
Naura Di Jebak
Saat ini terlihat keempat sahabat Naura tengah membereskan barang-barang sisa acara tadi.
Naura sebenarnya ingin membantu mereka namun kembali mendapatkan penolakan kali ini dari keempat sahabatnya.
"Ihh aku kan pengen bantu juga"rengek Naura
"Udah elo bantu do'a aja Nau"ucap Sella
"Mana ada yang kaya gitu"jawab Naura
"Ada,tadi gue baru ngomong"balas Sella
"Pokoknya aku mau bantu"Rajuk Naura
"Nih Nau kamu bantuin habiskan ini saja"ucap Rindu Membawa sepiring kue
"Wah,makasih Rindu"ucap Naura lalu membawa kue itu ke meja
"Dasar Bumil aneh"ucap Sella geleng-geleng kepala melihat tingkah Naura
"Udah ayo kita lanjutkan beres-beresnya"ingat Rindu
"Siap Bu Ustadzah"jawab yang lainnya...
"Dasar"jawab Rindu.
Keesokan harinya mereka kembali memanfaatkan momen liburan di Jakarta ini dengan berjalan-jalan ke Mall.
"Kita mau beli apa nih Nau"tanya Sella
"Aku mau beli gamis,kalian juga harus beli yah"tunjuk Naura pada Tika dan Azizah
"Tapi Ning...."jawab mereka berdua
"Gak ada tapi-tapian pokoknya kalian ambil aja,gak usah mikirin uang,biar nanti aku yang bayar,paham"ucap Naura
Sebelum menjawab Tika dan Azizah melihat kearah Iqbal terlebih dahulu saat melihat Iqbal menganggukan kepalanya mereka pun menjawab.
"I-iya Ning"jawabnya
"Bagus"ucap Naura
"Mas juga beli baju Koko yah,nanti aku cari yang couple buat kita"ucap Naura pada Iqbal
"Iya May, Mas terserah kamu aja"jawab Iqbal.
Mereka pun akhirnya menghabiskan banyak waktu di Mall dengan berkeliling ke berbagai toko.
Tampak saat ini tangan mereka telah penuh dengan berbagai macam tas belanjaan mereka,Tika dan Azizah pun yang tadinya hanya akan membeli satu set gamis saja,justru sekarang malah membawa banyak barang.
"Ning ini kebanyakan buat kita"ucap Tika
"Kebanyakan apanya sih,nggak kok,kalian tenang saja"jawab Naura
"Sebelum pulang kita makan dulu yah"ucap Iqbal
"Iya Mas"jawab Naura
"I-iya Gus tapi kalau boleh jangan ke restoran Jepang lagi yah"
"Kenapa memang"tanya Iqbal
Sementara Naura,Sella dan Rindu sedang berusaha menahan tawa mereka.
"Rasanya aneh Gus,mahal pula"jawab mereka
"Hahaha"akhirnya Naura sudah tidak bisa menahan tawanya lagi di susul oleh Sella.
"Yasudah kita ke restoran lokal saja"ucap Iqbal.
__ADS_1
Saat ini mereka telah sampai di Restoran yang mereka tuju.Mereka tengah menunggu pesanan mereka datang.
Mereka memesan berbagai macam makanan daerah yang cukup banyak.
"Nau lu gak kebanyakan ini"tanya Sella yang melihat begitu banyak makanan di meja mereka
"Enggak kok,kalian ambil aja apa yang kalian mau,nanti sisanya aku yang abisin"jawab Naura
"Emang lu mampu Nau"tanya Sella lagi
"Insyaallah udah ayo makan"jawab Naura mengakhiri obrolan.
Keempat sahabat Naura hanya bisa melongo melihat Naura yang berhasil menghabiskan seluruh makanan yang ada di meja tersebut.
"Gila lu Nau,gue gak nyangka lu bisa habisin semuanya"ucap Sella masih kaget
"Sekarangkan aku kan makan buat berdua,hehe"jawab Naura.
Sementara itu di meja lain yang agak jauh dari mereka tampak seorang laki-laki tampak seperti sedang berusaha untuk menghubungi seseorang.
"Hallo Mis,saya sudah berhasil menemukan mereka"ucap lelaki itu
"Ikuti mereka,cari tahu dimana mereka tinggal"ucap seorang wanita di sebrang sana
"Baik Miss"jawabnya lalu mematikan panggilan tersebut.
Setelah selesai makan Naura, Iqbal dan yang lainnya memutuskan untuk pulang kembali ke rumah sang Bunda.
"Ning kita kapan pulang ke Cianjur"tanya Tika
"Besok kita udah pulang kok,kenapa"jawab Naura
"Saya dan Azizah gak enak ninggalin tanggung jawab kita terlalu lama Ning"jawab Tika
"Tenang saja selama kalian pergi sudah di sediakan Ustadzah pengganti kok"jawab Naura
"Iya kan Mas"lanjutnya
"Iya"jawab Iqbal.
"Bun kita pamit yah,Bunda sehat-sehat di sini yah"ucap Naura
"Iya Nau,kamu juga hati-hati di jalannya,juga jaga kesehatan mu dan bayi mu"ucap Erlina
"Tante kita juga pamit yah, makasih loh udah nyambut kita disini"ucap Sella mewakili sahabatnya.
"Iya Sel sama-sama,kaliankan sahabatnya Naura berarti kalian juga anak-anak Tante"jawab Erlina
"Uhhh,makin sayang deh sama Tante"ucap Sella memeluk Erlina.
"Ini sama Daddy gak ada yang mau pamitan apa"ucap Alan
"Hehe,kita pamit yah Daddy,tolong jaga Bunda Naura sama adik Naura juga"ucap Naura
"Iya sayang,kamu juga jaga diri disana yah,jangan melawan sama suami"ingat Alan
"Iya Dad"jawab Naura
Setelah acara pamitan yang cukup menguras waktu, akhirnya mobil Naura, Iqbal dan keempat sahabat Naura sudah melesat meninggalkan Rumah sang Bunda untuk kembali ke Pesantren.
Setelah beberapa jam di jalanan rombongan Naura kini telah memasuki halaman pesantren.
Sesaat setelah mobil yang di kendarai oleh Iqbal melewati gerbang pondok,tampak sebuah mobil berhenti di sebrang pondok.
"Hallo Miss,mereka memasuki Pondok pesantren Ar-rahman di Cianjur"ucap seseorang yang ada di mobil.
"Kerja bagus, nanti akan saya transfer uangnya,untuk selanjutnya tunggu aba-aba dari saya"jawab seseorang di sebrang sana
"Siap Miss"jawabnya,lalu pergi meninggalkan tempat itu.
Sementara itu tampak rombongan Naura kini telah turun dari mobil.
__ADS_1
"Kalian mau mampir dulu ke ndalem atau nggak"tanya Naura
"Tidak usah Ning kita langsung ke Asrama saja"jawab Tika
"Iya Nau kita langsung ke Asrama saja,gak enak kalau ke ndalem dulu"jawab Rindu
"Yasudah kalian hati-hati yah"ucap Naura
"Kami pamit dulu, Assalamualaikum"salam mereka
"Waalaikumussalam"jawab Iqbal dan Naura.
Sesaat setelah sahabat Naura pergi,turut datang Ustadzah Arum mendekati mereka.
"Assalamualaikum Gus"salamnya
"Waalaikumussalam,ada apa Ust"jawab Iqbal
"Maaf Gus kalau boleh tau,Gus Iqbal dan Naura sudah darimana yah"tanya Ustadzah Arum
"Saya sudah dari Jakarta menghadiri acara 4 bulanan ibunya Mayra"ucap Iqbal sambil menunjuk Naura
"Tapi kenapa lelakinya hanya Gus Iqbal saja"tanyanya lagi
"Apa ada masalah Ustadzah"tanya Iqbal
"Ehh,tidak Gus"ucap Ustadzah Arum gugup
"Kalau begitu saya permisi Assalamualaikum,ayo May"ucap Iqbal
"Assalamualaikum Ustadzah"ucap Naura sambil tersenyum mengejek kearah Ustadzah Arum
"Waalaikumussalam"jawabnya dengan wajah kesal
"Awas saja kamu tunggu pembalasan saya"ucapnya lalu pergi dari sana.
Keesokan harinya Naura sudah kembali masuk kuliah,saat ini dirinya tengah bersiap-siap untuk pergi ke kampus.
"Mas aku pergi naik motor saja yah"ucap Naura
"Loh kenapa May"tanya IqbalIqbal
"Hari ini aku pergi pulang sendiri Mas ada kerja kelompok kebetulan aku,Rindu dan Sella berbeda kelompok,jadi aku naik motor saja yah"jawab Naura
"Yasudah tapi hati hati yah, motornya ada di samping Ndalem"ucap Iqbal
"Iya Mas,aku berangkat dulu ya, Assalamualaikum"pamit Naura
"Waalaikumussalam"jawab Iqbal
Naura kini telah berada di samping Ndalem tempat motor Iqbal berada,saat dirinya akan menjalankan motornya datang santriwati mendekati Naura.
"Assalamualaikum"ucapnya
"Waalaikumussalam,ada apa yah"tanya Naura
"Kamu di tunggu Bu Nyai di gudang pesantren"jawabnya
"Loh memangnya ada apa"tanya Naura lagi
"Saya tidak tau"jawab santriwati itu
"Yasudah nanti saya kesana, terimakasih yah"ucap Naura,lalu kembali turun dari motornya.
Saat ini Naura telah sampai di depan gudang pesantren,namun tidak ada siapapun disana.
"Apa mungkin Umi ada di dalam yah"gumam Naura sambil melangkah masuk ke dalam gudang
"Assalamualaikum"ucap Naura saat telah masuk kedalam gudang.
Namun bukannya jawab salam yang diterimanya malah dirinya dikagetkan oleh suara pintu yang tertutup di belakangnya.
__ADS_1
"Hei siapa itu buka pintunya jangan main-main"ucap Naura sambil menggedor-gedor pintu gudang
"Hei buka pintunya"Naura mulai panik saat tidak mendengar jawaban dari luar.....