
karin terus berjalan menuruni tangga walau perutnya sangat sakit, sesampainya di bawah karin langsung di hadang oleh anak buah arya yang sedang berjaga, "mau kemana kau ?" tanya salah satu anak buah arya.
karin tak menjawab pertanyaannya, ia malah berusaha keluar dari hadangan para anak buah arya ituh, "biarkan dia pergi" ucap arya dari atas tangga, anak buah arya pun langsung memberi jalan untuk karin lewat.
tanpa melihat ke arah arya kari nangsung pergi begitu saja dari kediaman arya, "sayang sabar lah kita ke rumah sakit sekarang, mamah harap kamu kuat di dalam perut mamah" ucap karin sambil mengelus perutnya dan terus berjalan.
sekitar 30 menit karin berjalan, hingga ia sampai di depan rumah sakit, karin sudah tak bisa menahan rasa sakitnya, ia pun terjatuh pingsan, penjaga yang melihat karin pingsan langsung berlari meminta bantuan pada para perawat yang sedang lalu lalang di koridor rumah sakit.
.
.
.
.
.
pagi hari tiba, sinar matahari mulai masuk ke dalam kamar seorang gadis yang bernuansa pink, gadis itu terbangun dari tidurnya, " hahh, kenapa capet sekali paginya" ucap gadis ituh.
gadis itu pun turun dari tempat tidur nya dan berjalan menuju kamar mandi, 25 menit kemudian gadis itu telah selesai dengan ritual mandinya ia pun mengenakan pakayannya, " Alena....Alena..., apa kau masih belom bangun" teriak aldo sambil meng gedor gedor kamar sang adik.
Alena pun bangun dari meja riasnya, dan membuka pintu kamar nya, " ada apah sih ini itu masih pagi ka, kenapa kau mengganggu ku" keluh Alena pada sang kakak aldo, "hey dengar tuan putri aku hanya berniat membangunkan mu, barang kali kau mati di dalam" ucap aldo.
__ADS_1
" kau ini tega sekali kan menyumpahi adik mu mati, mah pah lihat lah kakak menyuruh ku untuk menyusul kalian di sanah" ucap Alena sambil melihat ke atas, seolah seperti sedang mengadu kepada orang tuanya yang sudah berada di sisi tuhan.
"dasar drama kau " ucap aldo sambil menyentil dahi alena, " lihat lah pah mah, kak aldo menganiyaya ku" ucap Alena sambil pura pura menangis.
"mah pah jika kalian merindukan putri kalian inih maka datang dan bawa dia pergi jauh aku sudah lelah menghadapi tingkahnya"
ucap aldo sambil keluar dari kamar Alena.
.
.
.
.
"astaga... apa bayiku baik-baik sajah"
tak lama terdengar suara pintu terbuka seorang dokter dan di susul oleh perawat di belakangnya, "dokter...dokter...bagai mana kondisi kandungan saya" tanya karin dengan cemas, karin takut sekali jika kandungannya kenapah-kenapah.
"tenang lah nona kandungan anda baik-baik sajah, anakmu ituh sangat lah kuat nona" ucap dokter ituh sambil mengusap punggung karin agar lebih tenang.
mendengar ucapan dokter ituh karin pun menjadi tenang, ia bersyukur kandung baik-baik sajah, "kapan aku boleh pulang dokter" tanya karin lagi pada pada dokter ituh, " mungkin sekitar dua hari lagi, nona kondisi mu masih lemah" ucap dokter ituh
"yah baik lah dok, terimakasih".
__ADS_1
*****
"hah.... ku harap kandungan nya ituh tidak selamat aku tidak ingin pernah bertemu lagi dengannya" ucap arya dengan tatap yang tajam.
.
.
.
.
...****************...
.
.
.
.
.
**YUK SEMUA TERUS IKUTIN NOVEL "JANGAN TERUS PAKSA AKU"
__ADS_1
TERUS
LIKE,KOMEN,VOTE, DAN HADIAH YAH**!!!!!