Istri Rahasia Guru Idaman

Istri Rahasia Guru Idaman
Sunah Rasul


__ADS_3

Sunah Rasul


"Kena kau"ucapnya dalam hati, tempat yang laki-laki itu pilih untuk memarkiran mobilnya adalah sudut paling sepi di kafe tersebut, posisi nya pun tidak terlihat oleh CCTV.


"Ada apa Nona"tanya laki-laki itu saat Naura telah mendekatinya


"Maaf pak dompet anda tadi terjatuh di dalam"ucap Naura sambil memperlihatkan dompet tersebut


"Itu memang dompet saya Nona, terimakasih"ucap laki-laki itu sambil mengambil dompetnya dengan satu tangan


"Sama-sama pak,kalau begitu saya pamit terlebih dahulu, Assalamualaikum"ucap Naura lalu berbalik untuk pergi dari sana.


Namun baru saja dirinya berbalik laki-laki itu langsung membekap mulutnya,Naura pub mencoba untuk berontak sekuat tenaga.


Namu usahanya tampak sia-sia posisinya tidak menguntungkan untuknya bisa melawan.


Perlahan-lahan kesadaran Naura mulai memudar,di tengah kesadarannya yang semakin memudar ia sempat melihat sosok seseorang namun tak jelas.


Saat ini Iqbal baru saja sampai di Kafe yang di sebutkan oleh Naura.


Namun saat Iqbal akan memasuki Kafe,ia mendengar suara istrinya dari arah samping kafe.


"Apa Naura menunggu disana"pikirannya.


Ia pun akhirnya berjalan kearah suara tadi,namun betapa terkejutnya saat ia sampai disana ia melihat istrinya tengah di bekap oleh seseorang,tampak kondisi Naura sudah hampir tak sadarkan diri.


"HEI LEPASKAN DIA"teriak Iqbal sambil berlari kearah laki-laki itu


"Sial"ucap laki-laki itu lalu berusaha memasukkan tubuh Naura kedalam mobilnya.


Namun setelah ia berhasil memasukkan Naura kedalam mobil Iqbal sudah ada di belakang dirinya sehingga ia tak bisa lagi menghindar.


Iqbal lantas langsung saja menghajarnya hingga membuat laki-laki itu tak sadarkan diri.


Setelah memastikan bahwa laki-laki itu memang tak sadarkan diri Iqbal pun menghampiri Naura yang telah dibaringkan di dalam mobil dengan keadaan tak sadarkan diri.


"Astaghfirullah ya Allah"ucap Iqbal lalu membopong tubuh Naura dan mengambil tas milik Naura yang jatuh saat di bekap laki-laki tadi.


Iqbal pun langsung membawa Naura menuju ke rumah sakit ia khawatir terjadi apa-apa dengan Naura dan kandungannya.


Setelah memastikan Naura telah di tangani oleh dokter Iqbal pun mengabari apa yang terjadi pada keluarganya.


Dua jam kemudian tampak Naura mulai sadarkan diri.


"Mas"ucapnya pelan


"May,kamu tidak papa kan sayang"ucap Iqbal


"Aku gak papa Mas, makasih udah nyelamatin aku"ucap Naura


"Sama-sama yang itu memang sudah menjadi tugas Mas sebagai suami kamu"jawab Iqbal


"Apa kamu haus"tanya Iqbal yang di angguki oleh Naura


"Minumlah"Iqbal menyodorkan segelas air pada Naura

__ADS_1


"Terimakasih"ucapnya setelah meminum air


"Apa kamu tau siapa dia May"tanya Iqbal


"Aku gak tau Mas"jawab Naura lalu ia menceritakan apa yang terjadi sebelumnya


"Mas akan coba selidiki siapa laki-laki itu"ucap Iqbal


Setelah beberapa jam akhirnya Naura di perbolehkan pulang oleh Dokter.


Iqbal dan Naura pun langsung kembali menuju ke Pesantren,dan menuju ke Ndalem.


"Kok ke Ndalem Mas"tanya Naura


"Umi nyuruh kita buat menginap lagi malam ini"jawab Iqbal


"Owh"ucap Naura


Mereka pun lalu berjalan menuju ke Ndalem,tampak Naura yang masih sedikit lemas berusaha sebisa mungkin untuk tidak memperlihatkannya pada keluarganya.


"Assalamualaikum"salam mereka


"Waalaikumussalam"jawaban dari dalam


"Tak berapa lama terbukalah pintu ndalem menampakan sesosok wanita paruh baya.


"Owh kalian sudah datang,ayo masuk"ajak Aini


"Iya Umi"jawab mereka berdua


"Kamu tidak papa kan Nau,Umi sangat khawatir tadi"tanya Aini lagi ketika mereka berjalan ke dalam


"Alhamdulillah, Allah masih melindungi anak Umi ini"ucap Aini memeluk Naura


"Alhamdulillah Umi"jawab Naura.


Sementara itu di lain tempat tampak seorang wanita yang mendapatkan kabar jika anak buahnya tertangkap polisi tampak emosi.


"Sialan awas saja kalau dia berani membawa nama ku"ucap wanita itu emosi


Tak berselang lama muncul seorang pria di hadapannya.


"Ada apa...?"tanyanya ketus


"Hari ini adalah jadwal Nyonya untuk menjenguk tuan muda"ucap pria itu


"Siapkan mobilnya"ucap wanita itu


"Mobil anda sudah siap Nyonya"jawabnya


"Bagus,saya akan segera kesana"ucap wanita itu lalu meninggalkan tempatnya


Saat ini wanita itu telah berada di kantor polisi,yah anak wanita itu di tahan di kantor polisi.


"Tuan muda sudah menunggu anda Nona"ucap laki-laki tadi,yang tidak mendapatkan balasan dari majikannya itu.

__ADS_1


Ketika majikannya telah memasuki ruang besuk pria itu berhenti di depan pintu ruangan itu,ia tidak berani masuk kesana jika tidak ada panggilan dari sang majikan.


Sementara itu di dalam ruangan tampak wanita itu menangis melihat kondisi anaknya yang menyedihkan.


"Honey are you okay"tanya wanita itu


"I'm good mom, don't worry, bagaimana tentang wanita itu Mom"jawab anaknya


"Mommy belum bisa membawanya honey,kenapa kamu sangat menginginkannya hmm"ucap wanita itu


"Masih banyak wanita yang lebih baik daripada dia, lagian sekarang dia sudah hamil anak suaminya


"Aku gak mau tau Mom,aku ingin dia,tapi aku tidak ingin anaknya dan aku juga tidak ingin dia ingat jika dia pernah punya anak"jawab pemuda itu


"Bagaimana caranya"ucap wanita itu bingung.


Lalu anaknya itu membisikkan sesuatu pada wanita itu yang membuat wanita itu membelalakkan matanya.


"Mommy hanya perlu melakukan hal itu, setelahnya mamih taruh ia di ...... nanti setelah aku keluar aku akan menjemputnya"ucap anaknya itu


"Baik akan Mommy lakukan, berarti mommy harus menyewa orang untuk menjaganya"ucap wanita itu


"Mommy tidak perlu menyewa siapa-siapa untuk merawatnya, mommy hanya perlu taruh ia di pinggiran desa A nanti akan ada orang yang merawatnya disana,dan juga lakukan saja nanti setelah ia melahirkan anaknya"jawabnya


"Kamu yakin"tanya wanita itu


"Hmm"jawabnya sambil mengangguk


"Yah,setidaknya aku masih baik memberikan kado perpisahan untuknya"lanjutnya


"Dasar"ucap sang wanita


"Sebentar lagi jam besuk habis, mommy harus pergi dulu"ucap wanita itu


Setelah kepergian sang mommy tampak si pemuda tersenyum.


"Tidak sabar menunggu 5 tahun lagi, sayang tunggulah aku kembali"ucapnya lalu kembali ke ruangannya.


Sementara itu kini Naura dan Iqbal saat ini tengah menikmati makan malam di Ndalem.


Tampak suasana bahagia memenuhi ruangan tersebut,mereka sesekali menanyakan sesuatu hal yang sebenarnya tidak penting.


Setelah makan malam Naura dan Iqbal berjalan kearah kamar mereka di Ndalem.


"Mas kalau aku berhenti kuliah saja gimana"tanya Naura


"Mas gimana kamu saja sayang,kalau kamu merasa ingin berhenti kuliah Mas akan dukung, begitupun sebaliknya"jawab Iqbal


"Makasih ya Mas"ucap Naura lalu memeluk Iqbal


"Ihh manja banget sih,istri Mas ini"ucap Iqbal sambil mengusap kepala Naura


"Biarin"jawab Naura


"May sunah rasul yuk"ucap Iqbal

__ADS_1


"Ihh Mas mesum"ucap Naura


"Tapi ayo deh,hehe"lanjutnya.....


__ADS_2