
" Tapi dia memang bidadari al, dia sangat cantik seperti pidadari" aldo kemudian pergi ke ke mejanya kembali, karna aldo malas mendengar ocehan arya.
Sore hari yah, arya dan aldo keluar dari ruangannya mereka akan pulang karna sudah waktu jam pulang, saat keluar ruangan arya melihat sekretarisnya masih sibuk dengan berkas-berkas, " apa kau tidak akan pulang?" mendengar seseorang bertanya kepada nya Bela sekertaris arya langsung berdiri dan menjawab pertanyaan arya, "ah seperti nya saya akan lembur" jawab bela sekertaris arya.
" sudah lah bawa sajah berkas-berkas itu pulang dan kerjakan di rumah, karna jika mamah tau kamu lembur dia pasti akan menghukum ku" kata arya "hmmmm baik lah aku akan membawa berkas-berkas ini kerumah sajah" ucap bela yang mulai merapihkan berkas-berkas ituh.
"Kau pulang bersamaku saja, kebetulan mamah menyuruh ku untuk pulang ke rumah"kata arya sembil berjalan mendahului bela dan aldo.
__ADS_1
Yah hubungan bela dan arya memang cukup dekat, karna bela adalah keponakan mamah tiri nya arya.
Yah sedari lahir ibu kandung arya tak pernah peduli dengan arya, dia hanya peduli dengan uang sajah, hingga akhirnya ada saat arya berusia 11 tahun papah arya menceraikan mamah kandung arya, ada rasa sedih dalam hati arya, tapi ia juga senang karna ibunya ituh akan pergi dari kehidupan mereka.
Tapi satu tahun kemudian, papah nya arya datang dengan manggandeng wanita yang mungkin hampir seumuran dengan papah nya, papahnya memperkenalkan wanita ituh kepada arya dan mengatakan kalo wanita yang bernama Melin itu adalah mamah barunya, saat itu ada rasa takut di hati arya, ia takut mamah barunya akan mengabaikan nya seperti mamah kandung arya.
Namun sifat Melin yang lambut dan penyayang membuat arya merasa nyaman,
__ADS_1
Tapi ketika usia 15 tahun arya mulai kawatir kalau mamah tiri nya akan di rebut, saat itu Melin datang kerumah membawa gadis yang sepertinya masih berusia 13 tahun, Melin meminta ijin pada suaminya agar memperbolehkan keponakannya Bela untuk tinggal bersama mereka, suaminya mengijinkannya karna merasa kasihan kepada Bela yang baru saja di tinggalkan orang tua nya.
Melin yang terus berada di samping Bele, membuat Arya cemburu karna Melin terus berada di samping Bela setiap saat.
Hingga akhirnya Arya meluapkan kekesalannya Karana mamahnya di rebut oleh Bela, " kenapa kamu masih di tinggal di rumahku, kenapa kau tidak tinggal di panti asuhan saja kau kan anak yatim piatu jadi seharusnya kau ada di panti asuhan, pergi kau sana" Arya mengeluarkan amarah nya yang selama ini terpendam mendengarkan perkataan anaknya papah Arya merasa malu dan marah atas apa yang telah di katakan Arya tadi karna tersulut emosi papah nya langsung menampar pipi arya.
Mata arya mulai berkaca dia menahan rasa sakit di pipinya, ia tak percaya papah nya akan menampar nya dengan cepat arya berlari ke tangga lalu masuk ke kamarnya dan pengunci pintu kamarnya au ia menangis.
__ADS_1
Melin yang ingin mengejar arya pun di cegah oleh suaminyah namun Melin tetap pergi menyusul arya ke kamarnya, Melin mengetuk pintu kamar arya namun arya tetap enggan membuka kan pintu kamar.
hingga malam tiba Melin masuk ke kamar arya menggunakan kunci cadangan, Melin masuk ke kamar ituh dan mengelus lembut rambut Arya.