Ijinkan Aku Mencintaimu

Ijinkan Aku Mencintaimu
Pindahan


__ADS_3

"APA??"


Ayu dan juga Zian kompak bertanya dengan suara lamtang yang tentu membuat Amel dan juga Alan terlonjak kaget.


"Bisa nggak ngomong nya pelan pelan?berisik tahu nggak"gerutu saat melihat respon dari adik dan juga adik iparnya.


"Maaf,kami hanya benar benar kaget"ucap Zian tersenyum kikuk pada pasutri baru itu.


"Ngomong kalian habis rampok rumahku ya?itu barang main angkut aja saat pemilik rumah nggak ada"protes Alan saat melihat banyaknya barang diteras rumah dan juga samping mobil milik Zian yang belum sempat dimasukan kedalam mobil.


"Itu barang barang anakku Kak.Tentu akan aku bawa pulang kerumah suamiku"jawab Ayu tak kalah sewot dengan sang Kakak.


"Kenapa harus dipindah segala sih?kan disini juga masih ada tempat Dek.Lagian suami kamu pelit amat sih nggak mau beliin keperluan anak nya sendiri diakan lebih kaya dari Kakak"


"Bukan nya nggak mau Kakak ipar tapi adekmu yang super hemat ini yang nolak"jawab Zian menekan rasa kesalnya mendengar ucapan Alan yang seolah olah kalau dia orang yang begitu pelit.

__ADS_1


Karena memang semua keperluan calon anak ke duanya telah dilengkapi oleh Alan karena dulu Ayu sempat pergi dari Zian dan tinggal dengan Alan.


"Sudah sudah,kenapa jadi ributin barang Ayu sih?oh iya maaf ya Kak Amel mereka memang begitu kaya tom & jery kalau ketemu.Lebih baik kita masuk yuu ga usah peduliin pria pria aneh ini"ucap Ayu menyela perdebatan diantara suami dan kakaknya.


Ayu pun mengajak kakak ipar barunya untuk masuk kedalam rumah yang akan wanita cantik itu tempati mulai dari sekarang.


"Nak Kak ini kamar Kak Alan,kakak tenang saja Kak Alan orang nya cukup rapih dan disiplin jadi Kakak nggak akam terlalu repot beresin rumah ini"ujar Ayu yang langsung membawa Amel masuk kedalam kamar milik Alan.


"Terus nanti tiap hari akan ada Mbok Darmi yang selalu bantu bantu disini datang jam 6 pagi dan akan pulang jam 5 sore"lanjut Ayu memperkenalkan rumah baru Amel beserta isinya.


"Iya Dek terima kasih informasinya.Maaf sudah membuat kalian kaget dengan pernikahan kami"ucap Amel yang merasa tidak enak hati saat Ayu dan juga Zian begitu kaget dengan kabar pernikahan nya dan Alan.


*


*

__ADS_1


Sementara diluar terlihat dua pria dewasa yang nampak akur dan kompak memasukan barang barang calon anak ayu yang masih dalam kandungan ke dalam mobil masing masing.


Setelah berbincang akhirnya Alan setuju untuk membantu membawakan barang barang nya kerumah keluarga Mahendra.


Alan juga ingin sekalian memperkenalkan Amel sebagai istrinya pada orang tua Zian.


"Barang nya sudah semua masuk kan?"tanya Alan pada Zian saat mengecek barang yanh sudah mereka masukan kedalam mobil.


"Sudah karena tinggal ini saja semua yang dirumah sudah Ayu kosongkan"jawab Zian yang masih terlihat sibuk mengatur barang didalam mobilnya.


"Baiklah aku akan memanggil mereka agar segera turun agar kita bisa langsung pergi"


"iya baiklah.Terima kasih bantuan nya"


Alan pun masuk kedalam rumahnya dan mencari keberadaam dua wanita yang dia sayangi.Baru saja akan menaiki anak tangga Alan sudah melihat kedua wanita yang dia cari sedang berjalan berdampingan menuruni anak tangga.

__ADS_1


Alan tersenyum bahagia saat melihat kedua wanita itu sudah nampak akrab dan tidak ada lagi rasa canggung di antara keduanya.


Itu artinya Ayu sudah menerima kehadiran Amel ditengah tengah keluarga mereka.


__ADS_2