
Tak terasa hari sudah berada di hari Senin kembali dan para siswa harus kembali ke sekolah mereka begitupun Naura,yang baru saja kembali dari rumah orang tuanya.
"bang aku malas tau,bisa libur aja gak sih"tanya Naura
gak bisa dong May,udah ah ayo berangkat"ucap Iqbal.
Mau tak mau Naura pun akhirnya Naura pun berangkat bersama suaminya menggunakan mobil milik Naura, Naura memang sengaja mengaja Iqbal berangkat bersama dengan alasan malas,mereka pun berangkat cukup pagi karena mereka tidak sarapan karena Naura bilang ingin sarapan di luar saja.
"Bang itu apa"tunjuk Naura pada salah satu gerobak dagangan
"itu kupat tahu May"jawab Iqbal
"aku mau bang"ucap Naura.
Akhirnya Iqbal pun meminggirkan mobilnya di dekat pedagang Kupat tahu tersebut,lalu mereka pun turun dari mobil, Naura berjalan kearah kursi yang ada sementara Iqbal mendekati penjualnya untuk memesan.
"Kang Kupat tahunya 2 ya pedes"ucap Iqbal
"di bungkus atau makan di sini kang"ucap pedagang
"makan disini pak"jawab Iqbal.
Sambil menunggu pesanan mereka siap Iqbal dan Naura tampak asik mengobrol membicarakan tentang segala hal,selang beberapa saat pesanan mereka pun siap, mereka berhenti mengobrol dan fokus pada makan mereka masing-masing,Naura pun memuji pedagang itu karena makanannya enak, setelah selesai sarapan Iqbal dan Naura pun memutuskan untuk segera sekolah karena waktu sudah cukup siang, seperti biasa Iqbal akan turun di pertigaan sebelum sekolah untuk menghindari kecurigaan para siswa ataupun guru yang lain, setelah Iqbal turun Naura beralih ke kursi kemudi dan menjalankan mobilnya menuju sekolah,saat turun dari mobil dirinya telah melihat kedua sahabatnya itu seperti biasa sudah menunggunya di parkiran.
"Assalamualaikum sahabat-sahabat terbaik gue"ucap Naura
"waalaikumussalam"jawab Sella dan Rindu
"kenapa tu muka lemes amat"tanya sella
"lagi malas sekolah"jawab Naura
"jangan malas dong lu harus semangat soalnya gue denger kelas kita bakal ada murid baru hari ini,cowo ganteng lagi"ucap sella
"gue si bodo amat" jawab Naura.
mereka pun melanjutkan perjalanan mereka menuju ke kelas, setelah sampai di kelas Naura dan ketiga sahabat langsung mengeluarkan kelengkapan untuk upacara mereka.
Sementara di suatu perumahan elit di Jakarta tampak seorang pemuda tengah bersiap-siap memakai seragam sekolah barunya, setelah dirasa siap dirinya pun keluar dari kamarnya dan turun kebawah menghampiri seorang wanita setengah baya.
"good morning mom"ucap nya
"good morning too honey,are you ready for your first day back to school in Jakarta"ucap wanita paruh baya itu
"yes Mom I'm ready"jawab nya
Merekapun akhirnya mengakhiri percakapannya,dan memulai sarapan bersama wanita paruh baya itu, setelahnya dirinya pun menuju ke motor sportnya untuk pergi ke sekolah barunya.
"gue akan menemukan lu Mayra Naura Berenice"ucapnya lalu melajukan motornya keluar dari rumah itu.
ohh ya sebelumnya perkenalkan nama gue Edward Chandra Wilson
gue anak pertama dari dua bersaudara ibu gue bernama Sarah Wilson yang merupakan wanita asli Australia, sementara ayah gue namanya Candra Wijaya Kusuma Salah satu pengusaha tersukses di Negara ini bahkan anak perusahaan sudah masuk ke Australia berkat koneksi yang dimiliki oleh ibu gue,gue juga memiliki adik usianya 16 sebentar lagi dirinya akan lulus smp,gue dan adik gue tumbuh besar di jakarta tapi kami menghabiskan 2,5 tahun terakhir di Australia tepatnya setelah gue lulus smp keluarga gue langsung pindah ke Australia, sebelum ke Australia gue punya 2 teman wanita dan tentunya pacar, pacar gue dulu namanya adalah Mayra Naura Berenice gadis blasteran Indonesia-Inggris itu merupakan gadis yang bar-bar tapi entah kenapa gue sangat sayang padanya gue sudah mengenalnya sejak TK,saat kecil gue selalu bermain dengannya dan satu lagi temannya yang bernama Sella, ketika masuk SMP gadis yang sulit bersahabat itu mendapat sahabat baru yang sifatnya jauh berbeda dengan dirinya yaitu Rindu,namun sayang setelah lulus SMP gue harus berpisah dengannya, awalnya kami masih saling berhubungan lewaat media sosial namun lama kelamaan karena kesibukan masing-masing kita sudah tidak pernah berhubungan lagi sampai orang tua gue bilang akan kembali ke Jakarta, membuat gue kembali teringat dengan nya MAYRA NAURA BERENICE gue pasti menemukan lu lagi.
Sementara di SMA MANDIRI para murid telah selesai melaksanakan upacara mereka bergegas menuju kelas masing-masing begitu juga Naura dan teman-temannya.
"Assalamualaikum semua"ucap Iqbal
"Waalaikumussalam warahmatullah pak"ucap para siswa
"Ok kita mulai pelajaran hari ini ok"ucap Iqbal.
Iqbal pun memulai pelajarannya seperti biasa sampai sekitar sepuluh menit setelah Iqbal mulai mengajar,datang lah kepala sekolah untuk memperkenalkan murid baru di kelasnya, kepala sekolah pun menyuruh siswa tersebut untuk memasuki kelas tersebu,ketika siswa itu masuk kelas untuk beberapa saat kelas menjadi sunyi,sebelum suara riuh dari para siswi membuat kelas menjadi gaduh.
Sementara Sella dan Rindu yang seperti mengenal murid baru itu masih terdiam mengingat siapa dia, sedangkan Naura tengah asik dengan mimpinya
"Sell bukankah itu Edward"tanya Rindu
__ADS_1
"kayanya sih iya Ndu"jawab sella.
sella pun memutar wajahnya kearah Naura sebab dari tadi Naura sama sekali tidak bersuara, setelah melihat keadaan sahabatnya itu Sella merasa ingin tertawa melihat Naura tengah tertidur dengan air liur keluar dari mulutnya.
"Nau bangun,murid baru nya udah datang"ucap Sella
"gue gak peduli Sella,gue ngantuk"ucap Naura parau
"emang lu gak mau tau siapa murid barunya"tanya Sella lagi
"nggak sel,udah ahh jangan ganggu gue"ucap Naura
"Murid barunya adalah Edward loh Nau sahabat kita dari kecil, sekaligus pacar SMP lu,ucap sella sekali lagi.
mendengar ucap Sella sontak kaget dan langsung melihat kearah depan tampak di depan sana suaminya Iqbal tengah berdiri bersama seorang pemuda dan kepala sekolah,mata Naura masih fokus kearah sang pemuda.
"silahkan perkenalkan dirimu Edward"ucap Iqbal
"thank you sir, hello everyone my name is Edward Chandra Wilson sebelum sekolah di sini saya sekolah di salah satu SMA terbaik di Australia, terima kasih senang berjumpa dengan kalian"ucap Edward.
"ok terimakasih Edward, silahkan tempat duduk mu ada di belakang Mayra tunjuk Iqbal kearah meja yang berada di belakan Naura
"Thanks sir"ucap nya, setelah itu Edward pun berjalan kearah meja yang di tunjuk Iqbal,ketika melewati meja Naura Edward sempat terhenyak saat melihat wajah gadis itu dia kan NAURA, Edward pun duduk di belakang Naura.
"ok kita lanjutkan pelajaran hari ini"ucap Iqbal setelah Edward duduk di kursinya.
Tak terasa jam pelajaran pun telah selesai setelah Iqbal keluar dari ruangan para siswa langsung berhamburan keluar kelas,namun saat Naura dan sahabatnya akan keluar tiba-tiba tangannya di tarik seseorang.
"Nau apakah ini kamu"tanya Iqbal ragu
"a-apa kamu ewad"Naura balik bertanya, mendengar pertanyaan Naura Edward langsung memeluk tubuh Naura dengan erat, Naura pun membalas pelukan Edward tak kalah erat, keduanya berpelukan selama beberapa menit sebelum Edward melepaskan pelukannya, sementara kedua sahabatnya itu telah meninggalkan mereka berdua.
"aku kangen banget sama kamu Nau"ucap Edward
"Nau juga kangen sama Ewad"balas Naura
Degh, Naura kaget mendengar ucapan Edward,jika saja dirinya belum menikah dengan Iqbal sudah pasti Naura akan langsung menerima tawaran Edward tersebut,tapi sekarang situasinya berbeda dirinya menjadi ragu,di satu sisi dirinya merasa masih mencintai Edward tapi di sisi lain dirinya takut menyakiti hati suaminya walaupun Naura belum bisa mengetahui bagaimana perasaannya pada Iqbal.
"I-itu Nau, gimana ya,Nau gak tau Wad"jawab Naura
"Pliss Nau aku masih sangat mencintai mu"ucap Edward sambil berlutut di depan Naura, membuat hati Naura terbang dan langsung melupakan segala hal yang telah di lewatinya bersama sang suami yang ada di pikirannya sekarang hanya lah Edward.
"y-yasudah Nau mau Wad,Nau mau jadi pacarnya Ewad,ucap Naura
"kamu serius Nau"ucap Edward
"hmm,iya"balas Naura, Edward pun langsung memeluk Naura.
"Makasih Nau"ucap Edward.
Setelah puas melepas rindu Naura dan Edward pun berjalan menuju ke kantin sambil bergandengan tangan yang membuat iri seisi sekolah, Naura tidak khawatir Iqbal akan memergokinya bergandengan tangan dengan Edward sebab Iqbal memang tidak pernah keluar dari ruang guru ketika istirahat Iqbal lebih memilih membawa bekal dari rumah, katanya alasan Iqbal enggan keluar ruang guru adalah supaya pekerjaannya tidak terlalu banyak yang harus di bawa kerumah sehingga menyita waktu untuk Naura.
Setelah sampai ke kantin dua sahabatnya yang tengah makan bakso itu hanya bisa geleng-geleng ketika melihat Naura berjalan bergandengan tangan dengan Edward.
"Etdah Nau gercep amat lu"ucap Sella
"Harus dong, nanti keburu di caplok nenek lampir kan bahaya"jawab Naura
"udah jadian kah"tanya Sella lagi
"udah"jawab Naura
Naura pun duduk dengan kedua sahabatnya namun hari ini bertambah satu personil anggota mereka yaitu Edward, sepanjang istirahat sella banyak bertanya pada Edward tentang kehidupannya di Australia selama 2,5 tahun, sementara Rindu hanya diam saja, sebenarnya Rindu kurang senang ketika Naura berpacaran apalagi dengan Edward yang ia ketahui bagaimana sifatnya saat SMP, sayangnya kedua sahabatnya itu tidak mengetahui bagaimana sifat asli dari Edward karena dia sangat pandai menyembunyikan sifat aslinya itu dar Sella dan Naura.
Ketika pulang sekolah Edward mengajak Naura untuk jalan-jalan terlebih dahulu sebelum pulang, Naura pun akhirnya setuju setalah di bujuk rayu oleh Edward, Naura terpaksa berbohong pada Iqbal dan mengatakan dia akan pulang bersama kedua sahabatnya, padahal dirinya tau Iqbal tidak membawa kendaraan hari ini.
"Assalamualaikum Bang,maaf aku pulang sama sella dan Rindu ya"chat Naura
__ADS_1
"Waalaikumussalam May,iya gak papa May lagian Abang kayaknya pulang agak telat soal ada rapat dadakan"balas Iqbal.
Naura tidak lagi membalas pesan dari Iqbal dirinya sekarang tengah berduaan dengan Edward di dalam mobil milik Naura sementara motor Edward akan di ambil oleh supirnya nanti, mereka pun berjalan jalan mengelilingi kota Jakarta,saat adzan ashar Naura meminta Edward untuk mencari masjid terlebih dahulu untuk shalat.
memang semenjak menikah dengan Iqbal yang selalu mengajarkan Naura untuk shalat tepat waktu,Naura jadi merasa tidak nyaman saat harus menunda shalatnya.
setelah Naura melaksanakan shalat dirinya kembali lagi ke mobilnya dan melihat Edward tengah asik tertawa dengan hpnya.
"kamu gak shalat Wad"tanya Naura
"nggak Nau,udah yuk jalan lagi"ucap Iqbal.
Akhirnya Mereka pun kembali melanjutkan perjalanan mereka mengelilingi kota Jakarta.
sementara itu Iqbal baru saja sampai di apartment jam 4 sore.
"assalamualaikum May"ucap Iqbal.
Namun dirinya tidak melihat Naura dimanapun Iqbal pun coba menchat Naura namun tidak ada balasan darinya, karena tidak ada balasan akhirnya Iqbal pun memutuskan untuk mandi dan membersihkan apartemen mereka lalu masak untuk dirinya dan Naura, setelah Iqbal selesai memasak, dirinya tidak langsung makan namun menunggu Naura terlebih dahulu,sekian lama Iqbal menunggu Naura di meja makan namun Naura belum juga datang, akhirnya Iqbal pun tertidur di meja makan bakso setelah sebelumnya melaksanakan shalat Maghrib.
Naura baru sampai ke rumah jam 8 malam, saat Naura mengucapkan salam tidak ada jawaban dari Iqbal, namun Naura kaget melihat Iqbal yang tertidur di meja makan.
Degh
"apa bang Iqbal nungguin gue ya, sampai dia ketiduran"Naura dalam hati
"bang bangun bang"Naura membangunkan Iqbal
"hmmm,kamu udah pulang May"ucap Iqbal sambil mengucek matanya
"udah bang,maaf ya aku pulang malam"sesal Naura
"iya May gak papa,ini jam berapa May"tanya Iqbal
"jam 8 bang"jawab Naura
"Astaghfirullah Abang belum Isya,kamu udah makan"tanya Iqbal lagi
"u-udah bang,Abang belum makan"tanya Naura yang melihat wadah nasi masih utuh
"belum May Abang nungguin kamu datang dulu"jawab Iqbal
degh
"yaudah ayo kita makan bang aku juga lapar lagi mencium masakan Abang"jawab Naura yang merasa bersalah
"yaudah Abang panasin lagi dulu ya"ucap Iqbal
setelah Iqbal memanaskan masakannya mereka pun makan malam, setelah selesai makan Iqbal bergegas melaksanakan shalat isya, sementara Naura membersihkan sisa mereka makan, setelahnya Naura tampak sibuk dengan hpnya dan Iqbal menyelesaikan pekerjaannya, ketika hendak tidur Iqbal berbicara pada Naura.
"May Abang Senin akan berangkat pelatihan selama 2 Minggu,kamu jaga diri baik-baik ya"ucap Iqbal
"loh katanya menjelang libur semester bang"tanya Naura
"Abang juga gak tau May,tapi abang bersyukur karena acaranya maju,jadi kita bisa langsung berangkat ke Cianjur pas kamu libur nanti"jawab Iqbal
Degh
"iya bang"ucap Naura
"kamu tadi dari mana May"tanya Iqbal
Degh Nau kembali kaget mendengar pertanyaan dari Iqbal
"itu tadi aku habis jalan jalan sama sella dan Rindu bang"jawab Naura agak gugup
"owh,lain kali kabarin Abang ya kalau mau pulang telat"ucap Iqbal
__ADS_1
"iya bang"jawab Naura, Iqbal sebenarnya melihat perubahan wajah Naura yang gugup namun dirinya membiarkan saja kalau memang Naura belum mau jujur dengannya,mereka pun akhirnya tidur karena waktu yang semakin malam.....