
Pagi pun telah tiba, matahari sudah menunjukan sinarnya membangunkan calon ibu yang tengah tidur, ia pun bergegas masuk ke kanar mandi dan membersihkan tubuhnya.
Tak lama kemudian karin telah keluar dari kamar mandi dan mencari pakaian yang cocok untuk nya, dan juga menyiapkan tiga pakayan ganti, nanti saat di vila.
"hah... Lebih baik aku paki baju ini dulu sajah" ucap karin. Tak lama suara ponsel karin yang berdering pertanda bahwa ada seseorang yang menghubunginya.
Karin melihat nama yang tertera di ponselnya, karin pun langsung nenekan tombol hijau untuk mengangkan panggilan ituh.
"haloo karin apa kau sudah siap jika sudah cepatlah turun aku dan vina menunggumu di bawa" ucap rea dari sebrang telpon.
"yah aku sudah siap, aku akan turun sebentar lagi " jawab karin sambil menekan tombol berwarna merah di ponselnya, untuk mematikan sambungan telpon dengan rea.
__ADS_1
Rea mengajak karin dan vina untuk berlibur sementara di vila milik nya di dekat pantai, yang berada di kota B , tak berapa lama karin sampai di parkiran dan langsung masuk kedalam mobil milik rea.
"maaf karna aku kalian jadi lama menunggu" ujar karin yang merasa bersalah, "tak apah kami juga tidak keberatan ko" jawab rea, "sudah ah sebaiknya ako kita berangkat nanti kita kemalaman lagi" ucap vina yang duduk di belakang, "mana mungkin kita kemalaman dari sinih ke kota B hanya perlu waktu empat jam vina " ucap rea sambil geleng-geleng kepala.
empat jam sudah mereka tempuh perjalanan dari kota J ke kota B, "wah tempatnya sangat indah dan mewah" ucap vina yang langsung keluar dari mobil, "ini beneran villa keluarga kamu rea" ucap vina lagi, "iyah inih villa keluarga gue" jawab rea.
"ko kamu biasa ajah sih rin liat villa kaya gini" tanya vina, " hmmm aku dulu sering di ajah ke beberapa villa milik mas arya jadi aku udah terbiasa liat villa yang kaya ginih vin" jawab karin sambil tersenyum walau dalam senyumannya tersirat luka yang sangat menyakit kan.
Sedangkan di tempat lain di sebuah bandara, seorang kakak beradik tengah berpelukan, berat bagi keduanya untuk berpisah kembali, tapi mau tidak mau sang adik harus tetap pergi meninggalkan tanah kelahirannya.
Ya itu adalah aldo dan alena, sore ini alina harus kembali ke amerika untuk melanjutkan kuliahnya, " ah kakak sudahlah jangan sedih, nanti saat aku libur aku akan kembali lagi kesinih" ujar alena yang berada di pelukan aldo.
__ADS_1
"yah baiklah kau harus menjaga dirimu di sanah, dan jangan berani beraninya kau masuk ke dalam club bersama teman teman mu ituh" peringat aldo pada alena, ya setelah apa yang terjadi pada bela aldo menjadi takut kalau adiknya akan sama seperti bela.
"yah aku janji kak" ucap alena sambil mengangkat jari kelingkingnya, hingga akhirnya terdengar suara pemberitahuan bahwa penerbangan ke amerika akan segera lepas landas, alena pun menyudahi berpamitan dengan sang kakak.
Malam pun tiba kini karina,vina dan rea tengah menikmati makan malah bersama, dan sesrkali mereka tertawa terbahak-bahak "eh omong-omong nanti setelah wisuda kalian mau kerja atau lanjut S2" tanya rea, "Mmmm orang tuaku sih ingin aku kuliah lagi tapi otaku ini sudah tidak mampu menampung materi lagih" ucap vina, yang membuat karin dan rea tertawa begitu kencang.
**YUK BUAT YANG SERING BACA NOVEL
"JANGAN TERUS PAKSA AKU "
IKUTI TERUS YAH SAMPAI TAMAT
__ADS_1
JANGAN LUPA JUGA YAH TERUS
LIKE,VOTE,KOMEN,DAN KASIH HADIAH**!!!