JANGAN TERUS PAKSA AKU

JANGAN TERUS PAKSA AKU
Mencari Arya


__ADS_3

Karin melihat jam sudah menunjukan pukul 22:30, tapi seseorang yang ia tunggu sedari tadi, masih juga belum datang, sekarang sudah lewat jam pulang orang yang ia tunggu, tapi arya orang yang telah ia tunggu sedari tadi, belum juga datang.


karin terus berjalan mondar-mandir, mengkhawatirkan arya karna jam segini arya belum juga datang, jika ingin menanyakan pada orang terdekat arya, ia juga tak tau menahu tentang keluarga, kerabat, ataupun teman arya.


Bodoh memang ia sudah lama berhubungan dengan arya, tapi sampai sekarang ia belum juga tau,siapa dan dimana keluarga dan teman teman arya.


.


.


.


Di sisi lain arya baru saja pulang ke rumah yang baru ia tempati kemari, hari ini adalah hari yang melelahkan baginya, sedari pagi sampai malam ia terus bekerja.


"tuan anda sudah pulang, apa mau saya sajikan makan malam ?" tanya salah satu pelayan di rumah arya.


""tidak perlu, saya sudah makan saat pulang dari kantor tadi" jawab arya yang terus berjalan menaiki tangga.


Arya yang merasa kelelahan, langsung merebahkan tubuhnya di ranjang, setelah membersihkan tubuhnya, arya mencoba untuk tidur , ia menutup matanya menggunakan sebelah tangannya hingga tak berapa lama arya sudah terlelap.


.


.


.

__ADS_1


.


Jam sudah menunjukkan pukul 01:30 tapi karin masih menunggu kedatangan arya, ia menghilangkan rasa kantuknya untuk menunggu kedatangan arya.


karin masuk kedalam kamarnya, tak sengaja matanya kembali tertuju pada black card yang tadi ia temukan diatas ranjang dan ia taruh diatas nakas.


tiba tiba pikiran buruk mulai menyelimuti pikirannya, karin berpikir kalau arya sudah sengaja meninggalkan sendirian diapartemennya dan meninggalkan black card nya sebagai imbalan atas semua yang telah ia berikan kepadanya.


.


.


.


.


.


.


.


"memangnya kemana si bodoh itu, apa dia masih tidur jam segini?" kata bela yang berada didekat aldo.


"sejak kapan kau ada disisiku, kau sudah seperti hantu saja muncul dimana saja, tapi kau lebih pantas disebut penguntit karena kau selalu saja berada ditempat yang sama denganku" ujar aldo.

__ADS_1


"enak saja, jika kakakku tau kalau kau berkata seperti itu padaku, maka dia pasti akan langsung memecatmu sebagai asistennya" kata bela yang membanggakan jabatannya sebagai adik arya.


"coba saja kalau kau bisa membuatku dipecat oleh arya, asal kau tau aku bahkan bisa meminta arya agar menurunkan jabatanmu sebagai sekretarisnya"


"memangnya kau siapa berani memerintah kakakku yang jelas-jelas dia adalah atasanmu" kata bela.


"aku memang bukan siapa-siapa tapi dibandingkan denganmu yang adiknya, arya akan lebih menuruti perintahku dan perintah tuan rian" kata aldo.


bela yang merasa kesal langsung keluar dari ruangan arya dengan perasaan kesal pada aldo asisten kakaknya itu, arya yang melihat adiknya keluar dari ruangannya dengan muka masam bertanya tanya kenapa adiknya jadi seperti itu saat keluar dari ruangannya, tapi sedetik kemudian ia tau bahwasannya sepertinya adiknya baru saja bertengkar lagi dengan asistennya aldo, baginya itu adalah hal yang biasa karena biasanya juga bela dan aldo biasa bertengkar didepannya bahkan didepan kliennya saja mereka masih bisa bertengkar.


"apa lg yang kalian ributkan, kalian ituh sudah sama sama dewasa kenapah masih sajah selalu meributkan hal kecil" ucap arya yang baru saja masuk keruangannya.


"tanyakan sajah pada adikmu sanah aku sudah lelah, menghadapi adikmu yang tak jelas ituh" ucap aldo yang berjalan ke tempat duduknya.


.


.


.


.


...****************...


JANGAN LUPA

__ADS_1


LIKE,VOTE,KOMEN,DAN HADIAHNYA.


__ADS_2