Ibu Mirip Untuk Anakku

Ibu Mirip Untuk Anakku
25. Acara Keluarga


__ADS_3

Alina dan Zayn resmi menjadi sepasang kekasih, Mereka sangat bahagia. Untuk merayakan kebahagiaan mereka, mereka memutuskan untuk berkencan disebuah Restaurant mewah.


Alina menerimanya, tapi seketika dia merasa tidak enak badan dan teringat pada Ivan.


"Tunggu, sepertinya aku melupakan sesuatu." Alina mengingat-ingat apa yang dilupakan


"Apa? Apa tasmu ketinggalan?" Tanya Zayn


"Tidak, Bukan itu." Alina berkabut pikiran dalam gumaman nya didalam hati


"Alina apa yang lupakan? Sandal mu? Tapi kau sudah memakai sandal. Bahkan Sandal yang kau pakai cukup tinggi mengalahkan Burj Khalifa." Ucap Zayn yang masih sempat bercanda membuat Alina yang sedang mengingat, tergelak tertawa kecil.


"Hahaha... Zayn kau ini masih saja bisa bercanda.saat ini aku serius!" Jawab Alina meyakinkan


"Aku juga serius Alina." Ucap Zayn menahan tawa


"Terserah padamu. Yang pastinya aku sudah mengingat apa yang aku lupakan. Zayn, sepertinya kita tidak perlu merayakan kencan kita di Restauran mewah."


"Memangnya kenapa? apa kau sibuk?"


"Tidak bukan itu. Aku lupa jika malam hari ini, Keluarga, ayah dan ibuku melakukan perayaan atas kembalinya diriku ke Indonesia. mereka menyiapkan jamuan yang dihadiri oleh keluargaku saja."


"Lalu, Apa yang akan kau lakukan?"


"Jadi, Bagaimana Jika kau ikut menghadiri acara ini." Usul Alina pada Zayn


"Bagaimana mungkin. Ini adalah acara mu, dan hanya dihadiri oleh keluargamu saja. Keluarga dan ayah ibumu pasti keberatan atas kehadirannya diriku di sana nanti, pasti di sana aku akan banyak merepotkan mu"


"Kau sama sekali tidak merepotkan ku Zayn, aku sendiri yang mengundangmu." Ucap Alina dengan tersenyum


Telepon Zayn berdering~~

__ADS_1


Sontak membuat Zayn mengambil handphone dari sakunya. Dan terpampang jelas ia mendapatkan panggilan dari pak Hendro.


"Ayahmu Telepon." Ucap Zayn memberitahu Alina


"Angkat saja Zayn, Siapa tau ayah ingin berbicara penting denganmu." Jawab Alina


Zayn pun menjawab panggilan dari pak Hendro.


Dalam Telepon~


"Halo, paman." Awalannya


"Halo, Zayn. Maaf paman telepon dirimu di jam seperti ini. Apa kau sibuk nak?"


"Tidak Paman. Sebentar lagi saya akan pulang."


"Apa Alina ada bersama denganmu?" Tanya Pak Hendro


"Iya paman, saat ini Alina sedang bersama saya." Jawab Zayn


"Baik paman, Akan Saya sampaikan padanya."


"Dan satu lagi nak. Paman ingin mengundangmu untuk hadir mengikuti acara jamuan malam atas Kembalinya Alina ke Indonesia, Paman harap kau bisa Hadir. Lagipula ayah dan ibumu berada di sini."


"Ayah dan ibuku ada di sana?" Tanya Zayn karena tidak menyangka


"Iya, Karena paman yang mengundang mereka. Jadi paman sangat berharap kau sendiri bisa hadir."


"Baiklah paman, Jika ayah dan ibuku berada di sana. Saya akan datang."


"Baiklah, Paman senang mendengarnya. Paman tunggu kehadiran mu dengan Alina."

__ADS_1


"Baik Paman. Terima Kasih."


Telepon pun Di akhiri.


"Ada apa? Apa yang ayahku katakan padamu." Tanya Alina pada Zayn setelah Zayn selesai menelepon


"Tidak ada. Ayahmu hanya memintamu agar cepat pulang karena semua keluargamu sudah berkumpul." Jawab Zayn


"Lalu, apa yang aku dengar tadi. Ayah dan ibumu berada di sana?"


"Iya, Ayahmu mengundang kedua orangtuaku menghadiri acara jamuan untukmu. Sekaligus memintaku untuk menghadiri acara ini."


"Benarkah?? Ayahku mengundangmu untuk menghadiri acara ini?" Senang Alina


"Iya, Kenapa kau begitu senang?"


"Tentu saja aku senang. Karena untuk acara untuk menyambut diriku ini, kekasih ku sendiri datang menghadirinya."


"Tapi kau salah dengar Alina. Aku tidak menghadiri acara ini, Aku memiliki banyak pekerjaan yang harus kulakukan di rumah."


"Zayn, Jangan merusak kebahagiaan ku. Aku sudah cukup senang dengan kehadiranmu, akan tetapi sepertinya kau tidak menyayangi kekasihmu ini." Ucap Alina kembali tidak senang dan murung


"Aku hanya bercanda (Zayn sambil tertawa kecil) Aku akan menghadiri acara ini!"


"Kau ini terus saja menggodaku. Lalu, apa yang kau tunggu semua orang pasti sudah menunggu kita."


"Baiklah, Ayo naik ke mobilku. Kita akan berangkat bersama, Aku tidak mungkin membiarkan mu sendiri malam-malam seperti ini menyetir." Ucap Zayn


"Lalu, bagaimana dengan mobilku?" Tanya Alina


"Kau tenang saja, Aku akan meminta suruhan ku untuk mengantarkan mobil mu ke rumahmu."

__ADS_1


"Baiklah Jika begitu. Ayo kita pergi!"


Zayn dan Alina pergi bersama dengan mengendarai mobil Zayn ke rumah Alina yang sedang diadakan acara jamuan malam atas kembali Alina ke Indonesia.


__ADS_2