JANGAN TERUS PAKSA AKU

JANGAN TERUS PAKSA AKU
Calon Istri


__ADS_3

Arya pun terbangun dan melihat Melin, Arya pun menangis kembali karna mengingat kejadian tadi siang, Melin mencoba menenangkan arya, arya kemudian memeluk dengan erat dan berkata " aku tidak ingin Bela tinggal di sini" mendengarkan perkataan anaknya sangat iya sayangi, Melinpun bertanya pada putranya "sayang Bela juga kan sepupu mu"


dengan cepat arya berkata, " dia bukan sepupuku tapi dia adalah seorang pencuri mamah" Melin pun tersenyum karena ternyata putra kesayangan nya ituh sedang cemburu.


Melin pun mengatakan jika,menjaga dan merawat Bela adalah janji nya kepada kakak nya yaitu ibunya Bela.


"Dengar lah sayang mamah tidak pernah membedakan kmu dan Bela karna kalian sama-sama tanggung jawab maah,kamu jangan pernah merasa kalau mamah lebih sayang Bela, karna mamah lebih menyayangi mu " mendengar itu arya pun menjadi bahagia lg dia kembali memeluk Melin.


Melin juga menasehati arya agar meminta maaf pada Bela, tampan membantah arya langsung melakukannya, hingga sampai saat ini keluarga arya hidup bahagia.

__ADS_1


******


12 menit kemudian mereka sampai di rumah, rumah yang megah bak istana, mereka melangkah kan kaki nya menuju pintu masuk, setelah itu Bela langsung pergi ke kamarnya untuk mandi sedangkan arya mencari keberadaan mamah nya.


hingga kaki arya menginjak dapur baru lai ia melihat sosok tang iya cari sedari tadi, arya langsung berjalan dan mendekati mamah nyan dan memeluknya mamahnyah.


Melin dan arya saling berpelukan melepas rasa rindu, karna selama ini arya jarang pulang ke rumah, setelah puas berpelukan Melin meminta arya untuk mandi dulu.


sehabis makan malam mereka semua duduk di ruang keluarga dan menonton TV bersama, hingga mamah arya membuka pembicaraan, "sayang mamah bertanya padamu sekarang berapa usiamu?" tanya melin membuat arya dan bela kebingungan, dengan cepat arya menjawab pertanyaan mamah nya, "28 mah, kenapa mamah bertanya seperti ituh, bukan kah mamah juga tau berapa usiaku sekarang".

__ADS_1


" sayang lihat lah mamah papah sekarang sudah semakin tua, mamah dan papah ingin sekali melihat kmu menikah dan memiliki anak,apa kmu tidak dapat mengabulkan permintaan mamah papah, lagi pula usiamu sudah matang"


mendengar perkataan mamah nyah arya tak dapat menjawab nyah.


"Mah aku masih ingin bersenang-senang di usiaku, aku juga tidak terlalu suka jika ada wanita di samping ku, itu sangat mengganggu ku" ucap arya mengeluarkan alasannya.


"Tapi sayang..., yasudah mamah yang akan turun tangan mencari calon istri untuk mu" ujar Melin.


Mendengar ituh arya terkejut dan merasa kesal kepada mamah kesayanganny, "Mamah lebih baik mencari calon suami untuk keponakan kesayangan mamah ituh"

__ADS_1


mendengar ucapan arya bela langsung melotot menatap arya, dengan kesal bela melempar bantal sofa yang sedari tadi bela pegang, bala lalu berkat, " kau sajah yang menikah sanah umur mu kan sudah tua, kalau kau menikah di usai yang tua nanti anak mu akan memanggil mu kakek" ucap bela sambil tertawa dan di ikuti oleh tawa papah dan mamah arya.


arya yang kesal lalu berdiri dan berkata "sepertinya kau yang harus lebih di perhatikan, kau tau jika wanita yang umurnya di atas 23 tahun maka akan sulit mencari pasangan" ucap arya dan langsung berlari naik ke tangga sambil tertawa, mendengar ituh bela langsung marah dan mengerucutkan bibirnya, melihat keponakan mereka seperti itu membuat Melin dan Heri tertawa.


__ADS_2