
Kebahagiaan Di Kala Hamil Muda
"Mas aku mau makan ketoprak"ucap Naura membangunkan Iqbal yang masih tidur
"Hmm, kamu yakin May ini baru jam 1 pagi"jawab Iqbal
"Iya Mas"ucap Naura
"Mas buatkan yah"jawab Iqbal
"Nggak mau,mau beli"ucap Naura
"Yasudah sebentar Mas cari dulu yah"ucap Iqbal
Iqbal pun akhirnya mencari pedagang ketoprak namun hasilnya nihil, dirinya sama sekali tidak menemukan pedagang ketoprak dirinya akhirnya menepikan mobilnya karena melihat jam sudah menunjukkan pukul setengah lima,tak terasa sudah 3 jam lebih dirinya berkeliling.
Sementara Naura yang menunggu Iqbal di rumah merasa khawatir karena Iqbal belum juga pulang jam sudah menunjukkan pukul 6 pagi,selang beberapa saat terdengar suara mobil Iqbal berhenti di depan rumah bambu.
Naura pun langsung berlari membuka pintu,lalu memeluk kaki Iqbal sambil menangis....
"May kamu kenapa sayang"ucap Iqbal yang kaget melihat Naura menangis dan memeluk kakinya
"Mas maafin May mas, May gak mau kehilangan mas Iqbal"ucap Naura masih menangis di kaki Iqbal
"Mas tidak kemana-mana May, Mas ada disini"ucap Iqbal menenangkan Naura
"Tapi karena aku,Mas tidak pulang tadi malam,pasti mas mengantuk kan"ucap Naura menyesal
"Sudah ayo kita masuk kedalam, Mas sudah dapat ketopraknya"ucap Iqbal sambil membawa Naura untuk berdiri
"May gak mau ketoprak kalau itu membuat bang Iqbal kesusahan"ucap Naura
"Mas tidak merasa di susahkan May,mas malah merasa senang memenuhi kebutuhan dan kemauan May"ucap Iqbal
Akhirnya Naura dan Iqbal pun kembali masuk kedalam rumah bambu mereka
Iqbal berjalan kedapur untuk mengambil piring sementara Naura menunggu di ruang tengah.
"Ayo dimakan"ucap Iqbal setelah memindahkan ketoprak kedalam piring
"Suapin"ucap Naura manja
"Jadi istri kecil Mas ini mau Mas suapin"ucap Iqbal yang di angguki oleh Naura
Setelah selesai memakan ketopraknya Naura langsung menuju dapur untuk membuatkan Iqbal kopi
"Diminum yah Mas"ucap Naura sambil menyodorkan kopi kedepan Iqbal
"Makasih ya sayang"ucap Iqbal lalu mengecup kening Naura
"Mas hari ini mau kemana lagi"ucap Iqbal
"Mas hari ini gak ada kegiatan May,jadi mas di rumah aja"jawab Iqbal
__ADS_1
"Owh"jawab Naura sambil memandang wajah Iqbal
"Besok mungkin Mas baru mulai sibuk, mempersiapkan tahun ajaran baru di pesantren"jawab Iqbal
"Emang kapan mulainya Mas kegiatan di pesantren"tanya Naura
"Sekitar sepuluh hari lagi May,dan sekitar lima harian lagi kemungkinan para santri mulai berdatangan"jawab Iqbal
"Hari ini Mas mau ke salah satu toko Mas kamu mau ikut"tanya Iqbal
"Mau Mas"jawab Naura
"Yasudah kamu segera bersiap kita berangkat kalau kamu sudah siap"ucap Iqbal
Naura pun berjalan kedalam kamar untuk berganti pakaian sekitar lima menit kemudian Naura pun telah selesai mengganti pakaian dan berjalan keluar kamar untuk menghampiri Iqbal.
"Ayo Mas"ucap Naura
Akhirnya Iqbal dan Naura pun menuju salah satu toko milik Iqbal,toko itu menjual aneka makan khas daerah,Naura merasa senang saat Iqbal memperbolehkannya memakan berbagai macam makanan daerah yang menurutnya sangat lezat itu.
"Mas ini enak semua,May baru nyobain semua makanan ini"ucap Naura
"Kamu serius sayang"tanya Iqbal
"Iya May, sebelum menikah dengan Mas Iqbal aku gak pernah makan makanan daerah apalagi yang di pinggir jalan"jawab
"Kenapa"tanya Iqbal
"Ya karena aku pikir makanan itu gak higienis,gak sehat lah pokoknya"ucap Naura
"Makasih ya Mas sudah memperkenalkan sisi dunia yang lainnya ini,yang ternyata lebih indah dari yang pernah aku liat dulu"ucap Naura yang ada di pelukan Iqbal
"Mas yang harusnya berterimakasih sama kamu karena kamu mau menikah dengan Mas"ucap Iqbal
"Mereka pun berpelukan untuk beberapa saat lagi sebelum Iqbal melepaskan pelukannya.
"Kita pulang yuk, sebelum pulang kamu mau mampir kemana gak"ucap Iqbal
"Kita langsung pulang aja Mas"jawab Naura
"Yasudah ayo"ucap iqbal menggenggam tangan Naura keluar dari toko itu menuju mobil mereka yang terparkir di depan toko
Saat di tengah perjalanan Naura melihat pedagang asongan dirinya pun menghentikan Iqbal sambil menunjuk pada pedagang asongan.
"Kamu mau asongan May"tanya Iqbal
"Iya Mas"jawab Naura
"Yasudah sebentar mas panggil dulu"ucap Iqbal meminggirkan mobilnya terlebih dahulu.
"Pak"teriak Iqbal memanggil tukang asongan itu
"Mau beli apa Mas"ucap pedagang itu
__ADS_1
"Kamu mau apa May"tanya Iqbal pada Naura
"Mas....kalau semuanya boleh"ucap Naura ragu-ragu
"Kamu mau semuanya"tanya Iqbal yang diangguki oleh Naura
"Yasudah,saya beli semuanya pak"ucap Iqbal
"Serius Mas"ucap pedagang itu
"Iya pak,jadi berapa semuanya"ucap Iqbal
"Semuanya jadi 250 ribu pak"jawab pedagang itu sambil memberikan dagangannya yang sudah dimasukan ke plastik.
"Terimakasih pak"ucap Iqbal sambil memberikan uang pada pedagang asongan itu,lalu masuk ke mobilnya.
"Nih May"ucap Iqbal memberikan makanan itu
"Makasih Mas"ucap Naura
"Mau kamu apakan makanan sebanyak itu May"tanya Iqbal
"Aku mau makan bareng sahabat ku mas tambah Aisyah juga"jawab Naura.
Setelah sampai di pesantren Naura langsung menuju ke kediaman Kyai Razi untuk menemui Aisyah.
"Assalamualaikum"salam Naura
"Waalaikumussalam Nau,ayo masuk"jawab Aini
"Iya Umi, Ai ada Umi"tanya Naura
"Ada dikamar,ada apa"ucap Aini
"Mau ngajakin makan asongan Mi,nih"ucap Naura sambil menunjukan kantong plastik yang penuh dengan jajanan
"Umi mau"tawar Naura
"Boleh"ucap Aini sambil mengambil satu jajanan
"Kalau gitu Nau ke kamar Aisyah dulu yah"ucap Naura
"Iya jawab Aini, Naura pun berjalan menuju kamar Aisyah dan mengajaknya menuju asrama Rindu dan Sella
Ketika Naura membuka plastik jajanannya keempat sahabat dan adik iparnya kaget melihat begitu banyak jajanan asongan.
"Banyak amat Nau,lu borong semua ini"tanya Sella
"Iya gue borong,kasian soalnya pasti berat dia bawa semua ini"jawab Naura enteng
"Ya namanya juga jualan Nau masa dia bawa dikit"jawab Sella
"Udah ahh ayo mending kita makan aja"ucap Aisyah menengahi
__ADS_1
"Iya Ning"jawab Tika Azizah dan Rindu
Mereka berlima pun asik menyantap jajanan itu dengan sesekali tampak bercanda dan tertawa penuh kebahagiaan....