
Siang harinya karin pergi menemui dokter maria.
"Dokter apa saya boleh bertanya?" tanya karin yang menemui dokter maria.
"silahkan nona" ucap dokter maria mempersilahkan karin bertanya.
"Apa sajah pengobatan yang bisa menyembuhkan penyakit anak saya dok?" tanya karin.
"Ada tiga cara nona, yang pertama bisa dengan Radioterapi, dilakukan dengan cara menembakkan sinar radiasi ke area Tujuannya untuk membunuh sel-sel kanker yang telah menyebar ke otak atau saraf tulang belakang, tapi itu jarang di lakukan karna sering gagal" jelas dokter maria.
"Lalu yang kedua dokter?" tanya karin lagi.
"Yang kedua dengan caraTargeted therapy,
Terapi ini dilakukan dengan memberikan obat-obatan yang menargetkan sel kanker secara spesifik, tapi karna tuan muda masih sangat kecil jadi saya takut itu akan berbahaya bagi tuan muda nona" jelas dokter maria lagi.
"Lalu harus bagaimana dok, saya mau anak saya sembuh dok" ucap karin yang mulai menyerah.
"Tapi nona masih ada cara yang ketiga, Transplantasi sumsum tulang, untuk mengganti sumsum tulang tuan muda dengan sumsum tulang yang sehat dari pendonor" ucap dokter maria.
"Tapi dok apa ada yang akan dengan mudahnya mendonorkan sumsum tulangnya untuk anak ku" ucap karin.
"tapi nona dulu bagaimana cara anda sembuh dari leukemia limfoblastik, jika anda bisa sembuh pasti tuan muda juga akan sembuh dengan cara ituh" ucap dokter maria.
"Tapi dok aku tidak memiliki penyakit leukemia limfoblastik" terang karin.
"Atau ayah dari tuan muda mungkin memiliki riwayat penyakit itu nona, bagaimana jika tanyakan saja pada ayah tuan muda, setelah itu kita akan menjadikan cara penyembuhannya juga pada tuan muda" ucap dokter maria.
Karin terdiam, "(apa kak arya dulu memiliki penyakit leukemia limfoblastik, apa aku harus menemuinya lagi dan bertanya padanya)" ucap karin dalam hati.
"Baik lah dok saya akan bertanya nanti" ucap karin lalu keluar dari ruangan dokter maria menuju ruang rawat putranya.
"Kamu dari mana sayang?" tanya tante rosa.
"karin habis dari ruangannya dokter maria tante, ada yang karin bicarakan dengan dokter maria tadi" jelas karin.
"oh begituh" ucap tante rosa.
""Tante boleh aku titip arga dulu aku ada urusan sebentar" ucap karin.
"yasudah kamu pergi sajah hati-hati yah" ucap tante rosa.
Karin pun pergi menuju kantor pusat milik arya, satu jam mengendara akhirnya karin sampai di kantor pusat milik arya, karin langsung berjalan menuju meja resepsionis.
__ADS_1
"Nona mencari siapah?" tanya salah satu resepsionis.
"Saya ingin bertemu dengan pak Arya arkan aaghata morgen, apa ada?" ucap karin.
"apa sudah ada janji sebelumnya nona?" tanya resepsionis ituh.
"belum tapi saya harus bertemu dengan pak arya segera" jelas karin.
"maaf nona anda tidak bisa bertemu jika belum ada janji" ucap resepsionis.
"Dan kalau saya tidak salah pak arya dan asistenya sedang ada di luar menemui klayen" timpal resepsionis satunya.
"Yasudah kalau begitu saya menunggu di sanah saja" ucap karin lalu duduk di meja tunggu.
Setengah jam karin menunggu kedatangan arya yang entah akan datang atau tidak.
"pak arya maaf tadi ada gadis yang ingin menemui bapak, tapi sepertinya dia belum membuat janji dengan bapak, tapi dia tetap nenunggu bapak di sanah" ucap salah satu resepsionis.
Arya melihat ke arah yang di tunjukan oleh resepsionis itu, namun arya kurang jelas melihatnya, lalu arya mendekat ke arah karin.
"Karinnn" ucap arya , karin pun langsung berdiri dan menatap arya.
"Kak arya" ucap karin, keduanya seling bertukar pandangan, ada sedikit rasa rindu di hati karin.
" apa boleh kita bicara sebentar hanya berdua?" tanya karin.
"baiklah tapi jangan lama-lama aku sangat sibuk, kita bicara di cafe sebrang sanah sajah" ucap arya dengan angkuh lalu berjalan lebih dulu ke cafe itu di ikuti oleh karin.
Setelah sampai di cafe itu keduanya langsung memesan minuma, dan setelah minuman itu sampai barulah keduanya memulai pembicaraan.
"jadi apa yang membuat mu ingin bertemu dengan ku" tanya arya.
"Mmm begini ka aku..ak..ku.." ucap karin yang tiba-tiba lidahnya menjadi keluh, arya memperhatikan karin, arya melihat ada guratan kesedihan dan cemas di wajah karin.
"bicara lah yang jelas" ucap arya.
"Kak apa kakak dulu perna memiliki penyakit leukemia limfoblastik?" tanya karin.
"Dari mana kamu mengetahui ituh?" ucap arya yang malah balik tanya pada karin.
__ADS_1
"jadi benar kakak dulu menderita penyakit ituh, kalau oleh tau bagaimana kakak menembuhkan penyakit yang kakak derita, apa kakak melakukan Transplantasi sumsum tulang, untuk menyembuhkannya atau cara yang lain" tanya karin.
"jawab dulu terlebih dahulu dari siapa kau tau bahwa aku pernah menderita leukemia limfoblastik?" tanya arya.
"Mmmm sebenarnya arga menderita penyakit itu juga jadi aku bertanya bagimana kakak sembuh dulu" ucap karin.
"tunggu...tunggu, siapa itu arga dan mengapa aku harus memberitau mu bagaimana aku bisa sembuh, aku tidak kenal dia jadi biarkan sajah dia mati" ucap arya, mendengar penuturan arya karin meneteskan air mata.
"Arga Regal David Morgen itu adalah putra kita kak, dokter mendiagnosis kalau arga menderita leukemia limfoblastik dan itu faktor keturuna, aku dan keluarga ku tak ada yang memiliki riwayat penyakit leukemia limfoblastik, dan aku yakin itu pasti menurun dari kakak, dokter memberikan saran untuk bertanya pada mu agar cara penyembuhan arga sama dengan mu dan tak membahayakan arga" jelas karin dengan menangis.
"Dulu papah bilang, papah mendonorkan darahnya karna ituh adalah saran dari dokter, melakukan Transfusi darah dengan gen yang sama, jadi ayahku yang mendonorkan darahnyah " ucap arya.
Mendengar itu karin pun berbinar, "jadi apa kakak mau membantu mendonorkan darah kakak pada arga? " tanya karin.
"Mmmm tentu...tidak, aku tidak akan pernah mendonorkan darah ku sampai kapan pun" arya pun bangun dari duduknya lalu keluar dari cafe.
Karin mengejar arya namun saat dia menyebrang, karin tak melihat kanan dan kiri hingga sebuah mobil menyerempetnya, karin terjatuh mengakibatkan lutut dan telapak tangannya tergores oleh aspal.
Arya melirik ke belakang lalu akhirnya berjalan kembali, karin pun langsung berdiri dan mengejar arya tanpa mempedulikan rasa sakit di lututnya.
"pak kalau wanita itu ingin masuk halangi sajah, jangan sapai wanita itu berhasil masuk" ucap arya pada satpam.
Up tanggal 7 mei yah!!!!
.
.
.
...****************...
.
.
.
**JANGAN LUPA YAH SEMUA PEMBACA NOVEL YANG BERJUDUL
"JANGAN TERUS PAKSA AKU**"
**IKUTI TERUS YAH ALUR CERITANYA SAMPAI TAMAT
__ADS_1
GAK LUPA JUGA NIH AUTOR INGETIN JANGAN LUPA
LIKE,KOMEN,VOTE, DAN KASIH HADIAH YAH**!!!!!!