
Kini usia kandungan karin sudah menginjak usia delapan bulan,hari ini karin berniat mengajak vina dan rea untuk membantunya berbelanja keperluan bayi ke mall.
.
.
.
jam kini tengah menunjukan pukul 14:00 rea, karin, dan vina selesang dengan mata kuliahnya, dan kini merekan tengah bersiap untuk menuju mall, di jalan karin terus menuliskan apa sajah yang harus dia beli.
"rin kamu ga ada niatan, photo shoot gituh sebelum kamu melahirkan?" tanya rea yang tengah menyetir mobil nya, "ya ada sih hanya sajah aku tidak tau potografer yang bagus dimana" terang karin.
"kalau kamu mau kamu aku bisa kenalkan potografer ku, kalau begitu besok kita lakukan okeh" ucap rea yang merasa bahagia bisa membantu sahabatnya, "hmmmm baiklah" jawab karin.
.
.
.
.
Akhirnya mereka telah sampai di pusat perbelanjaan yang mereka tuju, "baiklah bumil pertama tama kita harus mencari apah" tanya vina, "baiklah pertama kita harus membeli baju-baju bayi, dan troli bayi,setelah ituh kita beli mainan bayi dan yang terakhir popok bayi lalu alatmandi dan makan" jawab karin, "baiklah ayoh kita cari"
ucap rea.
kini mereka bertiga tengah memilih pakaian dan memilih troli bayi, karin di buat pusing oleh rea dan vina yang berbeda pendapat soal baju, hingga akhirnya karin membeli keduanya, dan kini saatnya nereka memilih troli bayi nya, hingga pilihan karin tertuju pada troli bayi berwarna beby blue.
Setelah selesai membayar mereka pun keluar dari toko itu dan mencari toko mainan untuk bayi, mereka bertiga berpencar untuk mencari mainan yang bagus aman dan baik di pakai oleh bayi.
__ADS_1
Akhirnya karin membeli lima mainan untuk anaknya yang bisa di mainkan oleh bayi laki-laki dan perempuan, mainan yang karin beli juga aman untuk di gunakan oleh bayi, setelah selesai akhirnya mereka membayar mainan itu dan keluar dari toko ituh.
Serelah itu mereka bertiga beristirahat terlebih dahulu di sebuah cafe, dan mengisi perut sebelum kembali berbelanja, tadi memang meraka tidak sempat makan terlebih dahulu saat keluar dari kampus.
Setelah selesai makan mereka melanjuykan kembali berbelanja keperluan mandi dan keperluan makan bayi, mereka bertiga mendatangi salah satu toko ituh dan berpencar mencari peralatan yang di butuhkan.
Setelah selesai meraka bertiga sekarang berada di dalam mobil, rea akan lebih dulu mengantar pulang karin setelah itu mengantar vina pulang.
Keesokan harinya karin tengah bersiap menunggu kedatangn rea, rea akan menjemput nya untuk photo shoot, dan kini mereka sudah berada di tempat pemotretan.
Kelahiran Nabi Musa berasal dari Imam al-Sudiy yang juga diceritakan kembali oleh Abu Malik dan Abu Shalih serta dari Ibnu Mas’ud yang mendapatkan ceritanya dari kalangan sahabat.
Awalnya Firaun yang saat itu menjadi raja bermimpi ia melihat api yang berasal dari Baitul Maqdis.
Kemudian api tersebut membakar Mesir tapi pada saat itu api tersebut tidak membahayakan Bani Israil.
Setelah bangun dari tidur, Firaun pun mengumpulkan para ahli nujum dan beberapa tukang sihir dan meminta mereka untuk menceritakan apa maksud dari mimpi itu.
Sejak saat itu Firaun pun memerintahkan bala tentaranya untuk meniadakan setiap bayi lelaki yang lahir di Bani Israil.
Ia meminta mereka untuk membunuh bayi-bayi lelaki tersebut, tanpa terkecuali. Setelah itu, lahirlah Nabi Musa yang juga berasal dari kalangan Bani Israil.
Setelah Musa lahir, sebagai seorang ibu tentu ia khawatir dan gelisah ia juga takut para bala tentara tersebut akan membunuh anak lelakinya jika Firaun mengetahui perihal putranya yang baru saja lahir.
Allah SWT pun akhirnya memberi Ibunya Nabi Musa sebuah ilham untuk menghanyutkan Musa ke sungai.
Tapi Allah berjanji akan memberikan kembali Musa pada ibunya suatu hari nanti.
Muara sungai tempat Musa dihanyutkan ternyata sampai di istana Raja Firaun. Setelah itu Musa pun ditemukan oleh istri Firaun.
Istri Firaun itu bernama Asiyah binti Muzahim bin Ubaid bin al-Rayyan bin al-Walid.
Setelah menemukan bayi laki-laki itu, akhirnya Asiyah pun mengasuhnya dengan memberi Musa ASI dari perempuan yang juga sedang menyusui saat itu.
__ADS_1
Namun, muncul keanehan saat Musa akan diberi ASI oleh para ibu yang sedang menyusui.
Musa tidak mau menyusu pada mereka sehingga ibu kandungnya pun menawarkan diri untuk menyusuinya.
Akhirnya Musa mau menyusu pada ibunya dan hal itu menjadi bukti bahwa Allah telah mengembalikan Musa kembali pada ibu kandungnya.Saat itu Musa sudah menikah dengan anak dari Nabi Syuaib yang bernama Shafura, mereka berdua pun menuju ke Negara Mesir.
Ketika mereka tiba di sebuah bukit saat malam tiba, ia melihat sebuah cahaya dan Musa mendekati asal sinar tersebut.
Setibanya di sana terdengar sebuah suara yang menuju ke arah Musa. Wahyu yang ia terima saat itu kurang lebih begini, “Musa, kamu sedang berada di sebuah lembah suci, lepaskan terompah yang kamu kenakan dan kamu menjadi rasul utusanKu.Setelah Nabi Musa dan Nabi Harun berdakwah di hadapan Firaun dan Firaun menolaknya, Firaun tentu saja semakin marah.
Ia pun memerintahkan bala tentaranya untuk membunuh Nabi Musa. Tak hanya Nabi Musa saja tapi para pengikutnya juga diperintah untuk dibunuh.
Mengetahui hal itu, Nabi Musa dan orang-orang yang menjadi pengikutnya melarikan diri ke laut merah.
Saat itu Nabi Musa bingung dengan situasi yang serba menegangkan karena pasukan Firaun berada di belakang mereka sedang mengejar ia dan pengikutnya.
Pada sebuah laut yang membentang sangat luas, pasukan Firaun menghalangi jalan Nabi Musa dan pengikutnya.
Allah kembali memberikan wahyuNya kepada Nabi Musa dengan meminta Nabi Musa memukulkan tongkatnya ke arah laut.Kemudian laut pun terbelah menjadi dua secara otomatis dan Nabi Musa memiliki jalan untuk menyebrangi lautan.
Setelah Nabi Musa berada di seberang lautan, pasukan Firaun masih berada di tengah lautan.
Allah pun memerintahkannya kembali untuk memukulkan tongkatnya lagi ke laut merah.
Jadi laut kembali menjadi satu dan seluruh pasukan beserta Firaun tenggelam di laut tersebut.
Kini pemotretan pertam sudah karin selesaikan, tinggal satu pemotretan lagi yang harus karin selesaikan, karin sangat senang saat melakukan pemotretan, dan itu adalah senyuman pertama yang rea lihat tanpa adanya guratan kesedihan.
"Ah iyah re setelah photo selesai kamu mau ga antar aku ke supermarket sebentar, soalnya setok makanan di apartemen ku sudah mau habis" ucap karin.
"boleh nanti aku antar, ya sudah tuh kamu harus di photo lagi" ujar rea.
__ADS_1