Istri Rahasia Guru Idaman

Istri Rahasia Guru Idaman
Menyelesaikan Masalah


__ADS_3

Menyelesaikan Masalah


"Dia namanya adalah Mayra Naura Berenice dan dia adalah Istri dari Muhammad Iqbal Al Haq alias menantu dari pemilik pondok pesantren ini.


DEG


Jantungnya serasa ingin loncat dari tempatnya mendengar kenyataan itu,dia tidak menyangka bahwa dia hampir mencelakai anggota keluarga Ndalem.


Sadar akan perbuatannya,ia pun segera turun dari kursinya lalu bersimpuh memeluk kaki Naura


"Ning maafkan saya"ucapnya berlinangan air mata


Naura yang mendapatkan perlakuan seperti itu secara tiba-tiba tentu saja kaget, dirinya buru-buru mengangkatnya untuk berdiri.


"Jangan seperti ini,malu dilihat orang"ucap Naura sambil berusaha untuk membangunkan Ayu


"Saya bersalah Ning hampir mencelakai Ning Naura dan anak Ning Naura,saya pantas di hukum,tapi saya mohon jangan keluarkan saya"ucap Ayu


"Yasudah tapi tolong jangan seperti ini,kalau kamu seperti ini saya justru akan bilang untuk mengeluarkan kamu dari sini"jawab Naura


Ayu yang mendengar hal itu buru-buru bangun dia tidak ingin dikeluarkan dari Pesantren.


Saat jam pelajaran telah usai Kyai Razi pun menyuruh salah satu santri untuk memanggil Ustadzah Arum ke Ndalem.


Setelah beberapa saat menunggu akhirnya terdengar salam dari pintu Ndalem.


"Assalamualaikum"


"Waalaikumussalam"jawab mereka


Setelah menjawab salam Aini berjalan untuk menemui Ustadzah Arum di depan.


"Maaf Bu Nyai,ada apa Bu Nyai memanggil saya"tanya Ustadzah Arum dengan wajah gembira


"Kita masuk saja dulu Rum"jawab Bu Nyai


Ustadzah Arum pun mengikuti Aini masuk menuju Ndalem,saat sampai di ruang tamu matanya langsung melebar melihat begitu banyak orang disana.


Lebih terkejutnya lagi ia saat melihat sosok Naura dan Ayu berada di antara mereka.


"Silahkan duduk Ustadzah"ucap Kyai Razi tegas

__ADS_1


"Terimakasih Kyai"jawabnya lalu duduk di kursi yang telah di siapkan


"Apakah Ustadzah tau kenapa Ustadzah kami panggil kemari"ucap Kyai Razi coba mengetes Ustadzah Arum


Tampak wajah Ustadzah Arum sedikit ketakutan,ia bingung harus menjawab apa pada sang pemimpin Pesantren ini.


"Maafkan saya pak Kyai saya khilaf"ucap Ustadzah Arum pelan


Akhirnya ia pun terpaksa mengakui kesalahannya,karena ia pikir percuma saja ia menutupi kesalahannya yang telah terbukti.


"Khilaf....?,memangnya Ustadzah Arum melakukan apa....?"tanya Kyai Razi


"Saya telah mengurung Naura di dalam gudang pak Kyai"jawab Ustadzah Arum


"Apakah Ustadzah tau karena perbuatan Ustadzah itu Ustadzah hampir saja menghilangkan dua Nyawa sekaligus"ucap Kyai Razi.


DEG


Tampak Ustadzah Arum kaget mendengar pengakuan dari pimpinannya itu.


"Ma-maksud pak Kyai,saya tidak paham"tanya Ustadzah Arum


"Naura tengah mengandung Ustadzah,dan ia memiliki ketakutan akan tempat gelap,hal itu hampir saja membunuh Naura dan bayinya jika Gus Iqbal menemukannya dengan cepat"jelas Kyai Razi


Jdeer


Bagaikan di sambar petir tengah siang bolong, perasaan sang Ustadzah tampak tengah diliputi berbagai macam perasaan.


Pertama ia kaget mengetahui bahwa Naura tengah mengandung


Lebih kaget lagi ia mendengar bahwa bayi yang di kandung Naura adalah penerus pimpinan pondok pesantren yang berarti anak itu merupakan anak dari Iqbal,orang yang ia cintai.


"Jadi anak yang dikandung Naura....?"tanya Ustadzah Arum menghabiskan rasa penasarannya


"Iya anak yang dikandung Naura adalah anak Gus Iqbal,Naura adalah istri Gus Iqbal"jawab Aini


Mendengar hal itu tulang-tulang ustadzah Arum serasa lemas,orang yang ia cintai sejak lama ternyata sudah memiliki istri dan sebentar lagi akan menjadi ayah.


"Apa alasan kamu melakukan ini"tanya Kyai Razi


"Itu,saya tidak suka dia dekat dengan Gus Iqbal"jawabnya

__ADS_1


"Kenapa...?"tanya Kyai Razi


"Sebab dia mencintai Mas Iqbal Bu"bukan Ustadzah Arum yang menjawab melainkan Naura


"Apakah benar seperti itu Arum"tanya Kyai Razi


"I-iya Kyai,maafkan saya, tolong jangan pecat saya,saya masih ingin mengabdi disini"jawabnya tak mampu lagi berkutik


"Apakah kamu tau kalau perbuatan kamu itu adalah sebuah tindakan pidana,bisa saja saya melaporkan kamu ke polisi atas tuduhan percobaan pembunuhan"ucap Alan tegas


"Tolong maafkan saya,jangan penjarakan saya,saya tidak tega kalau sampai orang tua saya mengetahui kalau saya dipenjara"ucapnya sudah berlinangan air mata


"Baiklah karena kamu mengakui perbuatan m,juga karena kamu sudah cukup lama mengabdi disini juga karena perilaku mu yang baik sebelumnya,maka saya memutuskan kamu hanya akan di berhentikan sementara selama 6 bulan untuk kamu merenungi perbuatan mu itu"vonis Kyai Razi untuk Ustadzah Arum


Mendengar perkataan Kyai Razi dunia nya serasa runtuh, walaupun ia tidak di pecat ataupun di penjara tapi tetap saja ia di diberhentikan sementara selama 6 bulan itu merupakan hal yang menyakitkan bagi Ustadzah Arum.


"Sementara itu untuk kamu Ayu,karena kamu merupakan salah satu santri terbaik di pesantren ini,dan mengingat keadaan ekonomi orangtua kamu,maka saya memutuskan tidak akan mengeluarkan kamu,kamu hanya akan mendapatkan hukuman berupa membersihkan WC santriwati selama 3 bulan,kamu faham"ucap Kyai Razi.


Mendengar hal itu airmata bahagia mengucur deras,gadis itu bersyukur dirinya tidak di keluarkan dari pesantren ini,karena jika ia sampai di keluarkan pastilah ia akan mengecewakan orangtuanya.


"Terimakasih pak kyai, terimakasih Bu nyai,Gus,Ning dan semuanya, terimakasih karena tidak mengeluarkan saya dari sini"ucap Ayu sambil berlinang airmata.


"Alhamdulillah semuanya sudah selesai,kalian boleh kembali ketempat kalian masing-masing dan untuk Ustadzah Arum silahkan kemasi barang-barangnya karena mulai besok hukuman Ustadzah sudah dimulai sampai 6 bulan kedepan"ucap Kyai Razi


"Baik Pak Kyai"jawab Ustadzah Arum dengan masih menangis.


Akhirnya mereka semua pun kembali ke tempatnya masing-masing begitu pula dengan Iqbal dan Naura yang sudah kembali ke Rumah bambu mereka.


"Alhamdulillah ya Mas semuanya sudah selesai"ucap Naura


"Alhamdulillah sayang, Mas bersyukur semuanya berjalan lancar"jawab Iqbal.


Sementara itu tidak jauh dari pesantren tampak seorang pria tengah menerima pesan dari seseorang.


"Kamu lakukan rencana kita secepatnya, pastikan kamu bisa membawa wanita itu"ucap seseorang di telepon


"Miss tenang saja,saya pastikan akan membawa wanita itu kehadapan Miss bagaimanapun caranya"ucap pria itu


"Bagus,kerjakan secepatnya kalau kamu bisa bawa dia kehadapan saya dalam waktu 1 Minggu saya akan berikan kamu bonus yang besar"ucap wanita itu


"Akan saya laksanakan Miss,Miss hanya tinggal menunggu kabar baik dari saya"jawab pria itu

__ADS_1


Pria itu pun mematikan panggilannya dan kembali melihat kearah pesantren tersebut.


"Sebentar lagi gue akan dapat banyak duit"ucapnya menyeringai...


__ADS_2