
Kembali Ke Sekolah
Hari ini adalah hari terakhir libur sekolah, Naura dan Iqbal memanfaatkan itu untuk menutupi momen liburan mereka yang terlewatkan di rumah sakit.
"May ayo nanti kita kesiangan"ucap Iqbal memanggil Naura
"Iya bang sebentar,mau masih ganti baju ihh"teriak Naura dari kamar
Mendengar jawaban sang istri Iqbal hanya dapat menghela nafas,hari ini rencananya mereka akan pergi jalan-jalan lalu pergi membeli kebutuhan dapur.
"Ayo bang berangkat"ucap Naura.
"Yaudah gak ada yang kelupaan kan"tanya Iqbal
"Nggak ada bang"ucap Naura.
Akhirnya merekapun pergi dari apartemen mereka, tujuan pertama mereka adalah toko buku, untuk mencari bahan ajar Iqbal untuk semester 2, sementara Naura mencari buku novel.
"Udah dapat May"tanya Iqbal
"Belum bang,May bingung mau pilih yang mana"ucap Naura sambil menunjuk buku-buku di depannya
"Yasudah ambil satu satu aja May"ucap Iqbal
"Ihh kebanyakan bang sayang uangnya"tolak Naura
"Udah gak papa May"ucap Iqbal
Iqbal pun mengambil buku buku yang menjadi pilihan Naura untuk di satukan dengan buku miliknya.setelah selesai membayarnya, mereka melanjutkan jalan-jalan mereka menuju ke sebuah taman,mereka berjalan-jalan sebentar di taman sambil mencoba berbagai jajanan kaki lima.
Selesai dari taman mereka memutuskan untuk langsung menuju pasar untuk belanja kebutuhan mereka.
Setelah menghabiskan waktu beberapa lama di pasar akhirnya merekapun selesai berbelanja, sekarang mereka tengah menuju ke apartemen mereka untuk membereskan barang mereka, karena Naura memutuskan ingin pindah ke rumah pemberian Iqbal.
Setelah sampai di apartment mereka pun langsung bergegas membereskan barang masingmasing, terutama baju, setelah hampir 2 jam akhirnya pekerjaan mereka beres, mereka pun menyewa sebuah mobil bak terbuka untuk mengangkut barang mereka, setelah beristirahat sebentar Naura dan Iqbal kembali melanjutkan kegiatan mereka yaitu mengangkut barang mereka menuju mobil pickup yang ada di parkiran apartemen.
Saat ini Naura dan Iqbal tengah beristirahat di parkiran apartemennya setelah selesai mengangkut barang-barang mereka.
"Bang mau minum gak"tanya Naura
"Boleh May"ucap Iqbal
"May beli dulu ya bang"ucap Naura
"Sekalian aja May kita berangkat sekarang"ucap Iqbal
"Yasudah,ayo"ucap Naura
Akhirnya Iqbal dan Naura pun memasuki mobil, Naura memasuki mobilnya sementara itu Iqbal masuk ke mobil pickup.
Di pertengahan jalan mereka berhenti terlebih dahulu untuk makan dan shalat
Saat waktu menunjukkan pukul 5 sore mereka baru sampai di rumah baru mereka.
"Kalian dari mana aja sih,kami udah nungguin disini dari tadi tau"ucap Erlina
"Ya maaf Bun,kami kan orang sibuk,ya kan bang"ucap Naura
"Kami tadi beres beres di apartment dulu Bun"lanjut Iqbal
"Ini kalian yang beresin semuanya"ucap Erlina sambil menunjuk kearah mobil pickup up
"Iya Bun keren kan"ucap Naura.
Setelah mengobrol sebentar mereka pun menurunkan barang-barang mereka dari mobil pickup ke dalam rumah di bantu sang Bunda, mendekati waktu Maghrib semua barang sudah berhasil di masukkan kedalam rumah.
"Ini gak bakal langsung di beresin kan"tanya Erlina ngos-ngosan
"Hehe,nggak kok Bu santai,ini besok aja kita beresin sekarang yang penting masuk rumah dulu"ucap Naura
"Syukurlah Bunda udah ngos-ngosan banget"ucap Erlina
May Bun kita shalat Maghrib dulu yuk"ajak Iqbal
"Iya bang" "iya bal"ucap Naura dan Erlina bareng
Setelah selesai shalat Naura dan Erlina memutuskan untuk memasak dengan bahan yang tadi Naura dan Iqbal beli.
Setelah isya tampak Alan datang untuk menjemput Erlina pulang.
"Bal Nau, Daddy dengan Bunda pulang dulu yah"ucap Alan
"Iya Dad"ucap mereka berdua
"Assalamualaikum"lanjut Alan
"Waalaikumussalam"ucap Iqbal dan Naura.
Setelah kepergian orang tua nya, Naura dan Iqbal langsung menuju ke kamar tidur untuk menyiapkan keperluan mereka besok.
__ADS_1
"May tadi gak ada barang yang kelewatan*tanya Iqbal memastikan
"Nggak bang,ini udah lengkap kok"ucap Naura
"Abang gimana udah lengkap"tanya balik Naura
"Ada beberapa sih yang tadi gak ketemu,tapi itu bisa nanti kok"balas Iqbal
Hanya di balas anggukan oleh Naura, setelah mereka yakin tidak ada yang tertinggal mereka berjalan ke arah kasur mereka.
"B-bang"ucap Naura ragu
"Iya May"jawab Iqbal
"K-kalau Abang mau ngambil hak Abang atas May,May siap kok bang"ucap Naura.Iqbal yang mendengar ucapan Naura langsung menghadapkan tubuhnya kearah Naura.
"Maksud"tanya Iqbal memastikan
"M-malam pertama bang,ihh"ucap Naura malu
"Malam pertama....?"tanya Iqbal pura-pura bingung
"Ihh bang Iqbal kalau gak mau yaudah"ucap Naura kesal
"Hehe,Abang bukan nya gak mau May,Abang cuma gak mau kamu memaksakan diri May"ucap Iqbal
"Kalau May gak mau,mana mungkin May nawarin diri bang Iqbal ihh"ucap Naura yang wajahnya sudah memerah
"Apa kamu yakin May"tanya Iqbal sekali lagi,yang dibalas anggukan oleh Naura.
"Kita shalat sunah dulu yah"ucap Iqbal
"Iya bang"jawab Naura.
Akhirnya mereka pun melanjutkan shalat sunah sebelum bersama sama menuju puncak kenikmatan dunia yang penuh akan pahala.
"May bangun udah hampir subuh"ucap Iqbal
"Bentar bang masih ngantuk"ucap Naura pelan
Kamu harus mandi dulu sebelum shalat loh May,tau mau lanjut lagi satu ronde"ucap Iqbal, Naura yang mendengar ucapan Iqbal sontak langsung membelalakkan matanya dan langsung duduk.
"Aww aww aww"Naura tampak kesakitan saat mendudukkan tubuhnya
"Kamu gak papa May"tanya Iqbal panik
"Nggak papa apanya,itu nya May sakit tau bang"jawab Naura
"Ihh Abang mesum, istrinya lagi kesakitan malah di godain"ucap Naura
"Yaudah Abang gendong kamu ke kamar mandi"ucap Iqbal sambil mengangkat Naura menuju kamar mandi.Sesampainya di kamar mandi Iqbal mendudak Naura di bangku yang sengaja Iqbal siapakan di kamar mandi.
"Kamu hapal kan cara mandi nya may"tanya Iqbal
"Iya bang,May tau kok"ucap Naura
"Atau mau Abang sekalian mandiin"goda Iqbal lagi
"Ihh Abang kok jadi mesum sihh"ucap Naura sebal
"Hahaha,yaudah Abang tunggu kamu diluar yah"ucap Iqbal yang dibalas anggukan oleh Naura.
Setelah selesai mandi mereka pun langsung melaksanakan shalat subuh karena memang sudah masuk waktu shalat subuh, setelah mereka selesai mengerjakan sholat Naura sempat merajuk tidak ingin sekolah,karena bagian intim nya masih sakit alasannya.
"Bang May libur dulu yah,May gak bisa jalan"ucap Naura
"Bisa May,masa baru masuk udah libur sih"bujuk Iqbal
"Tapi bang..."ucap Naura terpotong
"Bisa May,ayo dicoba"ucap Iqbal sambil memegang tangan Naura, Naura pun akhirnya kalah dan bangun menuju meja makan.
"Kamu duduk dulu aja disini biar Abang yang masak"ucap Iqbal
"May pengen Nasi goreng spesial buatan abang Iqbal tercinta yah"ucap Naura
"Siap Nona Mayra yang manis"jawab Iqbal, berjalan ke arah kompor.
Setelah selesai memakan sarapannya mereka pun pergi ke sekolah menggunakan mobil Naura, setelah sampai di pertigaan biasa Iqbal turun, Naura langsung menahan tangan Iqbal.
"Abang gak usah turun"ucap Naura
"Kamu yakin May"tanya Iqbal
"Yakin bang,udah yuk jalan lagi"jawab Iqbal
"Yasudah"jawab Iqbal
Mereka pun melajukan mobilnya kembali ke arah parkiran sekolah, tampak disana Sella dan Rindu sudah menunggu di parkiran,saat melihat Iqbal turun dari mobil Naura sella tampak bingung berbeda dengan Rindu yang biasa saja.
__ADS_1
"Assalamualaikum semuanya"ucap Naura dan Iqbal
"Waalaikumussalam,p-pak Iqbal kok bisa sama Naura"tanya Sella bingung
"Nanti saya jelaskan, setelah pulang sekolah ikut pulang dengan Mayra"ucap Iqbal.
"May Abang ke...."belum sempat Iqbal menuntaskan ucapannya, tiba-tiba datang Edward
"Hei Nau,apa kabar"tanya Edward pada Naura
"Ekhm"dehem Iqbal, Edward yang mendengar deheman Iqbal pun menoleh ke arah Iqbal
"Ehh pak Iqbal,kok bisa ada disini sih"tanya Iqbal
"Saya dari tadi emang disini"ucap Iqbal
"May abang keruangan guru dulu yah"pamit Iqbal
"Iya bang"balas Naura sambil mencium tangan Iqbal
"Assalamualaikum"salam Iqbal
"Waalaikumussalam"jawab semua selain Edward
"Nau kok pak Iqbal panggil kamu May sih"tanya Edward
"Maaf ward aku gak punya waktu buat jelasin,ayo sell Ndu"ucap Naura mengajak Sella dan Rindu
Merekapun akhirnya berjalan menuju ke kelas untuk bersiap-siap melaksanakan upacara bendera.
Naura yang badannya masih kelelahan membuat dirinya tak kuat dan akhirnya ambruk di tengah upacara berlangsung, Iqbal yang melihat Naura ambruk langsung berlari kearah Naura,namun dirinya kalah cepat dengan Edward yang memang jaraknya lebih dekat dengan Naura,saat Edward akan mengangkat Naura Iqbal pun berbicara dengan tegas.
"LEPASKAN TANGANMU DARINYA"ucap Iqbal
"Maksud bapak apa"ucap Edward
"SAYA BILANG LEPASKAN TANGANMU DARINYA"ucap Iqbal mempertegas ucapnya
"Edward udah lepasin Naura biar pak Iqbal aja yang bawa"ucap Rindu
"Apa urusannya sama elo hah"bentak Edward
Iqbal yang melihat Edward lengah langsung mengambil alih Naura dari Edward, Edward yang sadar Naura telah tidak ada pelukannya hanya bisa mendesah.
"Ini semua gara-gara elu"ucap Edward pada Rindu sambil menatap Rindu dengan sengit, Rindu yang di tatap seperti itu hanya merespon dengan biasa saja.
Sementara itu di UKS Sekolah tampak Iqbal tengah membalurkan minyak kayu putih di perut Naura.
Tak berapa lama akhirnya Naura pun sadar dari pingsannya.
"Bang....air"ucap Naura pelan, Iqbal pun dengan sigapnya langsung membuka botol air mineral dan membantu Naura untuk duduk.
"Nih May minum dulu, pelan-pelan"ucap Iqbal
Sella dan Rindu pun ikut menyusul Naura ke UKS setelah upacara selesai.
"Nau gimana keadaan elu"tanya sella
"Gue udah gak papa kok sel"jawab Naura
"Yasudah karena udah ada sella dan Rindu Abang ke ruang guru dulu yah"ucap Iqbal
"Iya bang"jawab Naura
"Saya titip Mayra dulu yah"ucap Iqbal pada Sella dan Rindu
"Iya pak"jawab mereka berdua
Tak terasa waktu pulang sekolah pun sudah tiba tampak para siswa berhamburan dari kelas masing masing,saat ini Tampak Naura dan kedua sahabatnya tengah berdiri di dekat mobil Naura.
"Nau kita nungguin siapa sih"tanya Sella
"Ya nungguin pak Iqbal lah siapa lagi"jawab Naura
"Emang mau ngapain sih"tanya sella lagi
"Nanti lu juga tau sell"jawab Naura.
Tampak dari jauh Iqbal berjalan kearah mereka,saat sudah mendekati mobil Naura, Naura langsung mencium tangan Iqbal lalu mereka pun masuk kemobil.
Sesampainya di rumah baru Iqbal dan Naura, tampak Sella dan Rindu kebingungan.
"Nau ini rumah siapa"tanya sella yang di angguki oleh Rindu tanda dia pun menanyakan hal yang sama.
"Ini rumah kami"jawab Naura enteng
"A-APA RR-RUMAH KAMI, MAKSUD LO"tanya Sella bingung.
"Mereka suami istri sel,jadi mereka tinggal satu rumah lah"bukan Naura atau Iqbal yang menjawab, justru malah Rindu yang menjawab pertanyaan sella.
__ADS_1
"APAAAAAAA"..............