JANGAN TERUS PAKSA AKU

JANGAN TERUS PAKSA AKU
Kalung Yang Indah


__ADS_3

Melihat karin yang tak kunjung bangun, akhirnya arya memutuskan untuk menjahili Karin.


Ia kemudian mencium bibir karin, menyadari itu karin langsung bangun dari tidurnya, dan mendorong arya agar menjauh darinya.


"Ah kenapa kmu melakukan ituh" ujar karin sambil mengerucutkan bibirnya.


"Karena kau tak Bangun-bangun sayang, jadi aku melakukannya" mendengar ucapan arya karin semakin marah, dia langsung turun dari ranjang, dan berjalan keluar dari kamar arya.


"Ah dia sensitif sekali, kan hanya begitu saja" ucap arya sambil turun dari ranjang, arya berjalan ke kamar karin, setelah sampai di depan pintu kamar karin, arya mengetuk pintu karin beberapa kali, namun tak ada jawaban, arya mencoba membuka pintu ituh.


Tapi pintu ituh ternyata sama sekali tak di kunci, arya masuk ke dalam ia mencari keberadaan karin, namun ia mengurungkan niatnya karna mendengar suara gemercik air di kamar mandi, pertanda bahwa orang yang ia cari sedang mandi.


Akhirnya arya memutuskan untuk duduk di sofa sambil menunggu karin yang sedang mandi, arya mengeluarkan ponselnya dari saku celananya, dan membuka beberapa email yang di kirim oleh asistennya aldo.


15 menit berlalu karin keluar hanya menggunakan handuk yang dililitkan di dadanya, arya melirik kearah karin, ia melotot melihat penampilan karin, kemudian sesuatu di sana menegang, pertanda ia ingin di puaskan.


Karin menoleh ke arah sofa, dan terkejut melihat keberadaan arya di sofa, Arya langsung membalikkan wajahnya dan menutup matanya.


Dengan segera karin membuka lemari dan mengambil bajunya lalu masuk kembali ke kamar mandi, dan segera memakai bajunya di dalam kamar mandi.

__ADS_1


Karin keluar dari kamar mandi, sembil menatap kesal pada arya, sedangkan arya menatap karin dengan tatapan polos, seperti orang yang tak tau apa-apa.


"Kenapa kau masuk begitu sajah ke kan aku" ucap karin.


" memang kenapah, ini kan kamar pacar ku" jawab arya.


Karin merasa kesal dengan sikap arya yang begitu, ia pun memutuskan untuk keluar dari kamar ituh, dan memilih untuk duduk di dekat kolam.


Arya yang melihat ituh langsung bergegas keluar menyusul karin yang tengah duduk di dekat kolam.


"baiklah aku minta maaf" ucap arya yang memohon pada karin sambil berlutut.


"Ah kumohon jangan begituh, aku jadi tidak enak, hmmmm baiklah aku sudah memaafkan mu" ucap karin.


"Hmmm benarkah, ah iyah ada sesuatu untuk mu" ucap arya.


"apah ituh" ucap karin yang penasaran.


"tutup dulu matamu sayang" ucap arya sambil tersenyum pada karin.

__ADS_1


"hmmmm baik lah" karin pun memejamkan matanya.


Arya mengambil sesuatu di dalam kantong celananyah, arya mengeluarkan sebuah kalung dengan permata berwarna hijau.


Ia kemudian memakaikannya di leher karin,


" bukalah matamu sayang" ucap arya yang sudah selesai memasang kan kalung di leher karin.


karin membuka matanya lalu ia melihat kalung, yang tadi di pasangkan oleh arya, menurut karin ituh sangat indah.


"Terimakasih " ucap karin sambil memeluk arya dengan erat.


" kau suka sayang" tanya arya.


"Aku sangat menyukai nya sayang" jawab karin yang masih berada dalam pelukan arya.


*******


Tak terasa malam sudah datang, karin dan arya yang sedang makan sambil menonton tv, telah selesai karin masih melanjutkan menonton tv sedangkan arya memilih untuk membuka ponselnya dan melihat email yang dikirimkan olah asistennya.

__ADS_1


__ADS_2