
Mulai Masuk Kuliah Dan Munculnya Bibit-Bibit Pelakor
Ketika Naura membuka plastik jajanannya keempat sahabat dan adik iparnya kaget melihat begitu banyak jajanan asongan.
"Banyak amat Nau,lu borong semua ini"tanya Sella
"Iya gue borong,kasian soalnya pasti berat dia bawa semua ini"jawab Naura enteng
"Ya namanya juga jualan Nau masa dia bawa dikit"jawab Sella
"Udah ahh ayo mending kita makan aja"ucap Aisyah menengahi
"Iya Ning"jawab Tika Azizah dan Rindu
Mereka berlima pun asik menyantap jajanan itu dengan sesekali tampak bercanda.
Hari ini adalah hari pertama Naura akan melaksanakan kuliahnya, setelah kemarin selama satu Minggu Naura dan kedua sahabatnya itu menjalani masa orientasi sekarang mereka telah resmi menjadi salah satu mahasiswi di kampus tersebut.
Tampak saat ini bumil yang kehamilannya sudah menginjak satu bulan itu tengah mempersiapkan segala kebutuhan dirinya dan juga suaminya.
"Mas hari ini mulai ngajar di pesantren kan"tanya Naura
"Iya May,hari ini pembelajaran di pesantren sudah mulai aktif"jawab Iqbal
"Jangan genit-genit sama santriwati nanti"ancam Naura
Memang kebanyakan santri dan santriwati disini belum mengenal Naura sebagai Istri Iqbal alias Ning baru di pesantren itu selain santri dan pengurus yang tidak pulang saat liburan kemarin tidak ada lagi yang mengetahui hubungan mereka.
Mereka merencanakan akan mengumumkan ulang hubungan mereka ketika ulang tahun pesantren 1 bulan lagi.
"Kamu hati-hati yah May kuliahnya, jangan terlalu kecapean"ucap Iqbal
"Iya Mas, insyaallah aku kuat kok"jawab Naura
Selama tinggal di pesantren Naura sudah banyak berubah mau itu dari segi penampilan ataupun sikap dirinya.tapi untuk sifatnya memang Naura masih susah untuk merubah itu.
Tak berselang lama terdengar ketukan di pintu rumah bambu mereka, terdengar suara cempreng yang sudah sangat Naura hafal.
"Assalamualaikum Nau"ucap Sella
"Waalaikumussalam sebentar Sel,aku bentar lagi siap"jawab Naura yang memang sudah tidak menggunakan perkataan lu gue lagi.
Tak berselang lama tampak pintu itu terbuka menampakkan wajah wanita cantik yang meneduhkan hati.
"Wah akhirnya ustadzah kita selesai juga"ucap Sella
"Bisa aja kamu"jawab Naura
"Kamu cantik banget hari ini Nau"ucap Rindu
"Udah ahh jangan muji terus,nanti aku bisa terbang,haha"ucap Naura lalu tertawa
Akhirnya ketiga sahabat itupun berjalan menuju mobil milik Iqbal.
Semenjak kuliah memang Naura menggunakan mobil milik Iqbal untuk transportasi nya menuju kampus.
"Ehh ntar malam aku nginap di Asrama yah"ucap Naura
"Wihh asik,emang ustadz Iqbal kemana Nau"tanya Sella
"Ada urusan kerjaan jadi nanti dia abis ngajar langsung berangkat keluar kota"jawab Naura
"Lah terus pak ustadz Naik apa May"tanya Sella
"Naik motornya, Mas Iqbal kan punya motor cuma jarang dipakai,aku juga tadi udah tawarin mobil ini tapi dia bilang gak usah"jawab Naura
Mereka pun akhirnya meninggalkan area pesantren menuju ke kampus mereka, tampak suasana kampus yang sangat ramai di hari pertama mereka mulai belajar ini.
Sementara itu Iqbal tampak tengah berjalan menuju kelas saat tiba-tiba ada seorang ustadzah yang menghentikan langkahnya.
"Assalamualaikum Gus"ucap ustadzah itu
"Waalaikumussalam ustadzah,ada apa"jawab Iqbal
__ADS_1
"Gus kapan kembali ke pesantren"tanya ustadzah itu
"Alhamdulillah sudah hampir sebulan us"jawab Iqbal
"Kalau tidak ada yang ingin di bicarakan lagi saya pamit ke kelas dulu us"ucap Iqbal pamit
"Assalamualaikum"salam Iqbal
"Waalaikumussalam Gus"jawab ustadzah itu
"Masyaallah ganteng banget sih Gus Iqbal"gumam ustadzah itu.
"Nau kita langsung pulang nih"tanya Sella
"Aku mau beli Snack dan jajanan dulu buat nanti malam"jawab Naura
"Wih ustadzah memang paling top"ucap Sella
Merekapun mampir kesebuah minimarket untuk membeli Snack setelah selesai mereka pun kembali ke mobil untuk kembali ke pesantren sambil mencari jajanan di pinggir jalan.
Saat berhenti di pinggir jalan untuk membeli jajanan tiba-tiba hp Naura berbunyi tanda ada panggilan masuk,tampak nama Iqbal terlihat disana.
"Assalamualaikum May"salam Iqbal di sebrang sana
"Waalaikumussalam mas"jawab Naura
"Kamu udah dimana"tanya Iqbal
"Aku udah dijalan mas, sebentar lagi pulang ini masih beli jajanan"jawab Naura
"Ok mas tunggu dirumah bambu yah sebentar lagi mas berangkat"ucap Iqbal
Iya mas,yasudah May tutup dulu teleponnya yah mas, Sella udah selesai beli jajanannya, Assalamualaikum mas"ucap Naura
"Yasudah, Waalaikumussalam May"jawab Iqbal
Setelah mengakhiri panggilannya Naura pun langsung menjalankan mobilnya menuju ke pesantren.
"Kalian bawa dulu makanannya ke asrama yah,nanti aku nyusul,aku mau ngurus mas Iqbal dulu"ucap Naura
"Iya Nau"jawab Sella dan Rindu bareng
"Kita pergi dulu yah Nau, assalamualaikum"pamit Rindu dan Sella
"Waalaikumussalam"jawab Naura
Setelah teman-temannya pergi Naura langsung buru-buru berjalan menuju ke rumah bambu untuk menemui suaminya.
"Assalamualaikum Mas"salam Iqbal saat masuk kedalam rumah
"Waalaikumussalam May,gimana kuliahnya"tanya Iqbal
"Alhamdulillah lancar Mas,Mas gimana ngajarnya"Naura berbalik bertanya
"Alhamdulillah lancar juga May"jawab Iqbal
"Mas udah mau berangkat"tanya Naura
"Iya May biar cepat selesai urusannya, Mas gak bisa jauh sama istri mas ini, ditambah disini ada anak Mas"ucap Iqbal sambil mencium perut Naura
Naura pun mengantarkan Iqbal menuju ke motornya yang sudah ada di depan rumah bambu.
"Mas pamit dulu yah"ucap Iqbal
"Iya Mas, hati-hati yah"jawab Naura
"Assalamualaikum May"jawab Naura sambil mencium kening Naura
"Waalaikumussalam Mas"jawab Naura
Setelah kepergian Iqbal Naura pun mengunci rumah bambu lalu berjalan menuju asrama tempat sahabatnya berada.
Namun saat dalam perjalanan tiba-tiba dirinya menabrak seseorang hingga orang itu terjatuh.
__ADS_1
"Aduh"ucap orang itu meringis
"Maaf mbak saya tidak sengaja"ucap Naura mencoba membantu wanita itu
"Lain kali kalau jalan hati-hati dong"ucap wanita itu
"Iya mbak saya tadi tidak sengaja soalnya buru-buru"ucap Naura lagi
"Kamu santriwati baru yah disini"ucap wanita itu
"Ehh saya mbak"tanya Naura menunjuk dirinya
"Ya iya kamu siapa lagi"ucapnya
"Kamu buru-buru mau kemana tadi"tanya wanita itu lagi
"Saya mau ke asrama santri putri mbak"jawab Naura
"Kelas berapa kamu, perasaan saya baru melihat kamu"tanya wanita itu
"Ehh saya sudah kuliah mbak"ucap Naura
"Kuliah,lalu sedang apa kamu disini"tanya wanita itu lagi
"Saya kan tadi sudah bilang mbak saya mau ke Asrama santri putri,saya mau nginep disana"ucap Naura masih santai
"Siapa yang ngizinin kamu nginap di sini"tanya wanita itu lagi
"Gus Iqbal"jawab Naura
"Beneran Gus Iqbal"ucap wanita itu sedikit kaget
"Kalau mbak tidak percaya silahkan mbak tanya kan sendiri,saya permisi dulu"ucap Naura,namun baru satu langkah dirinya berjalan tangan Naura sudah dicekal oleh wanita itu.
"Kamu jangan tebar sama Gus Iqbal yah,saya itu calon istrinya"ucap wanita itu
"Apa calon istri,hahaha"Naura yang mendengar ucapan sang wanita tak bisa menahan tawanya.
"Terserah mbaknya aja lah,saya cuma ingatin kalau ngayal jangan ketinggian, Assalamualaikum"ucap Naura pergi dari sana
"Hey kembali kamu,saya belum selesai ngomong"teriak wanita itu,namun Naura hanya menjawab dengan menjulurkan lidahnya
Setelah mengalami sedikit gangguan akhirnya Naura pun sampai di kamar asrama sahabatnya itu.
"Assalamualaikum"salam Naura
"Waalaikumussalam Ning,ayo masuk"ucap Tika
"Loh Tik,yang lainnya kemana"tanya Naura
"Lagi ngambil piring di dapur Ning"jawab Tika
"Owh"balas Naura
"Assalamualaikum"terdengar suara dari depan pintu disusul masuk nya tiga orang gadis kedalam kamar itu
"Waalaikumussalam"jawab Naura dan Tika
"Nau elu tadi ribut di luar kenapa"tanya Sella
"Aku gak ribut Sel"jawab Naura
"Tadi kamu sama ustadzah Arum kenapa May"kali ini Rindu yang bertanya
"Ehh dia ustadzah to"ucap Naura
"Aku tadi tidak sengaja nabrak dia"lanjut Naura
"Ning kayanya Ning Naura harus hati-hati deh sama ustadzah Arum"ucap Azizah
"Kenapa,apa karena dia suka sama suami aku"tanya Naura
"Iya Ning"jawab Azizah
__ADS_1
"Kalian tenang aja,kalau cuma lawan bibit-bibit Pelakor kaya gitu mah enteng"jawab Naura......