JANGAN TERUS PAKSA AKU

JANGAN TERUS PAKSA AKU
Membuntuti Bela


__ADS_3

Arya tersenyum melihat karin yang tertidur lelap, "Tuan apa gadis ituh akan bernasib sama dengan gadis yang lain?" tanya aldo yang sedang mengemudi.


Mendengar pertanyaan yang di lontarkan oleh asisten sekaligus sahabatnya ituh, arya langsung menatap kedepa, "yah semua itu tergantung padaku, kehidupannya ada di tanganku" ucap arya dengan nada dingin.


Mendengar jawaban dari atasan sekaligus sahabatnya ituh aldo mengerti apa yang akan arya lakukan, aldo sudah lama bersama arya, dan ia tau kalau wanita yang


sekarang menjadi kekasih arya hanya akan bertahan beberapa bulan sajah.


Tak butuh waktu lama akhirnya mereka sampai di apartemen arya, arya menggendong karin masuk ke apartemen, sedangkan aldo membawa koper arya dan karin.


Arya membaringkan karin di ranjang, setelah ituh ia keluar untuk menemui aldo, "al apa ada lagi yang ingin kau sampaikan?" tanya arya karna aldo masih menunggunya.


"Ya sebenarnya ada yang ingin ku katakan padamu" aldo sempat menjeda perkataannya.

__ADS_1


"apah, katakanlah" desak arya yang mulai penasaran, dengan apa yang ingin di katakan sahabatnya ituh.


"inih mengenai bela, akhir-akhir ini aku sering melihat seseorang terus membuntuti bela" ucap aldo yang langsung membuat arya terkejut.


"Apa hanya ituh?" tanya arya lg, "orang ituh selalu memfoto bela setiap dia membuntuti, dan orang ituh selalu ikut kemanapun bela pergi, kau tau bahkan orang ituh membuntuti bela sampai ke Singapura saat bersama kita" jawab aldo.


Mendengar ituh arya lebih terkejut, ia bertanya-tanya siapa orang yang membuntuti bela, arya akhirnya memilih membicarakan semua inih besok bersama papah dan mamah nya.


"Aku akan membicarakan ini semua besok, dengan papah kau pulang sajah " ucap arya yang langsung di turuti oleh aldo.


Tak terasa pagi telah tiba, arya bangun lebih dulu, dia melangkah kan kakinya menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya, tak lama kemudian arya telah selesai mandi dan sudah mengenakan pakaian kerjanya.


Sedangkan karin masih tertidur dengan pulas, arya berjalan mendekat ke ranjang dan duduk di samping karin yang tertidur, "sayang bangunlah, inih sudah pagi" ucap arya dengan lembut, sambil mencubit pipi karin.

__ADS_1


Karin yang merasa terganggu segera membuka matanya, karin melihat arya yang berada di sampingnya sudah rapih dengan mengenakan jas, karin kemudian mendudukan dirinya, "apa kau akan pergi bekerja sekarang?" tanya karin.


"yah, sayang cepat lah mandi sanah aku menunggumu di meja makan" ucap arya yang langsung berdiri dan melangkah ke luar kamar menuju meja makan.


Tanpa membantah karin langsung bangkit dan berjalan menuju kamar mandi, tak berapa lama karin akhirnya keluar kamar dan melangkahkan kakinya menuju meja makan.


Mendengar suara langkah kaki arya mengangkat kepalanya, dan melihat karin yang memakai rok mini dan sweater, menurut arya rok itu terlalu pendek.



Karin tak melihat tatapan arya yang seperti ingin memakannya, karin duduk berhadapan dengan arya, ia sudah sangat lapar dan ingin segera makan.


"rok mu ituh sangat minim bahan sekali" ucap arya ketus,"memang ada apa dengan rok ku inih nyama aku juga sering memakainya ketika ke kampus" jawab karin dengan jujur.

__ADS_1


"jadi kau sering memperlihatkan pahamu yang mulus ituh pada pria di kampus mu?" tanya arya lagi.


__ADS_2