
"Cepat kalian bawa dia masuk kedalam" teriak tuan gibran, yang panik melihat keponakan nya pingsan tiba-tiba di hadapannya, dengan segera para penjaga mengankat tubuh karin masuk ke dalam mansion.
Karin di baringkan di salah satu kamar di mansion ituh yang jarang sekali di masuki oleh orang lain, bahkan jika pembantu yang ingin membersihkan kamar itu pun tuan gibran tidak akan mengijinkan dan malah memilih membersihkan sendiri, dan sekarang dengan senang hati dia membiarkan karin berbaring di kamar ituh.
Tak lama seorang dokter pun datang ke kamar ituh, dan memeriksa kondisi karin,
"nona ini mengalami deman tuan,kondisi mentalnya juga sedang tidak baik, tapi untungnya kandunganya sangat kuat, walau sepertinya ia mengalami keram beberapa saat" ucap dokter pribadi keluarga tuan gibran, "apa tidak ada yang perlu di cemaskan lagi dok?" tanya tuan gibran,
"tidak kita hanya harus menjaga kesehatan mentalnya sajah tuan" ujar dokter ituh.
.
.
.
.
.
"Sayang bangunlah, jangan bikin tante khawatir gini dong sayang" ucap mamah melin, "iyah dek bangun dong" ucap arya,
Keluarga arya kini tengah menunggu bela sadar, walaupun dokter tadi sudah mengatakan kalau bela akan sadar, karna bela hanya di beri obat tidur sajah.
.
.
.
.
"Sayang, kau tau tuan putri kita sudah datang" ucap tuan gibran pada istrinya, yang tengah duduk di ranjang sambil menatap ke arah jendela, namun saat mendengar ucapan suaminya.
__ADS_1
"Karina sayang, dia kembali, dia benar-benar kembali aku sangat senang sayang, aku janji akan menjaga nya seumur hidup ku" ucap tuan gibran sambil menangis di hadapan istrinya, sedangkan sang istri ingin sekali melihat keponakan sang suami dan sekaligus anak mantan bosnya dulu.
"A...aa..aku ingin bertemu dengannya" ucap
Istri tuan gibran yang bernama Rosa dengan terbata-bata, karna untuk pertama kalinya ia berbicara kembali dengan suaminya.
"Sayang kau bicara padaku, sungguh apa aku sedang tidak bermimpi kan, atau aku tidak salah dengar kan" ucap tuan gibran sambil menatap istrinya, sedangkan Rosa dia hanya tersenyum menatap suaminya, dan setelah ituh tuan gibran langsung memeluk Rosa dengan perasaan haru.
"Baiklah mari kita lihat karina sekarang" ucap tuan gibran yang langsung menyangkat tubuh sang istri ke kursi roda, tuan gibran mendorong kursi roda ituh menuju ke kamar yang di tempati oleh karin.
Saat sampai di ambang pintu Rosa terus memandangi wajah cantik karin, walaupun dalam keadaan pucat dan tanpa polesan make up karin tetap cantik,
"Dia sangat cantik, persis seperti nyonya Riana dulu sangat cantik".
.
.
.
.
.
tuan gibran, "pah....mah... Kalian dimana" teriak pemuda ituh sambil mendekat ke arah kamar utama mansion ituh, yaitu kamar orang tuanya.
Setelah memasuki kamar ituh, pemuda itu merasa heran karna kamar kedua orang tuanya sudah tak ada penghuninya, ketika ia berpapasan dengan salah satu pelayan ia bertanya kemana orang tuannya.
"Hey kau, apa kau tau dimana orang tuaku?" tanya pemuda ituh, " tuan gibran dan nyonya Rosa tengah berada di lantai tiga tuan, di kamar yang sering di kunci ituh"
"Untuk apa mereka di sanah?"
"kalau tidak salah semalam ada wanita hamil yang datang kesinih, bahkan dia bersujud pada tuan gibran, namun setelah itu wanita itu pingsan dan di bawa masuk ke kamar ituh tuan" jelas pelayan ituh, " padahal kan banyak kamar tamu kenapa papah membawanya kesanah, hmmm yasudah lah lanjutkan kembali pekerjaanmu" setelah ituh pemuda itu naik ke lantai tiga dimana disanalah keberadaan kedua orang tuanya.
"Mah...pah..." ucap pemuda itu yang baru sajah masuk, namun dia begitu kaget ternyata wanita hamil yang di maksud oleh pelayan tadi adalah, gadis yang semalam ia sekap sebagai amcaman untuk arya.
__ADS_1
"pah...mah... wanita inih?" tanya pemuda ituh yang adalah alex, seketika mata karin pun melihat ke arah alex, sekarang keduannya saling bertatapanyang satu dengan perasaan bingung, dan yang satunya dengan perasaan ketakutan.
"Alex duduk lah" titah tuan gibran, alex pun mendekat ke arah papah nya "Lex kamu ingat kan papah sering bilang ke kamu kalau kamu ituh punya sepupu, hmmm dan gadis di depan mu ini adalah sepupu mu"
"APAH DIA SEPUPU KU!!!!" ucap alex yang begitu syok dengan kenyataan kalau gadis yang semalam ia sekap adalah sepupunya sendiri, bahkan ia tidak tau bagaimana reaksi papahnya jika tau kalau ia menyekap sepupunya sendiri.
"Karina, kenalkan ini sepupumu Alex, dan Lex ini sepupumu namanya Ria Karina Salsabila" ucap tuan gibran , karin terus menatap alex keduanya tidak ada yang saling menyapa hanya ada kecanggungan di sanah ,"apa kalian sudah kenal" tanya tuan gibran namun tak ada yang menjawab.
Karin memilih memalingkan pandangannya, dan melihat suasana kamar ituh yang masih sama saat ia tempati dulu, "Hmmmm, yah suasananya masih sama, om sengaja tidak membiarkan ada yang berubah dari kamar ini, ini semua untuk mu" ucap tuan gibran.
.
.
.
.
...****************...
.
.
.
.
**JANGAN LUPA YAH IKUTI TERUS ALUR CERITA NOVEL YANG BERJUDUL
"JANGAN TERUS PAKSA AKU"
KOMEN YAH KALAU ADA YANG MAU LANJUT CERITANYA
DAN JANGAN LUPA JUGA YAH TERUS
__ADS_1
LIKE,KOMEN,VOTE DAN KASIH HADIYAH YAH**!!!!!