Ibu Mirip Untuk Anakku

Ibu Mirip Untuk Anakku
37. Tidak Bisa Dilepaskan


__ADS_3

Tak selang lama Arfan datang ke kantor polisi tempat Ivan ditahan. Walaupun malam sudah sangat gelap dan menunjukkan pukul 23.00, tidak menjadi penghalang untuk Arfan mengeluarkan Ivan.


"Pak Polisi, Di mana anakku berada??" Ucap Arfan yang baru sampai dengan menerobos pintu keamanan dengan nada bicara tersengal-sengal karena berlari.


"Tuan Arfan? Apa yang anda butuhkan di sini?" Ucap pak polisi yang masih berjaga


"Saya memintamu untuk segera melepaskan putraku sekarang juga!" Perintah Arfan tanpa basa-basi


"Hal apa yang membuat keputusan anda berubah seperti ini? Bukankah anda sendiri meminta saya untuk mempenjarakan putra anda." Tanya pak polisi yang menyudutkan Arfan


"Ya, Ini kesalahan Saya. Saya berada dalam pengaruh seseorang yang ingin berbuat jahat pada keluarga saya. Tapi sekarang saya sudah kembali menjadi diri saya sepenuhnya, maka dari itu saya minta anda untuk melepaskan putra saya."

__ADS_1


"TIDAK BISA!!" Tegas pak polisi


"Tidak bisa? Bagaimana tidak bisa? Saya sendiri yang mempenjarakan nya karena atas ketidaksadaran saya. Bukankah seseorang yang dipenjara bisa dibebaskan tanpa jaminan dan sidang, jika pihak yang mempenjarakan nya meminta pihak polisi untuk melepaskannya?"


"Hal itu memang bisa terjadi. Akan tetapi tidak dengan saat ini. Karena anda sendiri sudah mempenjarakan nya, berikan alasan logis agar kami yakin untuk membebaskan putra anda!"


"Apa yang kau maksud pak polisi? Saya sudah mengatakan pada anda jika pada saat itu saya berada dalam pengaruh negatif. Tapi sekarang saya sudah sadar, jika pun saya berada dalam pengaruh orang lain, saya tidak akan pernah mempenjarakan putra saya dan membiarkan dia tinggal ditempat keji seperti ini!" Ucap Arfan dengan nada sedikit tinggi dan emosi yang tidak bisa terkontrol lagi


"Lalu, apa yang kau inginkan? Apakah kau ingin aku melepaskannya dengan sebuah jaminan? Baiklah. Berapapun jaminan yang kau tetapkan, aku sanggup membayarnya. Karena kau sangat membutuhkan uang bukan!" Ucap Arfan dengan tidak sopan dengan memanggil sebutan pak polisi dari anda menjadi kau karena sudah tersulut emosi


"Tuan Arfan, anda sudah keterlaluan. Saya tidak pernah membutuhkan uang anda. Jangan pikir karena anda orang yang berpengaruh di negara ini karena perusahaan yang anda miliki, sehingga semua orang yang anda hina sangat menginginkan uang pemberian anda. Ajudan!!" Polisi itu berbicara dengan nada tinggi sama halnya dengan Arfan yang emosi. Sehingga ia memanggil ajudannya, untuk mengusir Arfan karena sudah menghina dan merendahkannya.

__ADS_1


"Siap Komandan!!" Salah satu ajudan


"Usir Pria ini dengan tidak terhormat." Kesal pak polisi


"Baik. Laksanakan!!" Ajudan polisi itu menarik dan memegangi tangan Arfan untuk membawanya keluar


"Dasar polisi tidak berguna. Lihat saja nanti, Jika putraku sudah dibebaskan aku akan membalaskan dendam ku padamu."


Kekuatan yang saling tarik menarik mempertahankan keunggulan. Kalah dengan Ajudan yang terus menariknya keluar, sehingga Arfan terusir secara tidak terhormat di sebuah kantor polisi.


Di luar kantor polisi Arfan sudah sangat bingung, bagaimana cara dia bisa membebaskan putranya dari dalam penjara.

__ADS_1


__ADS_2