kembali karena Chika sebenarnya sangat merindukan kamu. Selama kamu hilang tanpa kabar, dia memikirkan nasib kamu disana sampai dia harus di infus saat awal - awal kehamilan serta asupan yang kurang dan pikiran yang stress. " Ucap Nenek Utami.


" Saya saat itu tertembak dan terkena luka Saya oleh sebuah samurai, Saya berhasil membebaskan Sandera namun perkelahian itu mengakibatkan Saya kalah dan Saya berusaha lari dari kejaran mereka dan Saya tiba - tiba pingsan karena darah yang terus keluar. Saya tidak ingat lagi bagaimana nasib mereka apakah terjadi baku tembak atau mereka tak menemukan jejak Saya dimana darah itu terus keluar saat Saya berlari. Dan saat Saya sadar, Saya berada di sebuah kampung, dimana mereka mengatakan Saya memasuki hutan terlarang mungkin mereka tak berani mengejar karena itu. Saya berada di batas hutan terlarang. 7 bulan Saya disana, karena untuk masa pemulihan dimana setelah Saya sembuh Saya memutuskan untuk kembali bertemu istri di rumah, dan bagaimana tidak kaget melihat istri hamil di depannya sahabat Saya sedang mengusap perut buncit Chika, pemikiran Saya saat itu mengira Chika dan Nugroho mengkhianati Saya ternyata Saya salah paham." Ucap Rio menjelaskan.


******


Ibu Lena datang setelah Rio memberikan kabar tentang Chika, dimana Ibu Lena datang bersama seorang wanita yang kini menemani Ibu Lena di rumah.


" Ibu. " Rio langsung memeluk tubuh Ibu nya.

__ADS_1


" Nak, kamu kapan pulang kata Chika kamu sedang tugas jauh bahkan untuk kasih kabar pun tak bisa Mengingat sinyal yang sangat sulit, tapi alhamdulilah kamu baik - baik saja. Sampai Ibu takut kamu kenapa - napa apalagi tak kasih kabar. " Ucap Ibu Lena.


" Rio baik - baik saja, karena doa dua wanita terhebat di kabulkan." Ucap Rio.


" Ibu ingin melihat cucu. "


" Rio antar Bu. "


******


Setelah melihat cucu nya Ibu Lena menuju ke kamar rawat Chika, sepanjang jalan dari ruang anak Ibu Lena tak henti nya memuji cucu nya yang tampan dan Lucu.


" Sayang..!!! " Panggil Ibu Lena.


" Ibu. " Ucap Chika.


" Selamat Nak, kamu sudah jadi seorang Ibu dan kamu Rio sudah menjadi seorang Ayah. Ibu menjadi Nenek dan Ibu Utami menjadi Nenek Buyut." Ucap Ibu Lena.


" Chika bahagia Bu, nggak menyangka sampai di posisi ini dan saat itu Chika takut kalau Chika tak akan pernah bisa ternyata Chika bisa merasakan menjadi seorang Ibu. " Ucap Chika.


" Kalian kasih nama siapa? " Tanya Ibu Lena.


Chika menatap ke arah Rio, dan Rio menyunggingkan senyumnya.


" Rio akan kasih nama zain Alif Dewantara."


******


Chika duduk di atas kursi roda saat Rio mendorongnya membawa ke ruang Anak melihat Zain yang masih di dalam inkubator.


" Zain sangat lucu Mas, dia adalah pelengkap kita dia adalah penyemangat hidup kita. " Ucap Chika.

__ADS_1


" Apakah kamu masih marah sama Mas, saat melihat Zain yang menggemaskan itu? "


" Dia adalah hadiah terindah Mas, suatu saat semoga hidup kamu lebih indah dari kami nak." Ucap Chika.


__ADS_2