
"Jadi bagaimana, kamu mau kan tingal sama om?" tanya om gibran lagi, "Om tidak akan menyuruh ku pergi lagi kan?" tanya karin sambil menundukan kepalanya, "Kamu tenang saja karina, jika om mu ini mengusir mu, maka akan aku usir terlebih dahulu dirinya dari sini" ucap tante Rosa, sekarang ini Rosa memang sudah mau berbicara lagi setelah kedatangan karin.
"Karina, om janji akan selalu ada bersama mu, dan tidak akan meninggalkan dirimu lagi, jadi kamu mau kan tingal sama om?"
tanya om gibran meyakinkan keponakan satu-satunya ituh, karin pun menganggukan kepalanya, "yah aku akan tinggal di sinih" ucap karin, "Akhirnya tante ada temennya di rumah" ujar tante rosa.
"Tapi boleh ga aku pulang dulu ke Apartemen, aku mau ngambil barang-barang milik ku" ucap karin, "udah lah ga usah kamu ambil lagi barang-barang buruk ituh, itu juga pasti barang-barang dari si berengsek arya itu kan" ucap alex, "Enak sajah barang-barang ituh aku beli dengan kerja keras ku tau, lagian di apartemen ku juga masih ada tugas-tugas kuliah ku" ucap karin yang emosi pada sepupu nya ituh.
"Yasudah kalau bagituh lex kamu antarkan karina ke apartemennya" perintah om gibran pada alex, "iyah pah siap, yasudah ayoh kita berangkat" ucap alex pada karin, "hati-hati ya lex, adik mu ituh tengah sakit ia juga sedang mengandung jadi jaga dia, jangan kebut-kebutan" ucap tante rosa yang menasihati anaknya ituh.
.
.
.
.
.
.
.
Satu jam kemudian karin dan alex telah sampai di apartemen, dengan segera
Mereka berdua masuk ke dalam apartemen karin, karin langsung ke kamar dan mengemasi barang-barangnya, sedangkan alex melihat-lihat isi apartemen ituh.
satu jam lebih kemudian karin telah selesai mengemasi semua barangnya ke dalam dua koper dan satu tas, "ka sudah selesai, ayoh" ucap karin, "yasudah ayoh kita pulang" ajak alex, karin berdiri sejenak ia melihat seisi apartemennya, karin akan sangat merindukan apartemen inih dan segala kenangannya, apa lagi kenangan saat bersama arya.
"sudah lah lupakan si berengsek ituh" ukar alex yang melihat sepupunya tengah memandangi seisi ruangan, "ayoh kita turun" ajak alex lagi, "yah ayo".
__ADS_1
"Kak aku pinjam dulu ponsel mu, aku mau menghubungi sahabatku, agar dia mengijinkan ku pada dosen" ucap karin.
"Yasudah nih ambil, memangnya kamu ada mata kuliah sekarang?" tanya alex.
"ada kak, ada tiga mata kuliah hari inih" jawab karin.
.
.
.
.
.
Sesampainya di kediaman keluarga baksara, karin langsung masuk kembali ke kamarnya dengan di bantu oleh pelayan yang membawa kedua kopernya, sesampainya di kamar karin langsung merapihkan baju-baju nya dan buku-bukunya dengan di bantu oleh pelayan.
"karina kamu sudah selesai?" tanya tante rosa pada karin.
"tidak tante hanya ingin membawamu ke dokter, semalam dokter meminta agar sekarang kamu memeriksakan kandungan mu, karna yang semalam kesinih bukanlah dokter kandungan jadi dia menyuruh kita kerumah sakit sajah" jelas tante rosa.
"tidak papah tante lagi pula aku sudah baik-baik sajah sekarang tidak perlu ada yang di khawatirkan" jawab karin.
"tidak karina kamu harus tetap periksa kerumah sakit, semalam ituh kamu jalan begitu jauh dalam keadaan hamil besar, kamu mau yah beriksa ke dokter" ucap tante rosa yang terus membujuk karin.
"yah baiklah tante, tapi aku siap-siap dulu"
kini akhirnya karin tidak bisa menolak lagi, karin menyetujuinya kali inih.
"yasudah tante tunggu di bawah yah" ucap rosa yang langsung turun ke bawah dengan di bantu oleh beberapa pelayan.
__ADS_1
"Tan aku sudah siap" ucap karin.
"yasudah ayoh kita beragkat" ujar tante rosa, merakapun akhirnya berangkat menuju rumah sakit.
.
.
.
.
...****************...
.
.
.
.
.
**JANGAN LUPA YAH BUAT SEMUA PEMBACA SETIA NOVEL YANG BERJUDUL
"JANGAN TERUS PAKSA AKU"
IKUTIN TERUS YAH CERITANYA SAMPAI TAMAT DAN BUAT YANG MINTA UPDETAN TERBARU KISAHNYA KOMEN AJAH YAH.
__ADS_1
JANGAN LUPA JUGA NIH TETAP
LIKE,KOMEN VOTE, DAN KASIH HADIAH OKEH**!!!?