
"Aku tidak bermaksud memamerkan pahaku, tapi ya bagaimana lagi pakaian ku memang beginih sedari dulu sayang"
"Ah ya sudah lah tapi jangan pernah kamu macam-macam ketika di kampus" ucap arya, yang langsung di jawab dengan anggukan oleh karin.
Mereka berdua akhirnya memilih untuk melakukan aktivitas masing-masing.
******
Setelah mengantar karin ke kosan dan ke kampus, arya langsung melaju menuju kantornya, tak butuh waktu lama arya sampai di kantornya dan melangkah masuk ke dalam live, tak lama arya sampai di depan ruangannya.
Bela yang tengah mengecek berkas-berkas, mendengar suara langkah kaki mendekat ke arahnya, bela kemudian melihat seorang pria yang sangat menyebalkan menurutnya, mendekat ke arah mejanya.
Ya pria itu adalah arya, bagi bela arya adalah pria paling menyebalkan karna selalu membuatnya kesal baik di rumah maupun di kantor.
Arya melangkah kan kakinya, hendak masuk ke dalam ruangannya, "Dari mana ajah maha raja, baru nongol hari inih" ucap bela dengan mimik muka yang sedikit cemberut.
"Apa hubungannya ama lo dasar lintah, ya gue mau kemana itu bukan urusan lo" ucap arya yang menjadi kesal.
"Ah ya lo mati pun gua gk peduli, oh yah tante melin cemas dengan putranya yang manja inih ja di temui dia secepatnya" ucap karin yang berbicara dengan nada meledek dan membentak.
Mendengar perkataan bela arya menjadi gemas padanya, ingin rasanya ia menjambak rambutnya, dan menariknya keluar dari perusahaannya.
"Iyah...Iyah aku tau nanti aku akan pulang ke rumah" ucap arya sambil melangkah masuk ke ruangannya.
Sedangkan aldo yang sedang duduk di tempatnya merasa penasaran mengapa di pagi hari seperti ini atasannya terlihat kesal, marah.
"Kau kenapah ?" tanya aldo sambil menatap penasaran ke arah arya.
"Hmmm itu tuh si wanita lintah dia sudah membuatku kesal pagi-pagi begini" ucap arya, aldo tau siapa yang di maksud wanita lintah ituh, adalah bela , panggilan itu sudah muncul sejak bela di perintahkan oleh papah nya arya menjadi sekretarisnya arya.
******
.
Tak terasa hari mulai sore, sebagian karyawan di kantor arya sudah pulang, dan sebagiannya masih sibuk dengan tugas mereka masing-masing karna harus lembur.
Arya berjalan keluar ruangan, di ikuti oleh aldo yang membawa beberapa berkas di tangannya, aldo memang sudah biasa membawa pekerjaannya kerumah.
Arya berjalan kaluar dari kantor dan masuk ke mobil sport kesayangan nya, ia berkendara dengan dengan cepat, kurang dari 10 menit arya telah sampai di kediaman ayahnya.
Satpam yang melihat kedatangan tuan mudanya langsung berlari dan memencet tomobl gerbang agar terbuka otomatis.
__ADS_1
Arya keluar dari mobil melangkah masuk, ke dalam rumah, kedatangannya di sambut oleh para pelayan, namun arya langsung melangkah mencari sang mamah.
******
Jam sudah menunjukan pukul 22:20, arya berpamitan pada papah dan mamah nyah, yah hari ini arya tak bisa untuk menginap, ia berkata jika ia sedang banyak pekerjaan, namun sebenarnya ia ingin bertemu karin.
Tak butuh waktu lama arya sampai di depan kosan karin, arya melihat karin keluar dari kosan nya, lalu masuk ke dalam mobilnya.
"Hai sayang bagaimana kabarmu apa baik-baik sajah" ucap arya dengan manis kepada karin.
"Hmmmm aku baik-baik ajah ko" balas karin.
20 menit kemudian mereka telah sampai di apartemen arya, mereka langsung melangkah masuk, arya berjalan ke arah sofa dan merebahkan badannya di sana karna merasa lelah seharian inih.
Karin pergi ke dapur ia berniat entuk membuatkan arya kopi, tak butuh waktu lama karin kembali lagi ke ruang tamu, di lihatnya arya yang sedang tidur, dengan hati-hati karin membangunkan arya.
"Sayang minum dulu" ucapnyah
Arya membuka matanya ia kemudian mendudukkan dirinya dan langsung meminum kopi yang di buat karin.
"kamu sepertinya sangat kelelahan, apa mau aku pijat" tawar karin.
"Apa kamu bisa sayang?" tanya arya.
Karin mendudukkan dirinya di ranjang ituh sedangkan arya merebahkan tubuhnya di ranjang ituh, karin mulai memijat arya dengan telaten.
Arya merasa sedikit lebih baik setelah karin memijitnya, arya pun mendudukkan dirinya lalu menatap karin dengan tatapan yang sulit di artikan, arya perlahan mendekati karin, "bisakah aku meminta ituh darimu" ucap arya di telinga karin.
Karin tau apa yang di maksud oleh arya, karin pun mulai menjauh dari sisi arya.
"Aku mohon sayang, aku tidak mau melakukannya lagih" ucap karin.
Arya yang mendengar ucapan sang kekasih merasa marah dan kesal, lalu ia berjalan ke arya melangkah kan kakinya menuju balkon.
"Ya sudah jika kau tak mau sayang, maka hubungan kita mulai hari ini berakhir" ucap arya yang berdiri di balkon.
karin mulai ketakutan, ia tidak ingin hubungannya berakhir, karna ia sangat mencintai arya, "Sayang ku mohon jangan beginih" Karin sambil mendekat ke arah balkon.
Arya hanya diam, "sayang jangan seperti inih, aku sungguh sangat mencintaimu" ucap karin yang memohon, mata karin sudah mengembun.
Arya tak peduli jika karin menangis ia hanya ingin karin memenuhi nafsunya.
__ADS_1
"Hmmmm baik lah sayang kau bisa melakukan apapun kepadaku" ucap karin yang sudah ketakutan, takut jika arya memutuskan hubungan nya.
Arya yang mendengar ituh merasa cukup senang, ia kemudian menarik tangan karin menuju ranjang, karin dan arya naik ke ranjang, arya membuka satu persatu kancing kemejanya, sedangkan karin hanya duduk terdiam sambil menundukan pandangannya
Arya melihat ke arah karin, ia kemudian mendekat dan membuka seleting belakang baju karin, lalu membuka bajunyah, sekarang karin dan arya sama-sama setengah telanjang.
Arya mendorong karin agar karin merebahkan tubuhnya, kemudian arya mulai menindih karin, ia men**um bibir karin dengan rakus.
Ciuman ituh semakin panas, aryan beralih ke leher karin yang putih ia mengendus-ngendus leher karin, lalu kemudian memberi tanda kepemilikan di sanah, leher karin yang putih di penuhi dengan tanda kepemilikan arya.
Arya meraba raba punggung karin mencari sesuatu, dan beberapa saat arya menemukannya itu adalah kait bera karin, arya membuka bera ituh dan melemparnya ke sembarang arah.
Arya bahagianya melihat dua gunung mainannya, arya langsung melamut payu***a karin dengan lahap.
...*******...
visual👇
Ria Karina Salsabila(21)
Arya Arkana Aghata Morgen(28)
Aldo Biyorka William (28)
Bela Permata Kurniyawan(23)
Melina Anggraeni (mamah tiri arya)
Rian Akhira Aghata Morgen (papah arya)
__ADS_1
***YUK
KLIK LIKE, KOMEN, VOTE, DAN HADIAH YAH.