Istriku Bukan Adikku

Istriku Bukan Adikku
IBA — Bab 35


__ADS_3

“Mungkin karena baju kamu belum dipacking jadinya belum diangkut ke sini sama Mama,” jawab Azka.


Kara terduduk lemas di kasur menatap koper milik suaminya. “Ya udah aku enggak usah ganti baju.”


Azka seketika menatap Kara yang cemberut. Mereka akan tidur di kasur yang sama, bagaimana bisa Kara tidak ganti baju?


“Jorok kamu, Mel. Pakai baju aku, mandi sana!”


Azka menyodorkan kaus miliknya yang pasti kebesaran jika dipakai Kara.


“Oh, ya udah. Aku pakai ini, tapi besok pagi pulang rumah Mama ya, Kak. Aku enggak mau pakai baju Kakak terus.”


Tanpa menunggu jawaban Azka, Kara langsung masuk ke kamar mandi. Lalu, dengan santainya membersihkan diri. Untung saja, Azka sempat membeli peralatan mandi sebelum masuk ke apartemennya.


Hingga, tibalah saatnya Kara memakai baju. Gadis itu baru sadar kalau dia tidak punya pakaian ddalam untuk ganti. Dia pun keluar kamar hanya memakai handuk saja dan menemui lagi suaminya.


“Kakak aku enggak punya itu.” Kara tidak bisa meneruskan apa yang ingin dia katakan.


Sementara Azka menunggu Kara mandi sambil membaca buku.


“Itu apa sih, Mel?” tanya Azka yang tidak paham maksud Kara.

__ADS_1


“Ih, itu CD sama Bra,” jawab Kara. Dia berjalan mendekati tasnya dan mencari sesuatu.


“Ya sudah enggak usah pakailah. Di dalam juga enggak akan ada yang bisa lihat,” jawab Azka dengan santai.


“Ih, Kak Azka mana ngerti.” Kara masih cemberut sambil membongkar isi tas miliknya. Tiba-tiba raut wajahnya berubah. “Untung saja ada ini.”


Kara kembali ke kamar mandi dan keluar dengan hanya memakai kaus yang milik Azka yang terlihat sangat kebesaran.


“Sudah dapat?” Azka meletakkan bukunya dan sibuk mengamati istrinya yang sudah terlihat segar, meskipun ada yang aneh dengan tingkah gadis itu.


“Iya, untung saja aku selalu bawa CD sama hotpants ganti. Takut tiba-tiba bocor pas di luar,” jawab Kara dengan santai.


“Kalau ada makanan datang, nanti ambil saja ya, sudah aku bayar,” kata Azka sebelum masuk ke kamar mandi.


***


Azka sudah selesai mandi dan keluar menemui istrinya yang malah sedang tiduran dengan memakai selimut.


“Makanannya belum datang, Mel?” tanya Azka sambil mengusap rambutnya dengan handuk.


“Belum, Kak,” jawab Kara dengan santai. Dia masih sibuk membaca buku dengan selimut yang menutup tubuhnya.

__ADS_1


“Kenapa juga jam segini sudah pakai selimut. Memangnya kamu sudah ngantuk?”


Kara mengabaikan suaminya dan berkonsentrasi penuh dengan bukunya.


Tidak lama, makanan yang dipesan Azka sudah datang dan laki-laki itu mengajak Kara untuk makan.


“Ayo cepat, Mel. Aku tunggu di luar ya, kalau lima menit enggak datang, aku habiskan makanannya.” Azka kembali meninggalkan kamar dan bersiap makan di ruang tamu sambil menyalakan televisi.


Kara yang merasa lapar, akhirnya menyusul keluar, tapi tetap memakai selimutnya.


“Kamu kedinginan apa bagaimana sih?” tanya Azka sambil mengunyah makannya.


“Aku enggak pakai bra, kaus Kakak kegedean jadi enggak nyaman,” jawab gadis itu dengan kesal.


Azka langsung menarik selimut Kara hingga istrinya itu jatuh ke pelukannya.


“Dinyaman-nyamanin saja, kita sudah menikah, Mel.” Dengan iseng Azka menggenggam dua benda kenyal di daada Karamel dan memijatnya gemas.


Sontak saja hal itu membuat Kara memekik tidak terima. “Kakak jahat!”


Kembang kopinya jangan lupa 💋💋

__ADS_1


__ADS_2