I Love You Om Tentara

I Love You Om Tentara
Menyatukan Hati


__ADS_3

Usia kandungan Chika memasuki umur 7 bulan, sungguh sangat bahagia bagi Rio dan Chika saat mengetahui jenis kelamin anak yang di kandung Chika adalah berjenis kelamin laki - laki dan perempuan.


" Mas saat Dokter tadi USG Mamah sampai terharu Pah." Ucap Chika.


" Sama Mah, Papah nggak menyangka kalau kita akan dapat anak kembar sepasang." Ucap Rio sambil menggendong Zain.


*****


Bruughh


Aaawwwww


" Maaf.. maaf Saya nggak sengaja."


Nugroho memungut barang bawaan yang berserakan, dan wanita yang di depan Nugroho sambil memungut dan menggerutu.


" Kalau jalan pakai mata jangan pakai kaki Pak." Ucap nya.


" Jalan pakai kaki masa jalan pakai mata." Celetuk Nugroho.


" Maaf Saya nggak sengaja." Ucap Nugroho.


Wanita itu langsung masuk kedalam Asrama dan lalu Nugroho mengejar wanita tersebut.


" Maaf mau kemana? " Tanya Nugroho.


" Situ Pak ngapain tanya - tanya kepo banget." Jawab nya.


" Tidak sembarang orang masuk kemari, kalau tidak ada keperluan sebaiknya keluar atau jangan - jangan kamu te******is ya.. menyamar jadi wanita biasa tapi di balik baju kamu terpasang bom."


Plaaaaakk


Nugroho meringis kesakitan saat lengan Nugroho di pukul oleh nya.


" Kalau ngomong pake otak jangan pakai dengkul."


" Kalau ngomong itu pakai mulut Neng bukan pakai dengkul." Ucap Nugroho.


" Ih.. lama - lama nih orang nyebelin ya. "


Tin... tin...

__ADS_1


Bunyi klakson mobil menghentikan perdebatan mereka dan lalu terlihat Rio keluar dari mobil.


" ngapain kamu di situ, bukan nya suruh nunggu di rumah. " Ucap Rio.


" Kamu kenal? " Tanya Nugroho sambil menunjuk wanita yang berada di depan nya.


" Dia sepupu jauh Saya , kesini mau mengantarkan pesanan Chika. " Jawab Rio.


" Ratna masuk ke mobil. " Panggil Chika.


Ratna pun masuk kedalam mobil sambil mengacungkan jari tengah nya pada Nugroho.


" Saya kira bukan sepupu kamu. " Ucap Nugroho.


*******


" Belanja an kamu Chika berantakan gara - gara tuh Bapak - bapak tadi. " Ucap Ratna sambil mengeluarkan satu persatu dari isi kantong kresek.


" Namanya Bang Nu, dia seusia Mas Rio. " Ucap Chika.


" Iya dari pas masuk kesini sampai sudah masuk sampai tengah - tengah ngejar Ratna nyebelin banget di sangka Ratna Te******is nyebelin kan. "


" Bilang, dasarnya Saya nggak pake otak kalau orang sudah masuk berarti sudah dapat ijin ini masih di kejar saja mungkin matanya katarak kali ya.. nggak lihat tadi cara Saya masuk kesini bagaimana."


*******


" Sumpah Saya kira itu bukan sepupu kamu, soalnya saya baru lihat." Ucap Nugroho.


" Dia sekarang ikut sama Ibu Saya, dia tinggal jauh transmigrasi sama kedua orang tua nya . Setelah meninggal dunia semua dia balik lagi kesini dan ikut sama Ibu Saya. " Ucap Rio.


" Memang nya dia nggak punya rumah? "


" Transmigrasi juga lama Nu, dari dia masih bayi."


" Oh.. pantas, jadi saudara satu - satu nya itu keluarga dia."


" Kamu naksir sama Ratna? " Tanya Rio.


" Siapa yang naksir? " Ucap Nugroho kembali bertanya.


" Kamu suka nggak sama Ratna, kalau suka Saya jomblangin kamu sama dia."

__ADS_1


" Jangan macam - macam Rio, Saya masih ingin sendiri."


" Dia juga masih gadis, setiap mau Menikah katanya gagal terus selalu di sakit in sama laki - laki. "


" Mau gadis, mau janda Saya nggak memikirkan."


" Kalau mau Saya dekat in kamu sama dia."


" Jangan macam - macam kamu. "


" Nggak pokoknya saya jomblangin kamu."


******


" Chika anak kamu jenis kelaminnya apa? " Tanya Ratna sambil makan cemilan.


" Laki - laki sama perempuan." Jawab Chika.


" Wah komplit nih selamat ya. "


" Terima kasih, ngomong - ngomong kamu kenapa bisa gagal terus Menikah? "


" Belum jodoh nya mungkin, nanti kalau sudah ada yang tepat pasti datang dengan sendiri nya."


" Kalau Saya jodohkan kamu mau nggak? " Tanya Rio yang baru datang.


" Jodohkan sama siapa? " Tanya Ratna.


" Sama teman Saya lah. " Jawab Rio.


" Siapa sih Mas? " Tanya Chika.


" Sama Nugroho mau nggak? " Tanya Rio.


" Nugroho?? " Ucap Ratna.


" Pria yang tadi kamu bertemu saat baru masuk tadi."


Ratna tampak berpikir lantas membulat kan matanya dan memandang ke arah Rio.


" What.... nggak salah dia belum Menikah?

__ADS_1


__ADS_2