JANGAN TERUS PAKSA AKU

JANGAN TERUS PAKSA AKU
Tinggal Bersama


__ADS_3

Puas bermain dengan dua gunung mainannya, arya mulai bersiap memasukan pitonnya kedalam sarang, dan terjadilah apa yang harusnya terjadi malam itu.


Pagi pun tiba, sinar matahari masuk ke dalam apartemen membangunkan dua anak manusia yang tertidur saling berpelukan, mereka sama sama ngengerjapkan matanya, arya tersenyum ke arah karin dan karin juga membalas senyum ituh tak kalah manis.


arya bangun lebih dulu melangkahkan dirinya masuk ke dalalam kamar mandi, tak berselang lama arya kembali keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit di pinggangnya.


Karin melongo melihat pemandangan indah di depannya, namun sekejap kemudian ia tersadar dan bergegas masuk ke dalam kamar mandi.


Karin keluar dari kamar mandi menggunakan handuh yang di lilitkan di dadanya, arya menatap karin dengan tatapan yang tidak dapat di artikan.


Karin yang merasa risih di perhatikan terus oleh arya, dengan cepat ia mengambil pakayan dalam tasnya dan bergegas masuk kembali ke dalam kamar mandi.


Tak butuh waktu lama karin kembali keluar dari kamarnya dengan pakaian yang lengkap, sedangkan arya terus menatap karin dari ujung kepala sampai ujung kaki, tatapan itu berbeda dengan tatapan yang biasa arya lakukan.

__ADS_1




"Sayang ,kenapa kamu menatapku terus seperti itu, apa ada yang salah dengan penampilanku?" ujar karin yang bertanya-tanya.


Sedetik kemudian arya kembali tersenyum manis seperti biasanya, arya berdiri dari sofa lalu mendekat ke arah karin lalu mengusap lembut rambut karin, "tak ada yang salah darimu, kamu sangat cantik sayang" ucap arya sambil mencium bibir karin yang manis.


Karin menunduk karna malu, arya yang melihat karin menunduk langsung meraih dagu karin agar menatapnya, mata mereka saling bertemu, bertatap begitu lama, hingga akhirnya arya angkat bicara.


"Hmmm apa tidak papah aku tinggal bersamamu" tanya karin.


"tak apa lagi pula kalo kamu di sinih aku jadi ada temennya" jawab arya, "ya sudah klo begitu aku antar kamu ke kosan untuk mengambil semua barang-barang mu" uca arya lagi.

__ADS_1


******


Sedangkan di tempat lain, di sebuah perusahaan ternama seorang wanita masuk ke dalam ruangan bosnya, ya ituh adalah bela, karna tak melihat kakaknya sedari tadi ia jadi penasaran apa jangan jangan kakaknya sudah datang lebih pagi darinya.


Namun saat masuk ke ruangan ituh bela sama sekali tak melihat keberadaan, yang ia lihat hanya aldo asisten kakak nya yang sedang sibuk dengan berkas berkas di tangannya.


Bela melangkah mendekat ke meja aldo, dan sejenak memperhatikan aldo yang pokus dengan berkas di tangannya, bela kemudian mengetuk meja aldo membuat, sang pemilik mata serigala ituh mendongak ke atas melihat sekilas dan kembali melihat berkas nya lagi.


Karin yang merasa di acuhkan oleh aldo pun merasa kesal, namun ia ingat niat awalnya hanya ingin mana nya kan keberadaan kakaknya.


"ekhem ekhemmm ka apah kau tau di mana ka arya?" tanya karin namun tak di jawab sama sekali oleh aldo.


"Ih apah sih, apa gk punya mulut, kan tinggal jawab ya atau tidak apa susah nya" ucap karin yang mulai kesal.

__ADS_1


Aldo mendongak menatap bela, "bukankah kau adiknya kenapah malah bertanya padaku" ucap aldo dengan tatapan tajam, ya aldo asisten arya ituh mulai kesal karna bela mengganggunya.



__ADS_2