Istri Rahasia Guru Idaman

Istri Rahasia Guru Idaman
Menjahili Ustadzah Arum


__ADS_3

Menjahili Ustadzah Arum


"Assalamualaikum"salam Naura


"Waalaikumussalam Ning,ayo masuk"ucap Tika


"Loh Tik,yang lainnya kemana"tanya Naura


"Lagi ngambil piring di dapur Ning"jawab Tika


"Owh"balas Naura


"Assalamualaikum"terdengar suara dari depan pintu disusul masuk nya tiga orang gadis kedalam kamar itu


"Waalaikumussalam"jawab Naura dan Tika


"Nau elu tadi ribut di luar kenapa"tanya Sella


"Aku gak ribut Sel"jawab Naura


"Tadi kamu sama ustadzah Arum kenapa May"kali ini Rindu yang bertanya


"Ehh dia ustadzah to"ucap Naura


"Aku tadi tidak sengaja nabrak dia"lanjut Naura


"Ning kayanya Ning Naura harus hati-hati deh sama ustadzah Arum"ucap Azizah


"Kenapa,apa karena dia suka sama suami aku"tanya Naura


"Iya Ning"jawab Azizah


"Kalian tenang aja,kalau cuma lawan bibit-bibit Pelakor kaya gitu mah enteng"jawab Naura


"Nanti ustadz Iqbal direbut nangis"ucap Sella enteng


"Eits kamu jangan salah.Cinta Mas Iqbal kan cuma buat aku seorang.Apalagi sekarang di perut ku ada anaknya,hehe"jawab Naura


"Terus lu sekarang mau apa ngadepin tuh ustadzah"tanya Sella


"Ada lah, sekarang mending kita nikmati aja jajanan tadi terus Snack buat nanti malam"jawab Naura


"Ehh Tika sama Azizah kalian tuh udah jadi ustadzah juga kan"tanya Naura


"Iya Ning,cuma kita mengajar anak-anak setingkat TK"jawab Tika


"Owh, berarti jadwal kalian lebih senggang yah"tanya Naura lagi


"Nggak juga sih Ning.Pagi kita ngajar dari jam 7 sampai jam 10 terus sore dari jam setengah 4 sampai sebelum Maghrib"jawab Tika


"Terus disela-sela itu kita juga belajar"jawab Azizah melanjutkan


"Emang kalian gak kuliah"tanya Naura


"Nggak Ning" jawab Tika dan Azizah bersamaan


Setelah mengobrol sebentar mereka pun memulai acara makan-makan mereka.


Tampak di sana ada berbagai jenis jajanan pinggir jalan seperti batagor,cilok,cimol,cilor dan lain-lainnya.


Naura memang sengaja membeli banyak makanan,karena dirinya merasa memiliki banyak sahabat,jadi dirinya sengaja membeli banyak makanan.


Namun saat mereka sedang enak-enaknya menikmati jajanan mereka,tampak seseorang menerobos masuk ke dalam kamar asrama mereka.


"Wahh wahh wahh kalian ternyata malah enak-enakan disini"ucap ustadzah Arum


"Loh memang kenapa ustadzah, tugas kami semuanya sudah beres,dan kebetulan kami lagi senggang jadi apa salahnya kami berkumpul"ucap Naura


"Kamu kenapa ada di Asrama ustadzah"tanya ustadzah Arum


Memang diantara mereka berlima ustadzah Arum hanya tidak mengenal Naura,karena baru berjumpa tadi


"Kan dari tadi saya sudah bilang mau kesini"ucap Naura

__ADS_1


"Apa kamu tidak tahu aturan disini kalau santri dilarang memasuki asrama pengajar dan pengawas"ucap ustadzah Arum sedikit meninggi


"Maaf saya tidak tahu ustadzah"jawab Naura masih tenang


Sementara para sahabatnya hanya bengong melihat reaksi Naura.


"Sekarang kamu sudah tau kan jadi sana keluar dari asrama ini"ucap ustadzah Arum


"Ustadzah dia in"ucapan Tika terpotong


"Kamu diam Tika saya sedang tidak berbicara dengan mu"ucap ustadzah Arum


"Udah gak papa Tik kamu tenang saja"jawab Naura


"Saya belum selesai makan ustadzah,gak baik membuang makanan, lagian rencananya saya akan menginap di kamar ini"ucap Naura 


"Tadi kamu bilang mau menginap di asrama santri putri bukan di asrama pendidik"marah ustadzah Arum


"Ya maaf ustadzah saya lupa"jawab Naura


"Tidak ada maaf-maafan semua makanan ini saya sita"ucap ustadzah Arum mengambil seluruh jajanan dan Snack yang ada di kamar itu


"Loh kok gitu sih"ucap Sella


"Udah gak papa Sel"jawab Naura


Setelah mengambil semua makanan yang ada di kamar itu ustadzah Arum pergi keluar dari kamar itu.


Setelah beberapa saat ustadzah Arum keluar Naura pun tersenyum.


"Kamu kenapa Nau"tanya Rindu yang melihat Naura tersenyum


"Kamu lihat saja,kalian tunggu disini lima menit, setelah itu langsung mendekat ke ruang pengawas dan ustadzah ok"ucap Naura berlalu pergi dari kamar itu.


Naura tampak berjalan menuju ndalem,saat tiba di dekat pintu ndalem tampak ada santriwati yang tengah menyapu.


"Assalamualaikum"salam Naura


"Waalaikumussalam,ada apa yah"ucap santriwati itu


"Owh ada, silahkan masuk"ucap santriwati itu


"Terimakasih"jawab Naura lalu berlalu masuk ke ndalem


Assalamualaikum Umi"salam Naura dengan muka cemberut


"Waalaikumussalam Nau kamu kenapa sayang"jawab Aini memeluk Naura


"Jajan Nau di ambil sama Ustadzah Arum semua Umi"adu Naura


"Loh kok bisa"tanya Aini


"Nau juga gak tau,tadi Nau lagi asik makan sama yang lainnya di kamar, tiba-tiba dia datang ngambil semua makanannya"jawab Naura


"Yasudah ayo kita ambil"jawab Aini


"Iya Umi,tapi jangan bilang kalau Naura itu istri mas Iqbal yah"ucap Naura


"Iya"jawab Aini yang mengetahui kalau anak dan menantunya itu tidak ingin mempublikasikan hubungannya sebelum ulang tahun pondok.


Aini dan Naura pun berjalan kearah ruangan ustadzah, tampak wajah Naura berseri saat berjalan.


Dirinya sudah bisa menebak apa yang akan terjadi di ruangan itu,ia pun sudah meminta pada Umi nya itu untuk masuk terlebih dahulu dan jangan menyinggung soal makanan terlebih dahulu dan Umi nya itu pun menyetujui nya walaupun sambil geleng-geleng melihat kelakuan Naura.


"Assalamualaikum"salam Aini ketika memasuki ruangan ustadzah


"Waalaikumussalam,Bu Nyai silahkan duduk"ucap ustadzah Hani


"Terimakasih ustadzah"jawab Aini


"Kebetulan Bu nyai kemari ini saya tadi baru dari mini market membeli makanan ringan,mari di cicipi Bu Nyai"ucap Ustadzah Arum berbohong


"Yakin kamu beli ini dari mini market Rum"tanya Aini

__ADS_1


"Ehh,ya-yakin Bu Nyai"ustadzah Arum sedikit gugup


Tiba-tiba terdengar salam dari arah pintu dimana disana sudah berdiri 5 orang wanita.


"Ehh waalaikumussalam,Ustadzah Tika, ustadzah Azizah dan yang lainnya mari masuk kebetulan ada snack"ucap Ustadzah Hani


"Terimakasih ustadzah kebetulan kami kesini ingin mengambil Snack kami yang di sita"jawab Tika


"Ehh siapa yang menyita Snack kalian"tanya Ustadzah Hani


"Kalian jangan asal menuduh yah"ustadzah Arum panik


"Loh siapa yang menuduh.Kami hanya bilang ingin mengambil makanan kami yang disita"jawab Naura


"Apa buktinya kalau makanan kalian disita"tanya ustadzah Arum berusaha tetap tenang


Naura pun membuka tasnya mengambil sesuatu dari dalam tasnya.


"Tapi sebelum saya menunjukkan buktinya,boleh saya bertanya Ustadzah Arum yang terhormat"tanya Naura mengintimidasi


"Si-silahkan"ustadzah Arum mulai tak tenang


"Apa benar Snack itu ustadzah beli dari mini market"tanya Naura


"Iya saya beli ini dari mini market kenapa,apa kamu menuduh kalau saya yang mengambil Snack kamu"jawab Ustadzah Arum


"Kalau begitu saya boleh meminta bukti juga,bisa ustadzah tunjukkan struk pembeliannya"tanya Naura lagi.


Tampak wajah ustadzah Arum sudah mulai pucat, bagaimana bisa dirinya di permalukan di depan Bu nyai nya itu.


Sementara keempat sahabat Naura tampak menahan tawa melihat semua ini.


"I-itu struknya sudah saya buang"jawab ustadzah Arum


"Owh,jadi ustadzah Arum tidak bisa menunjukkan buktinya yah,yasudahlah,saya kesini hanya ingin mengambil Snack saya, kebetulan saya punya bukti ditambah saya juga punya saksi,tapi saya mohon kembalikan Snack saya dengan lengkap"ucap Naura


Deg


Wajah ustadzah Arum sangat panik mendengar ucapan Naura.


Naura pun berjalan kearah ustadzah Hani untuk memberikan struk belanjaan dirinya.


"Ini ustadzah buktinya"ucap Naura


"Loh kok daftar belanjaannya sama dengan snack yang ustadzah Arum bawa"ucap ustadzah Hani


"Memang itu makanan kami ustadzah,kami membelinya sehabis pulang dari kampus"jawab Rindu


"Apa ada yang mau kamu jelaskan Rum"Aini buka suara


"I-itu, mereka bohong Bu Nyai pasti mereka ngambil struk saya dari tong sampah Bu Nyai"ucap Ustadzah Arum


"Ish ish ish, ustadzah gak baik bohong gitu loh"ucap Naura


"Siapa yang bohong, jelas-jelas kalian yang bohong"ucap ustadzah Arum emosi


"Sell Ndu apa kalian tadi ngasih sebagian snacknya ke Bu Nyai sebelum ke Asrama"tanya Naura pada Sella dan Rindu sambil melirik kearah Ustadzah Arum


Ustadzah Arum yang mendengar itu langsung berubah panik.


"I-itu maafkan saya Bu Nyai,saya khilaf"ucap Ustadzah Arum memeluk kaki Aini yang tengah duduk


"Apa kamu tau Arum apa hukuman bagi yang  berbohong di pesantren ini"ucap Aini


"Mereka akan di hukum berjemur di lapangan setengah hari Bu Nyai"jawab Ustadzah Arum


"Ustadzah Arum juga harus mengganti Snack kami yang Ustadzah makan loh"lanjut Naura


"KAMU"Ucap Ustadzah Arum menunjuk Naura


"Naura benar Arum,kamu harus mengganti Snack Naura dan teman-temannya setelah itu besok pagi kamu berjemur di lapangan"jawab Aini


"Ba-baik Bu Nyai"jawab Ustadzah Arum

__ADS_1


"Yasudah saya harus kembali ke ndalem"ucap Aini


"Kami juga izin pamit ustadzah,jangan lupa Snacknya di antar ke Asrama yah Ustadzah"pamit Naura sambil melirik Ustadzah Arum.Yang hanya di balas pelototan olehnya......


__ADS_2