
Menuju Libur Sekolah
Setelah hari itu kehidupan Iqbal dan Naura pun menjadi kembali damai,sudah tidak ada lagi teror yang menggangu mereka.
Hingga tak terasa waktu Naura di SMA MANDIRI pun berakhir, dirinya baru saja selesai melaksanakan UN.
"Bang nanti kita liburan yuk"ajak Naura
"Kamu mau kemana May"tanya Iqbal
"May mau ke Cianjur dulu, setelah itu kita liburan kalau keluar negeri boleh gak bang"tanya Naura
"Boleh,kamu mau kemana"tanya Iqbal
"Gak usah jauh-jauh bang ke Malaysia aja gimana "tanya Naura
"Ok deal"jawab Naura
"Yasudah ayo kita pulang"ucap Iqbal
Keesokan harinya Iqbal dan Naura berangkat menuju rumah orang tua nya, kebetulan hari ini adalah hari Minggu jadi sang Daddy ada di rumah
"Assalamualaikum anak Daddy dan Bunda yang paling cantik datang"salam Naura
"Waalaikumussalam, cantik darimana nya coba"jawa Erlina dan Alan
"Ihh kalau aku gak cantik mana mungkin bang Iqbal mau sama aku"balas Naura
"Eleh Iqbal nikah sama kamu aja karena kepaksa,kalau gak nikah sama kamu pasti Iqbal dapat yang ukhti-ukhti bukan yang kaya preman pasar kaya kamu"jawab Erlina.
"Ihh kok Bunda ngomongnya kaya gitu sih"ucap Naura
"Emang bener bang,bang Iqbal nikahin May karena terpaksa"tanya Naura dengan muka sedihnya
"Enggak kok May, Abang nikah sama kamu itu sudah takdir jadi tidak ada kata terpaksa"jawab Iqbal
"Tuh Bun dengerin"ucap Naura
"Iya iya iya, terserah kamu aja lah, sudah to the point aja tujuan kalian kemari mau apa"tanya Alan
"Ihh Daddy masa anaknya ngunjungin rumah orang tua mesti punya tujuan aja"jawab Naura
"Tapi iya sih,kan bentar lagi liburan nih Dad Bun,aku sama mas Iqbal rencananya mau liburan ke Cianjur sama Malaysia, Daddy sama Bunda mau ikut gak,tapi ke Cianjur nya aja"ucap Naura lagi
"Lah kok cuma ke Cianjurnya doang,ke Malaysia nya kita gak diajak"jawab Erlina
"Enggak lah,aku sama bang Iqbal kan mau honeymoon"ucap Naura enteng
"Ohh mau honeymoon, Yasudah tapi jangan lupa bawa kado kabar baiknya yah"ucap Erlina
"Maksud Bunda kado kabar baik itu apa "tanya Naura
Erlina pun memberikan kode dengan menggerakkan tangannya dengan gerakan setengah lingkaran di depan perut
"Tekdung Nau"ucap Erlina santai
"Ihh Bunda apaan sih"Naura malu, yang di sambut gelak tawa oleh orang tua nya
"Emang kamu kapan berangkatnya"tanya Erlina
"Ya nantilah kalau udah libur"jawab Naura asal
"Ehh, rasanya mau Bunda masukin lagi aja ke perut Bunda anak satu ini"ucap Erlina.
"Hehe,vis Bun kalau Naura masuk lagi ke perut Bunda Naura gak bisa ketemu lagi sama bang Iqbal"jawab Naura
__ADS_1
"Bisa Nau tapi Iqbalnya udah punya anak dari cewek lain"ucap Erlina
"Ihh Bunda kok ngomong gitu sih,awas aja kalo abang selingkuhin May,may sunat lagi nanti"ancam Naura
"Mana ada abang selingkuhin kamu May, istri abang kan cuma satu kamu aja"jawab Iqbal
"Sudah-sudah ayo kita makan siang dulu "lerai Alan
Mereka pun berjalan kearah ruang makan.
Tak terasa surat kelulusan pun sudah di berikan, dengan begitu resmi sudah Naura lulus dari SMA Mandiri yang telah menemani hidupnya selama 3 tahun ini.
Setelah Naura lulus Iqbal pun memutuskan untuk keluar dari sekolah dan memutuskan untuk menetap di Cianjur bersama untuk sementara.
Hal itu dilakukan agar Naura bisa lebih mengenal tuhannya,dan Naura pun setuju hal itu Naura merasa penasaran bagaimana kehidupan di pesantren milik mertuanya itu.
Kini Iqbal dan Naura tengah membereskan barang-barang mereka, setelah itu mereka akan menuju rumah sang Bunda sebelum berangkat ke Cianjur bersama-sama.
Ketika mereka sampai di rumah sang Bunda tampak disana ada Rindu dan keluarganya beserta Sella,saat melihat Naura datang Sella langsung berjalan kearah Naura.
"Nau lu beneran mau pindah ke Cianjur"ucap Sella
"Iya sel cuma sebentar kok, paling sampai gue lulus kuliah doang"jawab Naura
"Elu juga mau balik ke Cianjur Ndu"tanya Naura yang melihat ada keluarga Rindu disini
"Iya May,aku mau kuliah disana sekali nyari ilmu agama di pesantren Gus Iqbal lagi"jawab Rindu
"Gus Iqbal....?tanya Naura bingung
"Hehe, maksudnya pak Iqbal Nau,Gus itu sebutan untuk anak pemilik pondok pesantren"jawab Rindu
"Owh gitu,jadi lu nanti tinggal di pesantren dong"tanya Naura
"Iya Nau"ucap Rindu
"Boleh May,tapi sesekali aja ya"jawab Iqbal
"Loh kok sesekali sih"Naura bingung
"Lah kalau kamu tidur sama Rindu terus suami mu ini mau dikemanain May"jawab Iqbal sambil mencubit pipi Naura
"Ehh,iya yah, terus kita nanti tidur dimana dong"tanya Naura
"Ada satu rumah khusus mas kok"jawab Iqbal
"Owh"ucap Naura
"Pak Iqbal,gue boleh ikut gak,gue gak jadi kuliah di luar negeri deh,gue kuliah di Cianjur aja bareng Naura,gue ikut tinggal bareng Rindu di pesantren pak Iqbal yah"ucap Sella tiba-tiba
"Kamu yakin Sel"tanya Iqbal
"Yakin pak"jawab Sella
"Lalu gimana nanti orang tua mu"tanya Iqbal lagi
"Mereka pasti setuju kok pak apalagi disana ada Naura dan Rindu"jawab Sella
"Yasudah kamu boleh ikut,apa kamu sudah menyiapkan pakain kamu"tanya Iqbal lagi
"Belum pak,jawab Sella sambil menggelengkan kepalanya
"Yasudah kalau begitu nanti kita mampir kerumah mu yah, sekalian ijin sama keluarga mu dulu"ucap Iqbal
"Ok pak, makasih ya"ucap Sella,yang di balas anggukan oleh Iqbal
__ADS_1
"Yeay kita bertiga lagi"ucap Naura gembira langsung memeluk kedua sahabatnya itu.
"Iya dong kita kan tak terpisahkan"ucap Sella
"Yasudah ayo kita berangkat biar gak kemalaman sampai sananya"ucap Iqbal menginterupsi
"Sel kamu ikut mobil kami yah"ajak Erlina
"Ok Tan"jawab sella
Akhirnya mereka pun telah sampai di rumah Sella, Sella langsung keluar dari mobil dengan semangat 45.
"Assalamualaikum,ayah mamah"ucap Sella sambil berlari masuk
"Waalaikumussalam kamu kenapa lari-lari gitu sih sel"tanya mamahnya Sella
"Mah Sella izin gak jadi kuliah ke luar negeri yah, Sella mau kuliah di Cianjur aja bareng sama Naura dan Rindu"ucap Sella
"Loh emang kenapa sel"tanya mamahnya Sella
Belum sempat Sella menjawab lebih dulu terdengar ucapan salam dari depan,yang membuat mamahnya Sella bergegas kedepan.
"Ehh jeng Erlina tumben ada apa kesini"tanya mamanya Sella
"Iya jeng Mel,saya mau izin bawa Sella pergi ke Cianjur, katanya gak mau pisah sama 2 sahabatnya"ucap Erlina
"Loh emang jeng Erlina mau pindah ke Cianjur kenapa"tanya Mel
"Saya gak pindah jeng,cuma anak saya aja yang pindah,emang Sella belum cerita yah kalau Naura udah menikah"ucap Erlina
"Sella udah cerita kok jeng,cuma saya gak tau aja kalau suaminya orang Cianjur, suaminya yang mana sih jeng,saya jadi penasaran"tanya Mel
"Bal Nau sini sayang"panggil Erlina
"Assalamualaikum Tante"ucap Naura dan Iqbal, Naura langsung mencium tangan Melati, sementara Iqbal menangkupkan kedua tangannya di depan dada.
"Wihh jadi ini suaminya toh,ganteng banget,ehh iya kalau Sella ikut ke Cianjur nanti dia tinggal dimana"ucap Melati
"Sella nanti akan tinggal di pesantren milik Abi saya Tan,bareng dengan Rindu"ucap Iqbal
"Owhalah udah ganteng alim lagi, Yasudah saya setuju kalau gitu"ucap Melati
"Alhamdulillah kalau seperti itu"ucap Iqbal
"Mah Ayah dimana"ucap Sella yang sudah membawa koper
"Aya sedang keluar,tunggu sebentar mamah telepon dulu"jawab Melati
Dirinya pun langsung menelpon suami mengabarkan kalau anaknya ingin kuliah di Cianjur,dan ingin berangkat hari ini juga.
Selang beberapa menit ayah Sella pun datang dengan tergesa-gesa
"Assalamualaikum"salam ayah Sella
"Waalaikumussalam"jawab semua orang yang ada di dalam rumah
"Wah ramai sekali ini"ucap ayahnya Sella
"Iya nih Mas, gara-gara anak mu itu tuh,yang tiba-tiba pengen ke Cianjur"jawab Melati
Akhirnya terjadilah percakapan diantara mereka yang berakhir di perbolehkannya Sella ikut ke Cianjur, apalagi mendengar jika Sella akan tinggal di lingkungan pesantren.
Setelah urusan dengan orang tua Sella selesai rombongan Iqbal pun kembali melanjutkan perjalanan mereka menuju ke Cianjur.
Setelah perjalanan yang cukup panjang akhirnya mereka sampai di Cianjur saat hampir Maghrib.
__ADS_1
Saat adzan Maghrib berkumandang mereka telah tiba di depan gerbang pondok pesantren yang bertuliskan
PONDOK PESANTREN AR-RAHMAN