Istri Rahasia Guru Idaman

Istri Rahasia Guru Idaman
Kebahagiaan


__ADS_3

Kebahagiaan


"Alhamdulillah semuanya sudah selesai,kalian boleh kembali ketempat kalian masing-masing dan untuk 


Kebahagiaan


"Ustadzah Arum silahkan kemasi barang-barangnya karena mulai besok hukuman Ustadzah sudah dimulai sampai 6 bulan kedepan"ucap Kyai Razi


"Baik Pak Kyai"jawab Ustadzah Arum dengan masih menangis.


Akhirnya mereka semua pun kembali ke tempatnya masing-masing begitu pula dengan Iqbal dan Naura yang sudah kembali ke Rumah bambu mereka.


"Alhamdulillah ya Mas semuanya sudah selesai"ucap Naura


"Alhamdulillah sayang, Mas bersyukur semuanya berjalan lancar"jawab Iqbal.


Sementara itu tidak jauh dari pesantren tampak seorang pria tengah menerima pesan dari seseorang.


"Kamu lakukan rencana kita secepatnya, pastikan kamu bisa membawa wanita itu"ucap seseorang di telepon


"Miss tenang saja,saya pastikan akan membawa wanita itu kehadapan Miss bagaimanapun caranya"ucap pria itu


"Bagus,kerjakan secepatnya kalau kamu bisa bawa dia kehadapan saya dalam waktu 1 Minggu saya akan berikan kamu bonus yang besar"ucap wanita itu


"Akan saya laksanakan Miss,Miss hanya tinggal menunggu kabar baik dari saya"jawab pria itu


Pria itu pun mematikan panggilannya dan kembali melihat kearah pesantren tersebut.


"Sebentar lagi gue akan dapat banyak duit"ucapnya menyeringai lalu meninggalkan tempat itu.


"Mas nanti malam mau makan apa"tanya Naura yang saat ini tengah duduk di kasur kamar mereka


"Terserah kamu saja May, Mas ikut kamu saja"jawab Iqbal yang tengah mempersiapkan bahan untuk dirinya mengajar.


Setelah selesai menyiapkan bahan untuknya mengajar ia pun pamit pada Naura untuk pergi mengajar.


Setelah kepergian Iqbal karena merasa bosan Naura pun menyusul keluar rumah untuk menemui sahabatnya.


Keesokan harinya Naura sudah kembali beraktivitas seperti biasa, rencananya ia akan mulai kembali berkuliah.


"Kamu yakin May mau langsung kuliah"tanya Iqbal


"Iya Mas aku yakin kok"jawab Naura


"Yasudah kalau seperti itu kamu hati-hati yah, berangkatnya sama Sella dan Rindu kan"tanya Iqbal


"Iya Mas, yasudah aku pamit yah, Assalamualaikum"salam Naura sambil mencium tangan Iqbal


"Waalaikumussalam"jawab Iqbal


Saat Naura telah sampai di dekat mobilnya tampak kedua sahabatnya itu sudah menunggu disana.


"Lama amat sih Nau"ucap Sella


"Ya maaf Sel,biasa kalau udah nikah kan gak bisa langsung pergi gitu aja,harus nyiapin kebutuhan suami dulu, pamitan dulu baru bisa berangkat"jawab Naura sambil tersenyum


Mereka pun akhirnya melajukan mobil mereka menuju kampus.

__ADS_1


Setelah sampai di kampus mereka pun masuk menuju kelas mereka.


"Naura kamu gimana kabarnya,aku dengar kamu kemarin menghilang"tanya salah satu teman sekelas Naura


"Alhamdulillah aku tidak papa kok"jawab Naura


Setelah sedikit berbincang dengan mahasiswi lainnya Naura pun memilih langsung duduk di bangkunya.


Setelah selesai kuliah Naura dan kedua sahabatnya merencanakan akan pergi belanja terlebih dahulu sebelum kembali ke Pesantren.


"Ehh Nau kelompok elu kapan rencananya mau kerja kelompok"tanya Sella saat mereka telah tiba di pusat perbelanjaan


"Mereka bilang sih lusa di kafe depan kampus,kalau kalian"tanya Naura


"Sama sih,cuma beda lokasi doang"jawab Sella yang diangguki oleh Rindu


"Kalian dimana kerja kelompoknya"tanya Naura lagi


"Di rumah ketua kelompoknya"jawab Sella


"Owh yaudah,yuk mending kita belanja aja"ucap Naura


"Kamu mau beli apa Nau"tanya Rindu


"Mau beli gamis yang agak gede sama daster buat dirumah"jawab Naura


"Cie yang udah mau jadi emak-emak sekarang udah mulai pake daster"jawab Sella


"Haha,apaan sih"jawab Naura


Sementara tidak jauh dari mereka tampak seseorang tengah mengamati gerak-gerik mereka.


"Hmm,jadi lusa mereka akan kerja kelompok,dan akan terpisah"ucapnya


"Ini bisa jadi kesempatan gue membawa wanita itu kepada Miss,hahaha kalau tugas ini selesai gue bisa langsung kaya"lanjut pria itu lalu berjalan pergi meninggalkan mereka karena ia sudah mendapatkan apa yang ia inginkan.


Saat ini Naura tengah bersiap-siap untuk melaksanakan shalat ashar saat Iqbal datang.


"Assalamualaikum May"salam Iqbal


"Waalaikumussalam Mas"jawab Naura sambil mencium tangan Iqbal


"Baru abis shalat kah"tanya Iqbal


"Baru mau shalat Mas,hehe"jawab Naura cengengesan


"Kenapa telat shalatnya"tanya Iqbal


"Aku baru sampai Mas"jawab Naura


"Owh,yudah gih buruan shalat"ucap Iqbal


"Iya Mas,aku shalat dulu ya,kalau Mas udah lapar di meja ada makanan"ucap Naura lalu berjalan menuju kamar


Merekapun menjalankan aktivitas mereka seperti biasanya,hanya saja malam ini tampak seperti ada acara di pesantren.


"Ada acara apa Mas,kok ramai sekali"tanya Naura

__ADS_1


"Tidak ada kok May,cuma hari ini kan jadwal para orangtua santri mengunjungi anaknya,jadi agak ramai"jawab Iqbal


"Owh pantas saja"jawab Naura


"Aku pergi ketemu Sella sama Rindu dulu yah Mas"ucap Naura berpamitan dengan Iqbal


"Iya May, hati-hati yah"jawab Iqbal


"Ok bos"ucap Naura sambil berpose hormat ala tentara


"Haha,dasar kamu ini,udah sana katanya mau main"ucap Iqbal


"Ihh siapa yang mau main sih Mas,aku tuh mau ketemuan sama sahabat ku bukannya main"jawab Naura


"Sama saja"ucap Iqbal


"Beda lah"jawab Naura


Saat Naura hendak melangkahkan kaki, tiba-tiba datang beberapa ibu-ibu menghampiri mereka.


"Assalamualaikum Gus"salam mereka


"Waalaikumussalam"jawab Iqbal dan Naura


"Ini ada sedikit oleh-oleh untuk Gus dan Keluarga"ucap ibu-ibu itu sambil menyodorkan bingkisan yang ia bawa


"Terimakasih yah ibu-ibu, bingkisannya kami terima"bukan Iqbal yang menjawab melainkan Naura,hal itu membuat para ibu-ibu itu bertanya siapa dia.


"Ini istri saya namanya Naura"jawab Iqbal yang melihat ekspresi ibu-ibu itu yang bingung


"Ehh, astaghfirullah,maafkan kami Ning"ucap ibu-ibu itu sambil menyalimi tangan Naura membuat Naura kaget


"Tidak apa-apa Bu,maaf yah jadi merepotkan kalian seperti ini"jawab Naura


"Ini tidak merespon kok Ning kami ikhlas, itung-itung sebagai tanda terimakasih telah menjaga dan mendidik anak-anak kami"jawab salah satu dari mereka


"Karena hadiahnya sudah diterima kami izin pamit dulu Ning Gus, Assalamualaikum"pamit mereka


"Waalaikumussalam"jawab Naura dan Iqbal


Setelah ibu-ibu itu pergi Naura membawa bingkisan itu ke dalam rumah dan membukanya satu persatu.


"Alhamdulillah,ada makanan sama beberapa bahan masakan dan buah-buahan Mas"ucap Naura


"Alhamdulillah,kamu antarkan ke Umi sebagian yah,kalau kamu mau bawa buat sahabat kamu juga gak papa"jawab Iqbal


"Iya Mas"jawab Naura


Naura lalu memisahkan sedikit makanan untuk mereka,lalu membawa sisanya untuk ia berikan pada Uminya.


Setelah memberikan makanan hasil pemberian dari ibu-ibu tadi pada sang Umi,Naura pun melanjutkan niatnya tadi untuk menuju para sahabatnya.


Saat Naura menunjukan makanan yang ia bawa tampak mata semua sahabatnya berbinar melihatnya.


Naura pun memberikan makanan itu kepada mereka agar mereka memakannya.


Tampak canda tawa menghiasi ruangan itu yang menunjukkan semua penghuni ruangan itu tengah berbahagia.

__ADS_1


__ADS_2