JANGAN TERUS PAKSA AKU

JANGAN TERUS PAKSA AKU
Kelahiran pangeran kecil


__ADS_3

Dua hari kemudian, karin,rea dan vina berjalan beriringan keluar dari kampus sambil saling bertukar bercerita.


"Rin besok aku main ke rumah kamu yah"


"iyah re main ajah aku sama tante rosa juga seneng ko kalo ada kamu"


"iyah besok deh aku main kesanah"


"tapi kayanya bukan mau main sama aku deh, kayanya mau ngedeketin ka alex yah"


"Hahaha tau aja kamu rin"


"tapi kayanya kamu ga bakal ketemu ka alex deh"


"kenapah ?"


"biasanya dari pagi ka alex ada di kantornya, terus malem punkalau pulang biasanya ke mansion miliknya, bisa juga ke mansion orangtuanya"


"jadi kak alex lebih sering tinggal di mansionnya?"


"iyah tante rosa sih bilangnya gituh"


"panteras kalau aku kesanah selalu ga ada" ucap rea.


"ah kalian ga asik ah, omongannya cowo mulu, kan aku jadinya iri" celetuk vina yang sedari tadi bosan mendengar percakapan kedua sahabatnya ituh.


"yaudah deh aku kenalin juga, mau ga?" tanya karin yang menggoda vina.


"beneran ada, coba liat dong fotonya"


"tapi aku ga punya potonya, dia ituh asisten sekaligus sahabatnya kak alex, kata tante rosa" ucap karin.


"oh gituh, siapa namanya rin?" tanya vina.


"namanya Kak Leo" ucap karin.


"leo apa orang itu adalah orang yang sama"


gumam vina yang melamun.


"Eh vin...vina kamu kenapah sih ko malah ngelamun gituh" ucap karin sambil menyadarkan vina dalam lamunannya.


"eh ga ko aku ak papah ko" ucap vina.


"Yaudah deh aku duluan supir aku dah nunggu tuh kasian" ucap karin, ia pun berpelukanan dengan sahabatnya setelah ituh berjalan menuju mobil meninggalkan kedua sahabatnya.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


Dua minggu kemudian, karin, rea, dan tante rosa sedang mengobrol di ruang santai, hingga tiba-tiba karin merasa sakit di perutnya.


"Rin kamu kenapah" tanya rea.


"aku ga papah ko re cuma mules ajah, nanti juga ilang sendiri ko mulesnya" jawab karin menenangkan rea.


"tapi kamu beneran ga papah kan sayang, muka kamu keringetan gituh" ucap tante rosa yang ikut mengkhawatirkan karin.


"Awww...shhht....perut aku sakit banget" teriak karin karna rasa sakit di perutnya semakin menjadi-jadi.


"rea kamu kebawah panggilkan para pelayan dan penjaga" titah tante rosa pada rea.


"iyah tante" rea pun segera turun kebawah, dan memanggil pelayan dan penjaga untuk membantu karin, dan setelah ituh berlari kembali ke ruang santai.


"tante ini pelayannya" ucap rea setelah masuk ke ruang bersantai dengan membawa tujuh pelayan dan empat penjaga.


"kalian semua cepat bawa karina kedalam mobil, keta ke rumah sakit sekarang" ucap tante rosa.


Dengan segera semua pelayan berbondong-bondong membantu membawa karin ke mobil, sedangkan rea dan satu pelayan lagi membantu tante rosa turun, setelah memasukan karin rea pun masuk ke dalam mobil juga.


"baik nyonya" dewi pun ikut masuk, setelah itu mobil pun melesat membelah jalanan kota.


.


.


.


.


.


Kini tante rosa, rea dan yang lain tengah menunggu ke lahiran anak karin, sedangkan om gibran masih dalam perjalanan ke rumah sakit begitu pun dengan alex, ketika mengetahui kabar kalau karin akun melahirkan ia langsung pulang dari kota S bersama asistennya leo.


Semua orang menunggu di depan ruang bersalin, sekitar setengah jam menunggu akhirnya terdengar suara tangisan bayi hingga keluar ruang persalinan, tante rosa dan om gibran begitu gembira begitu pun rea dan vina.


.


.


.

__ADS_1


.


.


Setelah di pindahkan ke ruang rawat akhirnya tante rosa,om gibran, rea dan vina baru bisa masuk melihat keadaan karin.


"Aaaaaaa karin keponakan ku lucu sekali, dan juga tampan" ucap rea dan vina yang melihat putra karin.


"iyah sayang dia sangat lucu dan tampan, yah kan mas?" ucap tante rosa.


"iyah sayang dia tampan sekali, aku yakin kalau alex tau keponakannya lebih tampan darinya pasti dia akan cemburu" ucap om gibran.


"iyah om tante anaku begitu tampan" ucap karin sambil tersenyum memandangi putranya.


"Kak andai kakak ada di sinih pasti aku akan sangat bahagia, begitupun anak kita kak,


sayang momy janji akan selalu menjaga dan menyayangi kamu, tumbuh lah dengan baik pangeran kecil ku" batin karin.


.


.


.


.


.


.


.


...****************...


.


.


.


.


**YUK SEMUA PEMBACA SETIA NOVEL YANG BERJUDUL


"JANGAN TERUS PAKSA AKU"


IKUTIN TERUS YAH ALUR CERITANYA BUAT YANG MINTA LANJUTANNYA KOMEN AJAH YAH


JANGAN LUPA JUGA NIH TETEP

__ADS_1


LIKE,KOMEN,VOTE, DAN KASIH HADIAH OKEH**!!!!


__ADS_2