JANGAN TERUS PAKSA AKU

JANGAN TERUS PAKSA AKU
Pulang


__ADS_3

Pagi hari telah tiba menampakan sinar matahari, membangunkan karin dalam mimpi indahnya, karin membuka matanya, ia tersenyum karna melihat arya yang masih tertidur, karin terus melihat wajah arya ia mengagumi semua yang di miliki oleh arya.


Karin mencoba mengusap pipi arya dengan tangannya, namun sebelum ituh tangannya lebih dulu di cekal oleh arya.


"apa aku setampan ituh sayang" ucap arya dengan mata yang masih terpejam.


Karin gelagapan karna aksinya di ketahui oleh arya, karin malu lalu menunduk kan kepalanya.


Melihat karin yang menundukkan kepalanya, arya langsung mengangkat dagu karin agar karin tak menundukkan kepalanya.


"Kenapa sekarang kau malu sayang, padahal semalam sepertinya kau tak malu sama sekali" goda arya.


Mendengar ucapan arya karin teringat apa yang telah mereka lakukan semalam, karin kembali menundukkan kepalanya karna merasa malu.


Arya tersenyum melihat karin yang merasa malu, arya mengelus rambut karin, " Ah sudah lah lupakan sajah lebih baik kita mandi" ucap arya.


"Kita, mmm maksudnya kita berdua?" tanya karin dengan ekspresi bingung.

__ADS_1


"Yah, kita" jawab arya yang langsung berdiri dan menggendong karin menuju kamar mandi.


Sesampainya di kamar mandi arya langsung menurunkan karin ke bathtub, "Aku bisa mandi sendiri kau keluar sajah" ucap karin, namun ucapan ituh tak di dengar oleh arya, arya malah menyalakan kerannya, dan ikut masuk ke dalam bathtub.


Karin merasa malu kembali karna sekarang mereka mandi bersama, mereka bahkan bukan pasangan suami istri, tapi sudah melakukan hal sejauh inih.


Arya merasa heran karna karin terus diam, namun sekejap kemudian arya tau apa yang sedang karin pikirkan.


Perlahan arya mendekat ke telinga karin lalu arya berbisik, "tenanglah sayang jika terjadi sesuatu padamu maka aku akan bersumpah untuk bertanggung jawab" bisik arya di telinga karin.


Mendengar bisikan arya karin langsung berbalik ke belakang, "Benarkah, apa kau bisa mengatakannya lagi" ucap kari yang masih belum mempercayai perkataan arya sepenuhnya.


Mendengar ucapan arya, mata karin mulai mengembun, karin langsung memeluk arya dengan erat karna merasa bahagia bisa bersama dengan arya.


"Ehmmm sayang, aku sudah berjanji kan padamu, boleh kah kau juga berjanji untuk memenuhi permintaanku kali ini" ujar arya yang masih berada dalam pelukan karin.


"Yah, baiklah semua yang kau minta akan aku kabulkan" ujar karin sambil tersenyum manis menatap arya.

__ADS_1


"kau tau sayang, ada sesuatu di bawah sanah yang sedang menyelam lalu tiba-tiba berdiri meminta untuk di puaskan" ujar arya sambil menahan pitonnya yang semakin liar, karna ingin masuk ke sarangnya.


Karin mengerti apa yang sedang arya katakan, ia pun berpikir sejenak, dan akhirnya karin menganggu kan kepalanya pertanda bahwa ia memperbolehkan arya melakukan apa pun.


*****


Sudah setengah jam berlalu, arya dan karin akhirnya selesai dengan kegiatan panasnya, arya kemudian keluar dengan menggendong karin dari kamar mandi, setelah ituh mereka memakai baju bersama arya terus membantu karin memakai baju.


Selesai memakai baju, mereka duduk di sofa untuk makan, "kita akan pulang hari inih saat sore jadi bersiap-siap lah" ucap arya di sela-sela makannya.


Selesai makan karin memilih untuk menonton tv, sedangkan arya kembali ke kamarnya untuk berkemas.


********


Sore hari pun tiba, karin dan arya tengah ada di bandara menunggu penerbangan mereka.


Setelah menunggu hampir setengah jam mereka akhirnya masuk ke dalam pesawat, mereka langsung duduk di tempat mereka.

__ADS_1


Tak butuh waktu lama sekitar 2 jam akhirnya mereka mendarat di Jakarta, saat di bandara asisten arya langsung menjemput mereka, "sayang malam ini kau di apartemen ku sajah" ucap arya yang sedang membukakan pintu mobil.


"Hmmm baiklah" ucap karin, karna sudah lelah, di perjalanan arya menoleh ke arah karin dan berniat mengajaknya makan, namun ternyata karin sudah tertidur.


__ADS_2