
Kabar Kehamilan Naura Dan Kembali Ke Indonesia
Setelah selesai makan siang saat Iqbal dan Naura akan melanjutkan jalan-jalan mereka tiba-tiba Naura merasa dirinya sangat lemas.
"Kamu kenapa May,muka kamu pucat"tanya Iqbal
"May gak tau Mas, tiba-tiba badan May lemes banget"jawab Naura
"Kita ke rumah sakit yah"ucap Iqbal,yang di angguki oleh Naura.
Iqbal pun bergegas membawa Naura menuju rumah sakit.
Setibanya di rumah sakit Iqbal langsung membawa Naura ke ruang gawat darurat, Dokter pun langsung memeriksa keadaan Naura.
"Dok bagaimana keadaan istri saya"tanya Iqbal
"Ncik tenang dulu yah, istri ncik sihat je, sebenarnya saya nak ucapkan tahniah pada ncik, sebab saat ni istri ncik tengah mengandung"ucap dokter tersebut,yang membuat Iqbal terkejut.
"Istri saya hamil dok"ucap Iqbal
"Iya ncik"jawab Dokter
"Alhamdulillah ya Allah"ucap Iqbal sambil sujud syukur.
setelah Dokter itu pergi Iqbal buru buru menemui Naura yang berada di dalam UGD.
"Mas gimana kata Dokter"tanya Naura
Namun Iqbal justru tidak menjawab pertanyaan Naura dan malah mengeluarkan airmata.
"Mas,Mas kok malah nangis aku sakit parah ya Mas"tanya Naura tampak mulai mengeluarkan airmata.
Iqbal pun buru-buru menggelengkan kepalanya dan berjalan mendekati Naura,lalu memeluknya dengan erat.
"Terimakasih terimakasih Sayang,Mas sangat bahagia saat ini"ucap Iqbal
"Mas, Mas kenapa sih"ucap Naura masih kebingungan
"Dokternya ngomong apa sama kamu"lanjut Naura
"Makasih karena sudah Mau mengandung anak Mas"ucap iqbal lalu mencium ubun-ubun Naura
"Ma-maksud Mas a-aku hamil"tanya Naura,yang di balas anggukan oleh Iqbal, mendengar hal itu Naura pun langsung memeluk Iqbal dengan erat sambil terisak.
"Terima kasih sayang"ucap Iqbal lagi
"Aku yang harusnya berterimakasih sama kamu mas,kamu sudah mau menjadi suami May dengan segala kekurangan yang May miliki"ucap Naura membalas ucapan Iqbal.
"Kamu tidak mempunyai kekurangan apapun May,kamu istri yang sempurna buat mas"ucap Iqbal masih memeluk Naura.
Setelah itu mereka pun terus berpelukan sampai beberapa saat, sebelum kedatangan dokter menyudahi pelukan mereka.
Setelah di periksa kembali oleh dokter Naura pun di perbolehkan untuk langsung pulang,namun dokter menyarankan supaya Naura tidak terlalu kelelahan.
"May kita pulang aja yah"ucap Iqbal
"Jangan dulu bang,kita belum beli oleh-oleh"jawab Naura
"Tapi tadi Dokter bilang kamu gak boleh kecapean"ucap Iqbal
__ADS_1
"Kita pulang lusa yah,hari ini kita kembali ke penginapan saja,lalu besok kita beli oleh-oleh,baru lusa kita pulang,ok"jawab Naura
"Yasudah kalau seperti itu kita pulang ke penginapan sekarang yah"ucap Iqbal yang diangguki oleh Naura.
Setelah menempuh perjalanan dari rumah sakit akhirnya Naura dan Iqbal pun sampai di penginapan mereka,sat ini tampak Iqbal sangat telaten merawat Naura yang masih lemas.
"Mau makan apa May"tanya Iqbal
"May ikut Mas aja"jawab Naura
"Mas buatin nasi goreng mau"tanya Iqbal yang di angguki oleh Naura.
"Tunggu yah"ucap Iqbal lalu berjalan menuju kearah dapur
Setelah beberapa saat memasak akhirnya Iqbal telah selesai membuat nasi goreng.
"Ayo May makan dulu"ucap Iqbal sambil membantu Naura untuk duduk
"May bisa sendiri Mas"ucap Naura saat melihat Iqbal akan menyuapinya
"Tidak ada penolakan,ayo sekarang makan"ucap Iqbal
"Iya deh iya"jawab Naura
Akhirnya Iqbal pun menyuapi Naura sampai Nasi goreng yang ada di piring itu ludes tak tersisa.
"Minum dulu May"ucap Iqbal.
Setelah memberi Naura minum Iqbal pun berjalan kearah dapur untuk membersihkan piring kotor itu,lalu kembali menuju Naura.
"Kaki kamu pegal gak May"tanya Iqbal
"Kalau pegal bilang yah,terus untuk Umi sama Bunda mau dikasih tau sekarang atau nanti aja May"tanya Iqbal
"Nanti saja Mas biar jadi kejutan"jawab Naura
"Yasudah kalau gitu,kamu istirahat dulu yah, nanti kalau masuk waktu shalat Mas bangunin"ucap Iqbal
"Iya Mas"jawab Naura,lalu dirinya pun kembali berbaring.
Tak terasa kini hari telah berganti, tampak kedua insan berlainan jenis itu tengah bersiap-siap untuk menjalani aktivitas mereka.
"May udah siap"jawab Iqbal
"Sebentar Mas"jawab Naura
Beberapa saat kemudian Naura pun keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk membuat Iqbal diam mematung.
"Mas,Mas kenapa kok diem"tanya Naura
"May,nyari oleh-olehnya nanti aja yuk"ucap Iqbal
"Emang kenapa"tanya Naura lagi
"Kita olahraga pagi dulu"jawab Iqbal masih belum memalingkan mata nya dari tubuh Naura, Naura yang baru menyadari hal itu langsung menutupi tubuhnya.
"Ihh Mas pagi-pagi udah mesum aja ihh,udah sana May mau ganti baju dulu"ucap Naura
"Mas bercanda May,tapi kalau kamu serius mas sih gak papa,hehe"ucap Iqbal
__ADS_1
"Udah ihh sana May mau ganti baju"usir Naura
"Iya-iya May "jawab Iqbal lalu pergi menjauh dari tempat Naura berada
Setelah Naura selesai berpakaian mereka pun berangkat menuju ke restoran untuk sarapan.
"May mau makan apa"tanya Iqbal
"Nasi lemak aja bang"ucap Naura
"Minumnya"tanya nya lagi
"Air tawar aja"jawab Naura
Lalu Iqbal pun menyamakan pesanannya dengan Naura.
Saat ini Iqbal dan Naura telah selesai sarapan mereka sekarang tengah memikirkan apa saja yang akan mereka beli untuk dijadikan sebagai oleh-oleh.
Setelah lama berpikir akhirnya Naura dan Iqbal memutuskan akan membeli beberapa baju, pernak pernik,dan cemilan khas Malaysia untuk mereka bawa pulang ke Indonesia.
Setelah selesai berbelanja oleh-oleh Iqbal dan Naura pun memutuskan untuk kembali ke penginapan mereka.
Namun di tengah perjalanan tiba-tiba Naura ingin makan durian musang king dan es krim, Iqbal yang tau kalau istrinya itu ngidam pun langsung semangat mencari durian dan eskrim yang Naura inginkan.
Setelah beberapa lama mencari akhirnya Iqbal berhasil menemukan semua yang Naura inginkan.
"Nih May,mau Mas suapin gak"tanya Iqbal sambil memegang durian dan eskrim di kedua tangannya
"Suapin"ucap Naura manja
"Siap istri Mas yang paling cantik"ucap Iqbal lalu menaruh durian dan eskrim itu di meja agar mudah untuk menyuapi Naura
"Sini duduk dekat Mas"ucap Iqbal
Naura pun duduk di dekat Iqbal, setelahnya Iqbal pun menyuapi Naura sampai durian dan eskrim itu habis tak tersisa.
"Makasih ya Mas"ucap Naura manja
"Iya, sama-sama sayang"ucap Iqbal
"Yuk sekarang kita pulang"ucap Iqbal
Mereka pun kembali ke penginapan mereka untuk bersiap berangkat kembali ke Indonesia, rencananya mereka akan terbang ke Indonesia malam ini.
Saat ini Iqbal dan Naura tengah menunggu keberangkatan pesawat yang akan mereka tumpangi menuju Indonesia.
Tepat pukul 3 pagi mereka telah mendarat dengan selamat di Indonesia, mereka pun langsung melanjutkan perjalanan mereka menuju ke Cianjur menggunakan mobil sewaan, mereka sengaja tidak memberi tahu orang pesantren karena mereka ingin memberikan kejutan untuk mereka.
Sekitar pukul 8 pagi Iqbal dan Naura pun telah sampai di depan gerbang pondok pesantren milik Kyai Razi itu, mereka pun lalu turun dan berjalan memasuki area pesantren, security yang menjaga gerbang sempat kaget melihat kedatangan Iqbal dan Naura yang lebih cepat dari jadwal.
Namun Iqbal menjawab ingin memberikan kejutan.
Saat Iqbal dan Naura telah sampai di depan pintu kediaman Kyai Razi, mereka berdua pun langsung mengetuk pintu itu.
"Assalamualaikum"ucap Iqbal dan Naura
"Waalaikumussalam, sebentar"ucap suara dari dalam
Saat pintu terbuka terdengar suara
__ADS_1
"KALIAN"