I Love You Om Tentara

I Love You Om Tentara
Kelahiran Baby Twins


__ADS_3

" Mas.. cepat ini sudah mau keluar....!!! " Teriak Chika saat perutnya merasakan mulas.


" Iya.. iya.. ini mau di jalan kan Mobil nya." Ucap Rio yang sedari tadi mobil tak mau menyala.


" Mas... mobil kenapa sih dari tadi kayak gini terus, pakai mobil Bang Nu pinjam." Bentak Chika yang sudah tidak tahan.


" Sabar ya nak jangan dulu keluar." Ucap Rio lalu berlari keluar dari mobil.


Rio yang tak kunjung datang membuat Chika Marah dan dirinya langsung keluar dari mobil.


" Mas... cepetan...!!! " Teriak Chika.


" Ya Allah Chika mana suami kamu, kok belum berangkat." Ucap Nenek Utami.


" Itu suami nggak punya Akhlak pinjam mobil Bang Nu dimana sih lama banget ini perut sudah sakit mulas begini.. akhhhhh..!!! " Ucap Chika sambil mencengkram lengan Nenek Utami.


"Yank... mobil nya di bawa, Nugroho pergi sama Ratna belum pulang dari kemarin." Ucap Rio.


" Jadi gimana Mas, ini anak mau keluar..!!! " Ucap kesal Chika.


" Mas cari mobil lagi. "


" Kelamaan... lahiran di rumah saja." Bentak Chika.


" Kok di rumah, Mas takut kamu kenapa - napa."


" Nggak keburu...!!! " Ucap Chika tambah kesal.


" Rio kamu panggil Ibu Harun, waktu melahirkan Zain kan sama dia." Ucap Nenek Utami.


" Iya Nek." Rio pun langsung menuju ke rumah Harun untuk meminta istrinya membantu proses persalinan.


******


" Bayi kembar ya..!! " Ucap Ibu Harun.


Aaaakkkkkhhhhh


" Dorong terus Bu ayo sudah mulai kelihatan."


Sedang kan Rio bolak balik di depan kamar utama yang mendengar sedikit teriakan Chika.


" Rio kamu kalau mau masuk, masuk saja kalau nggak duduk. " Ucap Nenek Utami sambil memangku Zain.


" Saya gugup Nek beda waktu Zain."


Owaaaaak.... Owaaaaak


" Alhamdulilah Nek. " Ucap Rio yang langsung masuk ternyata bayi perempuam yang pertama keluar.


Rio langsung menggendong bayi nya, dan Chika kembali mengejan, Rio pun tetap berdiri sambil menggendong bayi nya selang 2 menit bayi laki - laki pun keluar.


" Sayang, Alhamdulilah sehat dan selamat semua." Ucap Rio


Setelah selesai di bersihkan Rio lalu mengadzani bayi kembar ya, bayi kembar laki - laki dan perempuan.

__ADS_1


******


" Selamat ya Bu, 3 anak sekarang punya." Ucap Ibu Harun.


" Terima kasih Bu Harun, sudah membantu proses persalinan Saya dari Zain hingga kembar." Ucap Chika.


" Sama - sama Bu." Ucap Ibu Harun.


Kembar pun di beri Asi pertama oleh Chika secara bergantian. Zain yang sudah berusia 1 tahu pun terlihat senang melihat kedua adiknya telah lahir.


" Zain lihat dede nya lucu ya. " Ucap Rio sambil menggendong bayi perempuan nya.


" Dede. " Ucap Zain.


" Iya dede." Ucap Rio.


" Namanya siapa? " Tanya Nenek Utami.


" Kalau Yang perempuan kakak nya di beri nama Keizia Dwi Dewantara dan Yang laki - laki Keizio Tri Dewantara. Di panggil nya Zia dan Zio." Ucap Rio.


******


" Ih.. lucu banget, baby kembar nya. " Ucap Ratna sambil melihat Zia dan Zio di box bayi.


" Yank, kamu mau punya bayi kembar? " Tanya Nugroho.


" Mau dong Bang lucu banget." Jawab Ratna.


" Semoga cepat ya kalau sudah menikah."


" Jadi ramai ya Nek, ada Zain, Zia dan Zio belum nanti Ratna menikah hamil punya anak wah... ramai banget." Ucap Ibu Lena.


" Alhamdulilah mereka bahagia dan Saya di ujung usia begini masih bisa menikmati kebahagiaan bersama cucu dan cucu buyut." Ucap Nenek Utami.


" Persiapan pernikahan kalian bagaimana? " Tanya Rio.


" Sudah 100 persen, 2 minggu lagi kami menikah setelah menikah Ratna akan tinggal sama saya." Ucap Nugroho.


*******


" Maaf ya.. belum bisa melihat kembar jadi hadiah nya saja." Ucap Zalimah dari seberang yang mengirimkan hadiah banyak untuk. Zia dan Zio bahkan Zain pun mendapatkan hadiah juga.


" Terima kasih mba, ini sampai satu mobil lagi setiap kirim." Ucap Chika.


" Nggak apa - apa buat ponakan sendiri." Ucap Zalimah.


" Sekali lagi terima kasih." Ucap Chika.


Setelah menerima panggilan telepon dari Zalimah Chika bergabung dengan Rio, Ratna dan Nugroho yang sedang membuka bungkus kado untuk ketiga anak nya, sedang kan Nenek Utami menemani Zain yang sedang bermain di luar. Dan Zio yang di gendong Chika sedangkan Zia berada dalam box.


******


" Selamat ya akhir nya melepas masa duda." Ucap Rio pada Nugroho.


" Terima kasih, berkat kamu Saya menemukan wanita tercantik yang sudah membuat hati Saya di aduk - aduk olehnya." Ucap Nugroho sambil melirik ke Ratna.

__ADS_1


" Semoga cepat dapat momongan." Ucap Chika.


" Amin.. terima kasih Chika." Ucap Ratna.


Pernikahan Nugroho dan Ratna berjalan dengan sangat lancar, dimana kembar pun ikut hadir serta Zain yang ingin selalu berjalan walau masih merambat. Rio yang saat itu selalu mengikuti Zain yang kadang merangkak kadang berjalan walau sering nya jatuh.


" Zain... kesini nak." Panggil Rio.


" Bang, Chika mau kasih Asi dimana ya? " Tanya Chika.


" Cari kamar saja sama Nenek sewa kamar." Jawab Rio.


" Sayang Mas kita nggak menginap." Ucap Chika.


" Nggak apa - apa dari pada di tempat umum, pesan kamar saja sekarang."


" Baik lah, Saya sama Nenek chek in ya."


" Iya, nanti kabari kalau sudah di dalam kamar."


******


Braaaakkk


" Zain kamu tumpahin mainan kamu dari box lagi ya..?? " Ucap Chika saat melihat Zain menumpahkan semua isi mainan yang berada di dalam box besar.


" Sudah biarkan saja nanti Nenek yang bereskan." Ucap Nenek Utami.


" Tapi Nek, kasihan Nenek dari tadi beresin mainan nggak ada habis - habis nya. "


" Sudah nggak apa - apa, kamu jaga Zia sama Zio saja biar Zain sama Nenek."


" Zain ingat jangan nakal." Ucap Chika dan hanya di balas dengan senyuman oleh Zain yang memperlihatkan deretan Gigi nya yang sudah banyak.


Owwwwaaaak.... owaaaaakkk


Chika segera masuk kamar 2 bayi kembar nya menangis semua hingga Chika harus menggendong kedua nya.


Huuuuuuaaaaaaaa


Terdengar Zain menangis , Chika pun langsung keluar kamar dengan menggendong kedua bayi nya.


" Zain kenapa sayang. .? "


Huuuuaaa... huuuuaaaa


" Kenapa Nek? "


" Tangan nya kejepit mainan nya sendiri." Ucap Nenek Utami.


Tangis ketiga anak Chika membuat seisi rumah ramai hingga terdengar sampai jarak 10 meter, Rio yang masih berada jauh pun mendengar nya dan langsung mempercepat jalan nya agar sampai rumah.


" Kenapa? " Tanya Rio yang baru sampai.


" Zain kejepit mainan nya, Zia Zio nggak tahu kenapa." Jawab Chika.

__ADS_1


__ADS_2