
karin yang masih menunggu taksi online nya, duduk di halte sambil memainkan ponselnya, "ah kenapa dingin sekali sih di sinih" gumam karin sambil celingak celinguk melihat sekitar sanah yang sudah mulai sepi.
sedangkan lima pria berbaju hitam di dalam mobil mulai keluar dan memposisikan tempat mereka masing-masing di area halte tempat karin menunggu taksi online.
"cepat tangkap gadis ituh kita harus membawanya, kepada tuan arya" ucap salah satu dari kelima pria yang mamakai baju serba hitam ituh, tak berapa lama tiga di antara lima pria itu mulai mendekati karin dengan membawa saputangan yang sudah di semprotkan obat bius.
Hmmmp , karin berhasil di tangkap oleh pria-pria ituh, karin terkulai tak sadarkan diri karna obat bius di saputangan ituh, para pria ituh dengan cepat membawa tubuh karin masuk kedalam mobil, mobil pun melaju dengan cepat membawa karin.
Disisi lain aldo sedang duduk bersandar di sofa sambil memeriksa berkas-berkas nya,
namun tiba-tiba pikirannya tertujun pada gadis yang pernah ia tiduri di malam itu, yah saat ini aldo memikirkan bela, ia khawatir akan terjadi sesuatu pada bela, tapi aldo juga yakin kalau bela pasti akan meminum pil KB untuk mencegah sesuatu terjadi.
"apa dia tidak peduli dengan siapa yang merenggut keperawanannya" gumam aldo.
"kakak sedang apa?" tanya Alina yang muncul tiba-tiba di sela-sela pintu,
__ADS_1
"tidak, kakak tidak memikirkan apapun" jawab aldo yang berbohong.
"pergi lah, kamu mengganggu ku sajah, aku masih banyak pekerjaan" ujar aldo mengusir alena, "ah bilang saja kau mau mengusirku" ucap Alena sampel menutup pintu kamar sang kakak begitu kencang,
"dasar jomblo tua!!!" teriak alena sambil menutup pintu ituh.
"tuan kami sudah menangkap gadis inih"
"bagus bawa dia kerumah ku, aku akan segera kesanah"
Setelah ituh sambungan telpon pun terputus, arya dengan segera keluar dari kediaman keluarganya, dan melajuka mobilnya menuju kediaman miliknya.
****
mobil yang membawa tubuh karin melaju membalah jalanan, para pria berbaju hitam itu membawa karin ke kediaman arya.
tak butuh waktu lama mobil ituh sampai di kediaman arya,para pria itu membawa karin ke kamar arya, para pelayan ituh tak ada yang mau bertanya, karna mereka tau kalau para pria itu adalah orang-orang tuan mereka.
__ADS_1
"bel, apa kamu melihat kakak mu" tanya mamah melin pada bela yang kebetulan melewati ruang TV , "ga tante, bela ga liat ka arya, eh tapi tadi aku sempat mendengar suara mobil keluar dari pekarangan rumah kita" ucap bela.
"apa mungkin itu arya yah?" gumam mamah melin.
"hmmm sepertinya iyah tan" jawab bela mendengar gumaman mamah melin.
"tapi tumben sekali dia tidak berpamitan dulu yah pada tante" ucap melin.
"hmmm mungkin sedang buru-baru, tan"
ujar bela, agar tantenya tenang.
Tak butuh waktu lama akhirnya arya tiba di kediamannya, dengan wajah datar, arya melangkah menaiki tangga menuju kamar nya, arya pun sampai di depan pintu kamarnya ia langsung membuka pintu kamar nya, arya melihat tubuh karin yang masih belum sadar juga.
arya melangkah mendekat ke ranjang ituh, lalu mengambil air di atas meja, lalu menyiramkan air ke wajah karin.
sedangkan karin yang merasa terkejut langsung terbangun,karin terdiam saat melihat wajah pria yang sangat ia cintai, dan pria yang telah menanamkan benih di perutnya.
__ADS_1
JANGAN LUPA YAH
LIKE,KOMEN,VOTE,DAHADIAH!!!