
Acara Empat Bulanan Sang Bunda
Keesokan paginya setelah shalat Subuh rombongan Naura dan Iqbal sudah bersiap meninggalkan Pesantren.
"Kami pamit dulu yah Umi Abi"
Kami pamit dulu Bu nyai pak Kyai"
"Kalian hati-hati yah, pelan-pelan saja bawa mobilnya"ingat Kyai Razi
"Iya Bi, Assalamualaikum"salam Iqbal dan yang lainnya
"Waalaikumussalam"jawab Kyai Razi dan Aini
Tampak dari kejauhan sepasang mata mengawasi mereka.
"Kenapa Gus Iqbal naik mobil bersama mereka,mau kemana"ucapnya bingung
"Saya harus selidiki ini"dirinya pun bergegas pergi dari sana.
Sementara itu rombongan Naura saat ini sedang dalam perjalanan menuju Jakarta,tampak wajah bahagia dari keenam orang yang ada dalam mobil itu.
"Akhh akhirnya bisa kembali ke Jakarta,gue kangen banget sama orang tua gue"ucap Sella
"Aku juga sama Sel"jawab Naura
"Ehh ngomong-ngomong,kalian itu orang mana"tanya Naura pada Tika dan Azizah
"Kita mah orang Cianjur asli Ning"jawab Tika
"Owh,nanti pokoknya aku bakal bawa kalian jalan-jalan keliling Jakarta ok"ucap Naura
"Terimakasih Ning"ucap keduanya
"Sama-sama"jawab Naura.
Setelah beberapa lama perjalanan akhirnya rombongan mereka sudah memasuki kota Jakarta.
"Wahh gedungnya tinggi-tinggi banget Ning"kagum Tika dan Azizah
"Memangnya kalian baru pertama ke Jakarta"tanya Naura
"Iya Ning kita baru pertama ke Jakarta,iya kan zah"jawab Tika
"Iya Ning,ini pertama kali bagi saya ke Jakarta"jawab Azizah
"Wahh,aku jadi makin semangat buat bawa kalian jalan-jalan kalau begitu"ucapnya
"Mas nanti kita jalan-jalan yah"ucap Naura pada Iqbal
"Insyaallah May,kalau tidak ada halangan"jawab Iqbal
"Yeay"teriak Naura.
Akhirnya mereka pun telah sampai di rumah orang tua Naura.
"Assalamualaikum"salam mereka berenam
"Waalaikumussalam, tunggu sebentar"jawab Erlina dari dalam.
Beberapa saat kemudian terbukalah pintu menghadirkan wajah wanita paruh baya yang masih cantik di usianya apalagi saat ini dirinya tengah hamil.
"Bunda Nau kangen"ucap Naura sambil memeluk Erlina
"Bunda juga kangen saya"jawab Erlina membalas pelukan Naura.
__ADS_1
"Ayo masuk dulu kebetulan Bunda sudah masak buat makan siang"ucap Erlina mempersilahkan mereka masuk.
"Wahh,Nau kangen masakan Bunda,ayo semuanya kita makan dulu"ajak Naura.Semantara Erlina dan Iqbal hanya geleng-geleng melihat kelakuan Naura.
"Daddy ke kantor kah Bun"tanya Iqbal
"Iya Bal,dia lagi ngeberesin kerjaan Minggu ini supaya nanti gak terlalu numpuk"jawab Erlina
"Mas ayo sini makan"ajak Naura yang sedang menyiapkan Nasi untuk suaminya itu
"Iya May,ayo Bun"ucap Iqbal
Akhirnya mereka pun makan siang bersama,tampak kehangatan diantara mereka semuanya menikmati makanan mereka.
Tepat jam 5 sore terdengar suara mobil yang sudah sangat familiar bagi Naura dari depan rumah,Naura pun langsung bergegas menuju kedepan.
"Assalamualaikum"salam Alan
"Waalaikumussalam Daddy"teriak Naura langsung memeluk Alan
"Ululu,udah mau jadi ibu juga kok masih manja sih"ucap Alan sambil membalas pelukan Naura
"Biarin Naura kangen tau Dad"ucap Naura dalam pelukan
"Daddy juga kangen sama anak Daddy yang paling nakal ini"jawab Alan
"Ihh masa Nau nakal"jawab Naura jutek
"Emang kamu nakal"ucap Alan sambil mencubit hidung Naura
"Daddy udah makan belum"tanya Naura mengalihkan topik
"Daddy belum lapar Nau,nanti saja kita makan bareng,yasudah Daddy mau ke kamar dulu yah mau mandi"jawab Alan
"Ok Dad, Daddy juga udah bau acem"ucap Naura
Malamnya mereka makan malam bersama dengan penuh kehangatan,besok mereka berencana untuk pergi jalan-jalan ke pantai Ancol,karena memang Acaranya masih 3hari lagi.
Keesokan paginya tampak Naura dan keempat sahabatnya sudah menunggu di mobil Iqbal untuk jalan-jalan
"Mas buruan ihh"ucap Naura pada Iqbal yang masih berada di teras
"Sebentar May,ini Mas masih pake sepatu"jawab Iqbal
Lalu tak berselang lama Iqbal pun beranjak menuju mobil.
Iqbal hari ini akan membantu Alan menyelesaikan pekerjaan kantor supaya tidak terlalu menumpuk saat di tinggal libur besok dan lusa.
"Mas sampai sini saja yah,kalian hati-hati jalan-jalannya"ucap Iqbal
"Iya Mas"jawab Naura
"Iya Gus"jawab yang lain
"Assalamualaikum"salam Iqbal
"Waalaikumussalam"jawab Naura dan yang lainnya tak lupa Naura juga mencium punggung tangan Iqbal
Setelah Iqbal turun Naura menggantikan posisi Iqbal untuk menyetir
Hari ini mereka pun menikmati liburan mereka di pantai Ancol seharian tampak wajah-wajah bahagia terpancar dari mereka,apalgi Tika dan Azizah yang baru pertama kali datang ke Jakarta.
Setelah puas bermain pasir dan air di pantai,mereka saat ini tengah menuju sebuah restoran untuk makan siang yang sudah telat karena waktu sudah menunjukkan pukul setengah 3 sore.
"Kalian Mau makan apa"tanya Naura pada para sahabatnya itu.
__ADS_1
"Terserah saja Nau"jawab Rindu
"Yasudah kita makan Sushi saja yah"ucapnya
"Iya"jawab Rindu
"Emm,maaf Ning Sushi itu apa yah"tanya Tika dan Azizah ragu
Mendengar pertanyaan seperti itu Naura dan Sella lantas tak mampu menahan tawa mereka, sementara Rindu hanya geleng-geleng saja.
"Maaf maaf,Sushi itu makan khas Jepang Tik,zah"jawab Naura
"Owh,iya Ning maaf kita tidak tau"jawab Tika
"Gak papa kok santai aja"jawab Naura.
Mereka kini telah selesai menikmati makan siang telat mereka.
"Gimana rasanya sushi Tik,zah"tanya Naura
"Aneh Ning"jawab Tika
"Mahal lagi Ning, mending kita makan warteg saja"jawab Azizah
"Hehe,kita sekarang nganterin Sella pulang dulu yah"ucap Naura yang di angguki semuanya.
Setelah mengantarkan Sella pulang Naura dan yang lainnya mampir ke minimarket terlebih dahulu untuk membeli snack.
Keesokan harinya tampak keadaan rumah Erlina sudah sangat sibuk.Tampak para tetangga ikut membantu menyiapkan segala sesuatunya.
Tampak Naura dan yang lainnya juga turut membantu sang Bunda.
"Bun Nau bantu apalagi nih"tanya Naura
"Gak usah Nau kamu istirahat saja,kamu kan lagi hamil muda juga"jawab Erlina
"Tapi Bun"ucap Naura
"Tidak ada tapi-tapian ayo sekarang sini duduk dengan Bunda disini"ucap Erlina menepuk sofa kosong di sebelahnya
"Yaudah deh"pasrah Naura.
Setelah berkutat sedari pagi akhirnya acara syukuran empat bulanan pun di mulai bada Ashar,dan selsai sebelum Maghrib.
Saat ini terlihat keempat sahabat Naura tengah membereskan barang-barang sisa acara tadi.
Naura sebenarnya ingin membantu mereka namun kembali mendapatkan penolakan kali ini dari keempat sahabatnya.
"Ihh aku kan pengen bantu juga"rengek Naura
"Udah elo bantu do'a aja Nau"ucap Sella
"Mana ada yang kaya gitu"jawab Naura
"Ada,tadi gue baru ngomong"balas Sella
"Pokoknya aku mau bantu"Rajuk Naura
"Nih Nau kamu bantuin habiskan ini saja"ucap Rindu Membawa sepiring kue
"Wah,makasih Rindu"ucap Naura lalu membawa kue itu ke meja
"Dasar Bumil aneh"ucap Sella geleng-geleng kepala melihat tingkah Naura
"Udah ayo kita lanjutkan beres-beresnya"ingat Rindu
__ADS_1
"Siap Bu Ustadzah"jawab yang lainnya...
"Dasar"jawab Rindu