JANGAN TERUS PAKSA AKU

JANGAN TERUS PAKSA AKU
Hinaan


__ADS_3

"Ada apa ribut-ribut" ucap aldo menghampiri meja resepsionis, karna saat ia datang, ia melihat ada keributan di sanah,


"begini tuan aldo, wanita ini mengaku-ngaku kalau dia adalah kekasih tuan arya" ucap wanita ituh.


seketika aldo melihat ke arah karin, aldo melihat dari ujung kepala sampai ujung rambut karin, karin yang di perhatikan pun hanya diama, aldo sama sekali tak mengenali wanita di depannya karna arya memang belum pernah melihat wajah karin sebelumnya.



"Maaf nona, apa nona benar-benar sedang mencari tuan arya" tanya aldo,


"iyah saya mencarinya" jawab karin


"maaf kalau saya boleh tau ada urusan apah" tanya aldo lagih


"ada yang harus saya bicarakan dengan arya" jawab karin.


"Tapi tuan arya belum datang" ujar aldo


"tak apah saya akan menunggunya" aldo menjadi semakin penasaran ada hubungan apa sebenarnya di antara atasannya dan wanita di depannya.


Karin tetap tidak peduli, dengan apa yang di ucapkan aldo, yang ingin ia lakukan hanya menunggu arya datang dan berbicara dengannya, saat karin terus memaksa untuk menunggu arya, terdengar suara langkah kaki menuju mereka, " ada apa inih kenapa ribut-ribut?, jika kalian masih ingin ribut keluar jangan di sinih" ucap arya yang baru sajah datang.

__ADS_1



Mendengar suara yang sangat familiar di telinganya, karin langsung berbalik, sekitika mata keduanya saling berhadapan, hanya saha ada perbedaan dalam tatapan satu sama lain, karin menatap arya dengan perasaan yang senang dan bahagia, sedangkan arya menatap karin dengan tatapan kebencian dan jijik pada karin.


"Sayang akhirnya aku bisa bertemu denganmu lagi" ucap karin dengan bahagianya, karin bahkan memeluk arya,


"beraninya kau datang ke sinih dan berani sekali kau memeluku" teriak arya yang terdengar di mana mana sambil mendorong karin hingga terjatuh.


Seketika wajah bahagia karin hilang, tergantikan dengan kesedihan, "apa yang kamu lakukan sayang" tanya karin sambil berdiri kembali, " dengar yah kau hanya wanita pelacurku, apa uang yang ku berikan belum cukup sehingga kau datang kesinih" ucap arya yang membuat karin merasa sedih.


Seketika air mata mulai menetes dari mata karin, arya tanpa pikir panjang, langsung menyeret tangan karin keluar, dan menghempaskan tubuh karin, yang membuat karin hampir terjatuh, tapi beruntung karin langsung menyeimbangkan tubuhnya.


" pergi kau dari sini dan jangan pernah menginjakkan kaki mu di perusahaan ku lagi" ucap arya, " tapi aku datang ke sinih hanya ingin memberitahu kalau aku sedang hamil" teriak karin, "aku tidak peduli, lagi pula tidak ada yang tau anak siapa yang sedang kau kandung" ucap arya.


.


.


.


Sedangkan di sisi lain seorang gadis, tengah bercermin, ia mengenakan make up tipis namun sangat cantik, "Yah aku harus ke kantor kakak dulu, untu meminta izin, jika tidak pasti saat pulang aku akan di omelin"

__ADS_1


ucap gadis ituh pada dirinya sendiri.


****


Sedangkan di sisi lain karin yang sedang berada di dalam taksi hanya melamun, pikirannya tengah kacau memikirkan masa depannya, sekarang ia tengah mengandung tapi ayah kandung dari bayi nya sama sekali tak ingin bertanggung jawab.


.


.


.


...****************...


.


.


.


JANGAN LUPA YAH

__ADS_1


KLIK


LIKE,VOTE,KOMEN,DAN BERI HADIAH!!!


__ADS_2