Istri Rahasia Guru Idaman

Istri Rahasia Guru Idaman
Syukuran Pernikahan Dan Mendaftar Kuliah


__ADS_3

Syukuran Pernikahan Dan Mendaftar Kuliah


"Assalamualaikum Mas"salam Naura


"Waalaikumussalam ehh,kamu panggil apa tadi"ucap Iqbal


"Mas"jawab Naura


"Kok jadi mas manggilnya"tanya Iqbal


"Biar gak sama kaya Aisyah,hehe"jawab Naura


"Dasar,kamu sudah sarapan belum"tanya Iqbal


"Sudah kok mas,kalau mas Iqbal"Naura bertanya balik


"Mas juga sudah kok"jawab Iqbal


Mereka pun mengobrol tentang banyak hal.


Tak terasa hari ini sudah memasuki hari Sabtu besok adalah hari besar Naura dan Iqbal dimana mereka akan menyempurnakan pernikahan mereka.


Malam ini Naura merasa sangat deg degan menunggu acara besok.


"Mas Acara besok gak jadi aja yah"ucap Naura


"Kenapa May"tanya Iqbal


"Deg deg an mas"jawab Naura


"Dasar"ucap Iqbal tersenyum


"Aku tuh grogi tau Mas"rengek Naura


"Sini sini peluk Mas"ucap Iqbal


Naura pun memeluk iqbal erat


"Semoga besok lancar ya Mas"ucap Naura dalam dekapan Iqbal


"Aamiin"jawab Iqbal


"Yasudah kita tidur yuk biar gak grogi"ajak Iqbal


"Ayo bang"jawab Naura, akhirnya mereka pun terlelap sambil berpelukan.


Jam setengah empat pagi tampak sudah ada keributan di luar rumah bambu Iqbal.


"Assalamualaikum bal Nau"salam Aini sambil mengetuk-ngetuk pintu namun tidak ada jawaban


"Iqbal Naura"ucap Aini lagi


Tok tok tok


Tok tok tok


Sementara itu di dalam rumah bambu tampak Naura terganggu dari tidurnya sebab mendengar keributan di depan rumahnya.


"Mas, bangun itu ada yang ngetuk pintu"ucap Naura


"Hmm,siapa May"tanya Iqbal


"Mana aku tau Mas"jawab Naura


"Yasudah Mas lihat dulu yah"ucap Iqbal


Iqbal pun berjalan menuju pintu rumah untuk membukakan pintu.


"Iya sebentar"jawab Iqbal menanggapi ketukan pintu yang tak mau berhenti.


"Iqbal ngapain aja sih kamu,umi dari tadi ngetuk pintu gak dijawab jawab"cerocos Aini


"Iqbal masih tidur Mi, memangnya ada apa"tanya Iqbal


"Ada apa ada apa,hari ini kan acara syukuran pernikahan kalian,kalian harus bersiap-siap"ucap Aini

__ADS_1


"Ini baru jam berapa Umi"ucap Iqbal tak percaya mendengar ucapan Aini


"Lebih cepat lebih baik bal"ucap Aini


"Cepat panggil Naura lalu susul Umi ke rumah"ucap Aini


"Umi pamit dulu, Assalamualaikum"pamit Aini


"Waalaikumussalam Mi"jawab Iqbal, setelah Aini menghilang dari pandangan Iqbal, Iqbal pun menutup pintu dan kembali menuju kamar.


"Siapa Bang"tanya Naura


"Umi May"jawab Iqbal


"Umi,ngapain"tanya Naura


"Kita disuruh ke rumah Umi sekarang,buat siap-siap"jawab Iqbal


"Tapi ini kan baru jam setengah empat bang"ucap Naura


"Abang juga gak tau May"balas Iqbal


Setelah itu mereka pun mencuci muka lalu bersiap menuju kediaman Kyai Razi memenuhi panggilan sang Umi.


"Assalamualaikum"salam Naura dan Iqbal


"Waalaikumussalam,ayo masuk"jawab Aini


"Kalian siap-siap yah,nanti abis subuh yang ngerias kalian datang"ucap Aini


"Terus sebelum subuh ini kita ngapain Mi"tanya Naura


"Kalian siap-siap aja lah pokoknya"ucap Aini


"Umi, Aisyah sudah bangun belum"tanya Naura


"Sudah,dia ada dikamarnya"ucap Aini


"Naura ke kamar Aisyah dulu yah Mi"ucap Naura


Naura pun berjalan ke kamar Aisyah lalu mengetuk pintu.


"Assalamualaikum"salam Naura


"Waalaikumussalam,iya sebentar"jawab Aisyah


"Ehh Kakak,ada apa"tanya Aisyah


"Nggak papa Syah,cuma lagi bingung aja mau ngapain"jawab Naura


"Kok bisa"jawab Aisyah


"Ya kata Umi yang mau ngerias aku baru akan datang abis subuh,tapi sekarang jam empat aja belum"ucap Naura


"Owh,yasudah ayo masuk kak"ucap Aisyah mempersilahkan Naura masuk ke dalam kamarnya.


"Kamu udah biasa bangun jam segini Ai"tanya Naura


"Biasanya sih jam 4 aku baru bangun kak,cuma karena berisik tadi aku kebangun jam 3,terus gak bisa tidur lagi"jawab Aisyah


"Owh"tanggap Naura


Mereka pun akhirnya mengobrol sampai masuk waktu subuh, beberapa menit setelah melaksanakan shalat subuh, shalat subuh tampak beberapa orang datang ke kediaman Kyai Razi.


Orang-orang itu adalah yang akan merias wajah Naura


Pukul setengah delapan pagi tampak pesantren sudah dipenuhi oleh warga sekitar, karena memang Aini mengundang seluruh warga kampung untuk hadir.


Pukul delapan kurang 10 menit tampak Naura dan Iqbal keluar dari kediaman Kyai Razi menuju ke masjid pesantren untuk melakukan akad  kedua mereka.


Tampak Iqbal kini tengah berhadapan dengan Alan tampak pula wajahnya yang memperlihatkan sedikit kegugupan.


"Bisa kita mulai"ucap penghulu yang di sambut anggukan oleh Alan dan Iqbal


"Saudara Muhammad Iqbal Al Haq saya Nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan anak saya yang bernama Mayra Naura Berenice Binti Alan Berenice dengan mas kawin uang 100juta rupiah dan satu buah rumah di bayar tunai"ucap Alan

__ADS_1


"Saya terima Nikah dan Kawinnya Mayra Naura Berenice Binti Alan Berenice dengan mas kawin tersebut di bayar tunai"jawab Iqbal lantang


"Bagaimana saksi sah"ucap penghulu


"SAH"ucap semua orang yang ada di dalam Masjid


Setelah selesai mereka pun melayani para tamu yang ingin bersalaman dan berfoto di atas pelaminan.


Acara syukuran pernikahan Naura dan Iqbal berlangsung sampai dengan pukul 5 sore, setelah itu tinggal para keluarga saja yang tersisa sementara para tamu undangan lainnya sudah pamit pulang.


Tampak Naura saat ini tengah duduk di kasur meslnselonjorkan kakinya.


"Kaki May pegel banget Mas"ucap Naura


"Sini Mas pijitin"tawar Iqbal


"Gak usah Mas,Mas juga kan pasti capek"tolak Naura


"Gak papa May sini"ucap Iqbal


Iqbal pun akhirnya memijit kaki Naura


"Nanti gantian yah"ucap Naura


"Terserah kamu aja May,kalau kamu capek Abang gak papa kok"ucap Iqbal


"Beneran nanti May pijitin mas,atau mau pijit ++"ucap Naura sambil mengedipkan sebelah matanya


"Kalau itu Mas gak akan nolak,hehe"jawab Iqbal


"Dasar mesum"ucap Naura


"Biarin orang mesum sama istri sendiri ini"ucap Iqbal


"Udah bang"ucap Naura


"Ok, berarti sekarang giliran Mas yah"ucap Iqbal


"Kok jadi semangat banget Mas"ucap Naura menggoda Iqbal


"Harus dong,biar tempurnya makin Joss"ucap Iqbal


"Huhh dasar,yasudah ayo,tapi 1 ronde saja yah"ucap Naura


"Kok cuma 1 sih 3 aja yah"nego Iqbal


"Kok malah nego"jawab Naura


"Terserah Abang deh"lanjutnya


"Makasih sayang"ucap Iqbal


Mereka pun melewati malam panjang dengan penuh kenikmatan dan berlimpah pahala.


Aktivitas olahraga malam mereka baru berhenti saat jam menunjukkan pukul setengah satu malam, akhirnya kedua insan kelelahan itupun terlelap menuju alam mimpi.


Saat ini Iqbal dan Naura tengah bersiap-siap untuk menuju kampus untuk mendaftar kuliah, bersama dengan Sella dan Rindu.


Mereka berempat berangkat menuju kampus menggunakan mobil milik Iqbal,jarak antara kampus dan pesantren tidak terlalu jauh hanya sekitar 15 menit perjalanan menggunakan mobil.


Tampak ketiga wanita yang akan menempuh kehidupan sebagai mahasiswi itu sangat bersemangat saat tiba di kampus.


"May hati-hati"ingat Iqbal


"Iya mas,mas tenang aja"jawab Naura


"Sell Ndu kita nanti mau ngambil jurusan apa nih"tanya Naura


"Aku sih menajemen bisnis Nau"jawab Rindu


"Loh kok sama"ucap Sella


"Wih, berarti kita ini emang bestie yah, jurusan pun sama tanpa harus janjian"ucap Naura,yang langsung membuat mereka bertiga tertawa.


Ketika mereka hendak melanjutkan perjalanan mereka menuju ruangan pendaftaran tiba-tiba Naura menabrak seseorang.

__ADS_1


"AWW"


__ADS_2