Ijinkan Aku Mencintaimu

Ijinkan Aku Mencintaimu
Sindiran Ayu


__ADS_3

"Nggak Kak harus yang meriah biar semua cewek cewek diluar sana apalagi yang minat banget sama Kak Alan tahu kalau Kak Alan sudah ada pemiliknya.Ingat Kak pelakor itu bertebaran dimana mana,bahkan ada loh tipekal cinta dimasa lalu yang nerobos masuk dan merusak rumah tangga kita.Jadi Kakak harus tunjukin diri biar ga ngalamin kaya gitu"jawab Ayu penuh semangat yang membuat orang yang duduk disamping nya tersedak.


"Uhukkk...Uhukkk...Uhukkk"


"Pelan pelan dong Mas makan nya.Nggak akan ada yang merebutnya kok,kita punya milik kita masing masing"ucap Ayu seraya menyodorkan satu gelas air mineral untuk Zian masih dengan nada mengandung sindiran untuk Zian yang memang pernah tersandung kasus dengan 'Pelakor Dari Masa Lalu'.


"Terima Kasih sayang"ucap Zian setelah meneguk air yang Ayu berikan hingga tandas.


Sementara Mamah Rina dan Papah Sony hanya bisa mengatupkan mulutnya menahan tawa saat melihat anaknya kena sindiran yang mematikan langsung dari istrinya.


Alan dan Amel pun hanya bisa saling lirih melihat ucapan Ayu yang sedikit aneh.Amel memang belum tahu betul bagaimana cerita tentang Ayu dan juga Zian makanya Amel hanya bisa menatap bingung aksi adik iparnya.


*


"Baiklah Bu kami pamit dulu,terima kasih jamuan nya"ucap Alan saat berpamitan dengan mertua dari Ayu.

__ADS_1


"Iya Nak sama sama.Jangan sungkan untuk berkunjung kemari ya,anggap saja kami ini orang tua kamu juga"


"Iya Bu,terima kasih.Kalau begitu kami pamit dan tolong saya titip Ayu kalau ada apa apa tolong segera hubungi saya"


"Iya Nak jangan khawatir kami akan menjaga Ayu dengan baik"


"Iya Bu terima kasih.Dek Kakak pulang dulu ya,seringlah datang kerumah agar Kak Amel ada teman"


"Iya baik Kak.Hati hati dijalan"


Grepp....


Ayu terlonjak kaget saat baru memasuki kamarnya sudah ada yang memeluknya dari belakang.


"Maaf,maafkan Mas sayang"lirih Zian tepat dibelakang telinga Ayu dan menenggelamkan wajahnya diceruk leher Ayu yang masih tertutup hijab instan yang selalu Ayu kenakan saat didalam rumah.

__ADS_1


Sedangkan untuk keluar rumah Ayu tentu akan memyesuaikan dengan busana yang ia kenakan.Walaupun kini Ayu menutup seluruh tubuhnya dengan pakaian wanita muslimah namun tidak membuat Ayu kehilangan Gaya dan kecantikan nya yang membuat Zian semakin bucin pada istri kecilnya itu.


"Maaf untuk apa Mas?Mas lakukan kesalahan lagi?"tanyq Ayu mengusak rambut Zian yang ada diceruk lehernya.


"Tidak,tentu saja tidak.Mas minta maaf untuk masalah yang lalu Mas janji Mas tidak akan mengulanginya lagi.Lagi pula Mas melakukan itu murni karena Mas kasihan dengan Dela sayang,dia hidup seorang diri disini dan Mas tidak mau terjadi Hal buruk padanya karena Mas.Kamu tahu sendirikan alasan dia kemari untuk kembali pada Mas?dan Mas nggak mau jika hal buruk menimpanya makanya dia akan menyalahkan Mas bahkan mungkin menyalahkan kamu.Mas benar benar sudah melupakan nya sayang sungguh,bahkan Mas sudah jatuh cinta disaat kamu mengijinkan Mas menyentuhmu dan memilikimu seutuhnya dari malam itu Mas bemar benar tidak bisa melupakan kamu.Hati ini dan hidupya telah diisi penuh oleh kamu sejak malam itu sayang"jelas Zian panjang kali lebar.


Zian sadar betul kalau masih ada sedikit kekesalan dan kekecewaan didalam diri Ayu pada dirinya.Namun Ayu selalu menutupi semua risalah hati yang dia rasakan karena tidak ingin membuat orang disekitarnya khawatir.


Ayu pun membalik tubuhnya hingga kini bisa menatap wajah sendu Zian dengan begitu jelas dari jarak yang begitu dekat.


"Kalau begitu,kenapa tidak jujur?bukan kah masalah kemarin tidak akan pernah ada jika Mas terbuka pada Ayu"


"Mas hanya takut sayang,Mas takut___"


"Takut menyakitiku?tapi pada akhirnya Mas jauh lebih menyakitiku kan"

__ADS_1


"Iya Mas tahu Mas sadar akan hal itu,beri Mas kesempatan sayang Mas janji akan selalu terbuka apapun itu Mas kan cerita sama kamu,ya".


__ADS_2