
Pasca Fitnah Dan Datangnya Berbagai Masalah
Saat ini Iqbal dan Naura tengah dalam perjalanan menujubke rumah mereka, mereka memilih izin pulang sekolah lebih awal akibat kejadian tadi,tampak Naura masih menangis di samping Iqbal
"Udah May jangan nangis lagi yah"ucap Iqbal sambil membelai pipi Naura
"Hiks siapa yang tega fitnah kita ya bang"tanya Naura masih sedikit menangis
"Untuk saat ini Abang belum tau May,tapi Abang yakin ini belum berakhir masih akan ada banyak masalah kedepannya,jadi abang harap kamu harus kuat May"ucap Iqbal
"Maksud Abang, orang itu pasti ngelakuin sesuatu lagi"tanya Naura
"Iya May,jadi kamu hati-hati yah"ingat Iqbal yang di balas anggukan oleh Naura.
Setelah sampai kerumahnya Naura memutuskan untuk langsung tidur karena dirinya kelelahan, sementara Iqbal mengerjakan tugas nya di ruang tengah.
Saat sudah lewat waktu pulang sekolah tampak Rindu dan Sella mendatangi rumah Naura untuk menanyakan keadaannya
"Assalamualaikum"ucap mereka berdua
"Waalaikumussalam warahmatullah"jawab Iqbal
"Ehh pak Iqbal, Naura nya ada pak"tanya Sella
"Ada dikamar,kalian langsung ke kamar aja"jawab Iqbal
"Iya pak,makasih,kami permisi dulu"ucap Sella dan Rindu
Di kamar
"Assalamualaikum bestie"teriak Sella
"Waalaikumussalam,sel berisik tau"jawab Naura parau
"Hahaha,ya sorry Nau, gimana keadaan lu"tanya Sella
"Gue gak papa kok cuma kecapean aja,udah lama gak teriak-teriak kaya tadi"jawab Naura enteng
"Kamu tadi tuh serem banget tau gak Nau"ucap Rindu
"Hahaha,itu belum seberapa Ndu"ucap Sella
"Dulu malah waktu SD dia pernah banting anak cewek sampai masuk rumah sakit"lanjutnya
"Serius"rindu tak percaya
"Hehe,iya Ndu,tapi itu kan masa lalu"jawab Naura.
Saat mereka tengah asik bercanda Iqbal datang membawa cemilan dan minuman.
"Duh pak Iqbal suami idaman banget sih,boleh dong pak saya jadi istri keudanya"ucap Sella asal
"Sialan lu sell suami sahabat sendiri digodain"ucap Naura sambil menggeplak babu sella
"Eleh kan bercanda Nau,tapi kalau pak Iqbal mau gak papa Ding,hahaha,ucap Sella santai
"Mau lu gue gantung di Monas"ancam Naura
"Hehe sorry sorry"Sella cengengesan
Mereka pun kembali mengobrol sampai sore.
Setelah Sella dan Rindu pamit kini tinggal Iqbal dan Naura di dalam rumah mereka baru saja menyelesaikan shalat Maghrib,saat mereka tengah asik bersantai terdengar ketukan pintu dari depan, Iqbal dan Naura pun langsung menuju kearah pintu untuk membuka pintu, setelah pintu terbuka tampak sebuah bingkisan tergeletak di lantai.
Iqbal dan Naura pun cukup kebingungan melihat ada paket.
"Kamu pesan paket May"tanya Iqbal
"Enggak bang, May gak pesan paket, lagian kalau May pesan paket mana mungkin kurirnya main ninggalin paketnya gitu aja"jawab Naura
"Bener juga"ucap Iqbal
"Yasudah buka saja bang"ucap Naura penasaran
"Yaudah"Iqbal pun membuka bingkisan tersebut,namun setelah bingkisan itu terbuka bau anyir langsung menyeruak dari dalamnya juga tampak ada bangkai ayam yang berlumuran darah dengan sebuah kertas di atasnya bertuliskan
Mati kau Iqbal
__ADS_1
"Astaghfirullah"kaget Iqbal dan Naura kompak
"Nih orang gak ada kerjaan banget sih, dipikir kita akan takut kali bang"ucap Naura geram
"Sabar May, bentar Abang buang ini dulu"ucap Iqbal
Setelah membuang bangkai ayam tersebut Naura dan Iqbal kembali kedalam rumah.
"Bang siapa kira-kira orang di balik ini semua"tanya Naura penasaran
"Abang juga belum tau May"ucap Iqbal
Mereka pun kembali melanjutkan aktivitas mereka seperti biasa seperti tidak terjadi apa-apa
Keesokan harinya mereka sudah kembali ke sekolah, sesampainya di sekolah seperti biasa 2 sahabatnya itu sudah menunggu disana.
"Nau gue ingin bicara"ucap Edward tiba-tiba muncul
"Gue gak ada waktu"jawab Naura ketus
"Sebentar saja"Edward memaksa
"Gue bilang gue gak ada waktu,paham gak sih lu"bentak Naura lalu berjalan menjauh.
"Geu pastiin lu bakal balik ke gue lagi May. Catat itu"ucap Edward berteriak.
Selain kejadian itu praktis tidak ada kejadian apapun yang terjadi pada Naura maupun Iqbal ketika di sekolah hari ini mereka pun pulang kerumah seperti biasa.
Sementara ditempat lain tampak seorang pemuda tengah duduk menunggu seseorang di sebuah gudang terbengkalai,tak beberapa lama tampak beberapa orang masuk kedalam gudang tersebut.
"Maaf bos kita telat"ucap salah satu dari mereka
It's okay,gue ada tugas buat kalian,gue denger besok bakal ada rapat guru di sekolah,gue mau kalian culik cewek ini dan bawa ke sini"ucap pemuda itu sembari menunjukan foto
"Dan gue juga mau kalian hajar orang ini sampai sekarat,tapi jangan sampai dia mati,gue ingin hancurin hidup dia perlahan-lahan"ucapnya sambil kembali menunjukkan foto.
"Tenang aja bos, pokoknya bos tau beres"ucap salah seorang suruhan itu
"Bagus kalau kalian berhasil gue pastikan kalian akan dapat duit yang banyak, sekarang kalian pergi dari sini"ucap pemuda itu.
Keesokan harinya Iqbal dan Naura sedang bersiap-siap menuju sekolah.
"Iya bang,Abang pulang jam berapa nanti"tanya Naura
"Paling abis ashar insyaallah Abang udah pulang May"ucap Iqbal
"Ok,kalau gitu abis May pulang May langsung masak, masakan kesukaan Abang"ucap Naura
"Uhh baik banget sihh istri kecil Abang ini"ucap Iqbal sambil menguyel pipi Naura
"Ihh Abang,siapa dulu dong suaminya"balas Naura sambil menoel hidung Iqbal
"Yasudah kita berangkat sekarang yah"ajak Iqbal
"Yuks"balas Naura sambil menggandeng tangan Iqbal
Mereka berdua pun berangkat menuju ke sekolah,di sekolah semuanya berjalan seperti biasa tidak ada masalah sama sekali,hingga bel pulang sekolah berbunyi pun masih aman-aman saja.
Saat ini Naura dan kedua sahabatnya tengah dalam perjalanan pulang,namun ketika mereka melewati jalan sepi tampak dua mobil menghadang mobil mereka, kemudian beberapa orang turun dari kedua mobil itu.
"Turun"ucap salah seorang itu sambil menggedor-gedor kaca mobil Naura.
"Nau mereka siapa"tanya Rindu
"Gua gak tau Ndu, sebentar gue turun dulu"ucap Naura sambil membuka pintu mobil
"Ada apa ini,siapa kalian"tanya Naura
"Kamu ikut dengan kami sekarang kalau tidak kita akan berbuat kasar dengan mu"ucap orang itu
"Emang kalian siap ngatur-ngatur gua"balas Naura
"Kalian cepat bawa dia"ucap orang itu menyuruh rekan nya, kedua rekannya pun maju mendekati Naura berusaha untuk membawa Naura,namun malah mendapat Bogeman dari Naura
"Rasain tuh,makan Bogeman gue"ejek Naura
"Sialan,serang dia"ucap laki-laki tadi pada semua anggotanya,yang langsung serentak maju kearah Naura.
__ADS_1
Rindu yang melihat Naura bertarung dengan beberapa pria menjadi panik.
"Sel aku bantu Naura dulu yah"ucap Rindu pada sella
"Emang lu bisa berantem Ndu"sella bertanya
"Insyaallah bisa"balas Rindu
"Yaudah,lu hati-hati ya"jawab Sella
Rindu pun langsung membuka pintu mobil dan berlari menuju Naura yang sudah menjauh dari mobil, Rindu langsung menerjang orang itu.
"Nau kamu gak papa kan"tanya Rindu
"Gue gak papa Ndu,lu kok ada disini"tanya Naura
"Aku mau bantu kamu"ucap Rindu kembali menerjang musuh,mereka bertarung cukup lama namun syukurlah mereka berdua berhasil mengalahkan orang-orang itu, mereka pun berjalan kearah mobil mereka.
"Kalian gak papa kan"tanya Sella
"Kita gak papa kok sell"jawab Rindu
"Kita mampir kerumah gue dulu ya"ucap Naura
"Yasudah"Jawab Rindu dan Sella bareng
Setelah penyerangan terhadap Naura gagal orang-orang itu kembali ke gudang dimana sudah ada seorang pemuda menunggu mereka.
"Dimana dia"tanya Pemuda itu
"M-maaf bos kita gagal"jawab salah satu dari mereka
"Apa kalian bilang gagal"bentak pemuda itu
"I-iya bos,dia ternyata bisa beladiri ditambah dia juga dibantu temannya yang sama bisa beladiri"ucap suruhan itu menjawab
"Temannya siap laki-laki atau perempuan"pemuda itu bertanya
"Perempuan bos berjilbab"ucapnya
"Perempuan.... berjilbab.....hmm Rindu,tapi apa iya dia bisa Beladiri"pikir pemuda itu
"Kalian sekarang bantu temen kalian hajar cowok yang gue suruh semalam,dan gue gak mau denger kata gagal"perintah pemuda itu
"Siap bos,ucap mereka
Saat ini Iqbal baru saja selesai rapat dirinya tengah memesan ojek online,tak berapa lama akhirnya ojek pesanannya datang,saat di jalan ojek yang Iqbal tumpangi di cegat oleh empat mobil.
"Turun lu"ucap suruhan 1
"Kamu siapa"tanya Iqbal
"Elu mending pergi dari sini kalau mau selamat"ucap suruhan itu pada tukang ojek,yang langsung di angguki ojek itu.
"Apa mau kalian"tanya Iqbal lagi
"Yang kita mau adalah ngehajar elu,serang ucap salah satu dari mereka.
Pertarungan tak seimbang pun terjadi 1 orang harus melawan 16 orang di awal pertarungan tampak Iqbal masih bisa mengimbangi, terbukti sudah 10 orang sudah terkapar di tanah. Namun stamina Iqbal mulai berkurang yang berujung membuat Iqbal kurang fokus yang membuat Iqbal beberapa kali terkena pukulan telak,saat Iqbal sudah hampir tak sanggup lagi, tiba-tiba dari kejauhan tampak puluhan warga mendekati mereka sambil berteriak
Orang-orang yang menyerang Iqbal sontak kaget, mereka yang masih bisa berdiri sontak melarikan diri meninggalkan mereka yang sudah terkapar.
"Bapak tidak apa-apa"tanya salah satu warga setelah mengamankan para penyerang Iqbal yang sudah terkapar
"Alhamdulillah saya tidak apa-apa, terimakasih sudah datang tepat waktu"ucap Iqbal berterima kasih
"Sama-sama pak,tadi saya diberitahu oleh tukang ojek,kalau disini ada orang dikeroyok,jadi saya langsung ngumpulin warga"ucap warga itu lagi
"Sekali lagi saya ucap terimakasih pak"jawab Iqbal
"Pak bapak gak papa kan"tanya ojek yang tadi mengantar Iqbal
"Alhamdulillah pak,saya gak papa, terimakasih berkat bapak saya selamat"ucap Iqbal
"Sama-sama pak,mari saya antar"ucap ojek itu
"Terimakasih pak"ucap Iqbal, akhirnya Iqbal pun sampai kerumahnya dirinya pun memberikan uang lebih pada ojek tersebut sebagai tanda terimakasih.
__ADS_1
"Assalamualaikum"salam Iqbal
"Waalaikumussalam ab....ABANG,ABANG KENAPA"teriak Naura