
"Karina... om mina maaf, karna om kmu jadi seperti inih, tolong maafkan om "
"Memangnyah papah melakukan apah"
"Papah telah melakukan kesalahan yang sangat besar lex"
"Apah yang papah lakukan?"
"Papah sengaja membuat adik papah dan istrinya kecelakaan, hanya karna papah iri dia selalu mendapat kan yang dia mau dari kakek mu sedangkan papah tak pernah mendapatkannya"
"Tapi kenapah om tidak bilang sajah, kenapah harus membunuh orang tuaku, kenapah harus membuat hidup ku hancur"
Kini karin yang bertanya pada tuan gibran, sambil berteriak dan meneteskan air mata.
"Om, apa om tau betapa takutnya aku saat itu om, apa om tau setelah kepergian orang tuaku sampai sekarang sudah tujuh belas kali aku mencoba untuk bunuh diri, apa om tau!!!" teriak karin yang menangis,
"Om tau karina, om mohon maafkan om sayang, om janji akan menjaga dirimu dan om janji akan memenuhi semua kebutuhan mu" ucap tuan gibran.
"Aku mohon maafkan papah ku, dan aku juga mohon maafkan aku, aku tidak tau semua ini, aku tau aku punya sepupu tapi aku tidak tau kalau itu dirimu, dan untuk kejadian semalam ku mohon maafkan aku jika kau ingin membalasnya, tak apa akan aku terima" ucap alex.
"Semalam, memang apa yang kau lakukan lex?" tanya tuan gibran pada alex.
"Papah ingat kita berencana mengambil kembali saham yang telah di rebut oleh arya?" ucap alex.
"yah lalu apa hubungannya?"
"Selama hampir satu tahun aku mengamati gerak-gerik arya, aku ingin tau apa kelemahannya, di situ aku berpikir kalau wanita yang dia sayang di culik dan di ancam pasti dia akan memberi saham kita kembali pah"
"lalu setelah ituh?"
"setelah mengamatinya begitu lama aku menemukan pacar arya yaitu karina, dan aku juga tau mengenai adik arya, makannya aku menculik mereka berdua dan menyekapnya"
"stop jangan di lanjutkan lagi ku mohon"
Ujar karin, ia tak ingin mengingat kejadian semalam yang membuatnya sakit hati.
"yasudah nak lebih baik kamu makan dulu yah, kasian anak mu pasti dia juga kelaparan apa lagi kamu pasti tidak di beri makan bukan saat di sekap oleh si bodoh ituh, ayo lah makan dulu"
Karin sempat ragu untuk mengambil piring ituh tapi perutnya begitu lapar,
__ADS_1
"sudah tidak usah sungkan sinih biar tante suapin" karin pun menerima setiap suapan yang di berikan oleh Rosa.
.
.
.
.
.
.
"karina kamu maafin aku kan?"
"lihat nanti sajah"
"kenapah begitu kita kan sepupu"
"aku tidak menganggap mu"
"dia duluan tante"
"karina selama ini kamu tinggal sama siapah"
"aku tinggal semdiri tapi ada teman-teman ku yang suka membantuku ko, Astaga...REA".
Seketika karin teringat kalau sebelum ia di culik ia tengah bersama Rea.
"aku pinjam ponsel mu"
"untuk apah?"
" menghubungi teman ku pasti dia khawatir karna melihat ku di culik oleh mu" ucap karin dan dengan segera pula Alex memberikan ponselnya pada sepupunya ituh, setelah itu karin langsung menghubungi nomor rea.
"halo rea ini aku karin"
__ADS_1
"karin ini beneran kamu ya ampun kamu diama, sekarang juga aku jemput kamu yah, kamu gk di apa-apain ka ama penculik ituh, gak ada yang luka kan, terus bayi kamu gimana"
"tenang lah re, aku baik-baik sajah sekarang aku berada di rumah om ku"
" bukan kah kau bilang kalau om mu itu jahat, ohh apa jangan-jangan om mu yang jahat itu yang menculik mu"
"bukan, nanti aku akan jelaskan, aku menghubungi mu hanya ingin mengabarimu sajah agar kamu tidak khawatir, yasudah aku tutup telponnya"
"yah baik lah rin jaga dirimu baik-baik"
.
.
.
.
...****************...
.
.
.
.
.
**JANGAN LUPA YAH TERUS IKUTI ALUR NOVEL YANG BERJUDUL
"JANGAN TERUS PAKSA AKU"
YANG MAU TAU KELANJUTAN KISAHNYA KOMEN YAH.
JANGAN LUPA JUGA NIH TETEP
LIKE,KOMEN,VOTE DAN KASIH HADIAH**!!!
__ADS_1