
"Kasihan sekali kisah cinta mu" ucap karin,
"ya begitu lah, tapi jika aku bertemu lagi aku akan memintanya menikahi ku apapun caranya aku tidak peduli" tekan rea.
.
.
.
.
Tiga hari sudah mereka berlibur, kini saatnya mereka bertiga pulang ke kota J ,
kini mereka bertiga tengah berada di dalam mobil milik rea, sepanjang perjalanan rea dan vina terus mengobrol, sedangkan karin tertidur karna merasa lelah mungkin karna kehamilannya.
Ketika sampai di apartemen, karin langsung membawa kopernya ke dalam kamar, setelah ituh karin berjalan menuju dapur mencari makanan cepat saji yang bisa untuk mengganjal rasa lapar nya.
"ah ku harap ada mie yang tersisa" gumam karin, "ah akhirnya, syukurlah masih ada satu mie yang tersisa" ucap karin yang merasa lega karna ada makanan yang bisa mengganjal rasa laparnya.
Setelah selesai memasak mie ituh, karin langsung membawa mie itu ke ruang TV, setelah ituh karin memakan mie itu dengan lahap sambil menonton TV.
.
.
.
.
.
"halo rin"
"ada apah kamu telpon aku re, apa ada barangku yang ketinggalan di mobilmu"
__ADS_1
"bukan rin hanya sajah aku ingin kau menemaniku malam ini makan di restoran"
"dalam rangka apah kamu mengajaku makan malam di restoran re"
"Mmmm sebenarnya aku di suruh mamah untuk menemani anak teman mamah ku, hanya sajah aku sudah tau akal-akalan mamah ku ituh, pasti dia berniat untuk menjodoh-jodohkan aku lagi"
"memangnya kenapa kan bagus kalo kmu ada pasangan jadinya"
"karin waktu itu kan aku sudah bilang aku hanya akan menikah dengan pangeran ku"
" ya sudah lah aku temani, tapi jangan sampai larut malam karna itu tidak baik untuk kandunganku"
"siap bos, ya sudah jam 19:00 aku akan menjemput mu"
sambungan telpon pun terputus.
.
.
.
.
Kini mereka berdua tengah berada di dalam mobil milik rea, "memang pria yang mamah kamu kenalkan gimana sih orangnya sampe kamu ga mau nerima" tanya karin saat di perjalanan, "Mmmm sebenernya orangnya sih ganteng bule gituh cuma aku maunya pangeranku" jawab rea.
15 menit kemudian mereka sampai di restoran ituh, setelah itu rea dan karin menuju ke meja yang telah di pesan dan sudah ada pria yang menunggu di sanah.
"Hallo" ucap rea sambil mengulurkan tangannya di depan pria ituh, pria itu juga langsung menyambut uluran tangan rea,
" perkenalkan nama saya Roy, dan namamu"
"namaku rea, ah dan ini temanku namanya karin" ucap rea, pria itu pun langsung mengulurkan tangannya pada karin dan karin langsung menerima uluran tangan pria ituh, "ayo silahkan duduk" ucap pria ituh.
__ADS_1
mereka mulai berbincang-bincang sambil menunggu makanan dan minuman tiba,
"maaf, boleh aku tanya padamu apa suamimu mengijinkan mu keluar di malam hari, bahkan kau sedang hamil" tanya pria itu pada karin, rea pun langsung melihat ke arah karin, rea tau pasti kari tengah bingung untuk menjawab pertanyaan roy.
"Ah sebenarnya dia tidak memperboleh kan ku keluar malam, tapi kebetulan suamiku tengah berada di singapura sekarang jadi aku bisa pergi kemanapun aku mau" ucap karin di sertai dengan tawa, namun yang di lihat rea hanyalah guratan kesedihan yang terpancar di mata karin.
Tak lama kemudian makanan dan minuman yang mereka pesan datang, dan mereka bertiga langsung menyantapnya.
.
.
.
.
...****************...
.
.
.
.
**YUK JANGAN LUPA YAH TERUS IKUTI NOVEL YANG BERJUDUL
"JANGAN TERUS PAKSA AKU"
PASTIIN KALIAN GK KETINGGALAN YAH
DAN JANGAN LUPA TERUS
__ADS_1
LIKE,KOMEN,VOTE,DAN KASIH HADIAH YAH**!!!!!!