JANGAN TERUS PAKSA AKU

JANGAN TERUS PAKSA AKU
Lea Nafla Abraha


__ADS_3

*** PENGUMUMAN ***


Buat pembaca setia novel yang berjudu


JANGAN TERUS PAKSA AKU


Untuk yang bertanya kenapah ga up kemarin, author sebenernya udah up yah, cuma gk sengaja kehapus sama keponakannya author, buat yang kemarin udah baca juga maaf yah munkin kata katanya ada perbedaan yang sekarang up, tapi alurnya tetep sama ko.


...****************...


.


.


.


.


Kini jam sudah menunjukan pukul 14:30, seorang gadis remaja yang baru sajah pulang dari sekolah.


"Kakak...kakak...kakak..." teriak gadis ituh, sambil masuk ke rumahnya.


"Ada apah, kenapah harus teriak-teriak begituh" tanya Leo yang baru sajah turun dari tangga dengan menggandeng Vina.


"Wah kakak iparku cantik sekali" puji lea dengan jujur.


"Adik ipar ku juga sangat cantik, dan manis sekali" puji vina balik.


"Kakak bisa sajah, ah iyah aku ingin tau nama lengkap kakak, karna selama ini


"Nama kakak Vilia Vina Vania, kamu bisa panggil apah sajah sesuai keinginan mu, ah iyah dan namamu?" ucap vina.


"Namaku Lea Nafla Abraha kak" ucap Lea.


"Namanya cantik seperti orangnya" puji vina.


"kakak juga, yasudah kak aku ke kamar dulu yah " ucap lea.


"iyah" ucap vina, lea pun pergi menaiki tangga meninggalkan kedua pasangan sejoli ituh.


.


.


.

__ADS_1


.


"Nanti malam ada yang ingin aku bicarakan jadi, nanti aku jemput kerumah mu" ucap aldo.


"Kenapah tidak katakan sekarang sajah sih ribet banget" kesal Bela pada Aldo.


Namun Aldo tak mendengarkan dan lebih memilih masuk kedalam ruangannya kembali, karna ia tak ingin mendengar bantahan.


.


.


.


.


Malam pun tiba, jam bahkan sudah menunjuka pukul 20:30, Aldo tengah beradi di dalam mobil di depan kediaman arya.


"(aku ada di depan cepatlah keluar)" pesan aldo pada bela.


Bela pun keluar dari mansion, dan langsung masuk kedalam mobil milik Aldo, dengan kencang menutup pintu mobil, Aldo pun langsung melajukan mobilnya.


"Kita sebenarnya mau kemana si?" tanya Bela, namu Aldo sama sekali tak mendengarkan atau pun menjawab pertanyaan bela.


"Ishh knph sih kau sama sajah seperti kak arya, dasar batu" kesal bela yang kemuadian ikut diam dan lebih memilih melihat suasana jalanan malam.


***



"Ini apartemen siapah?" tanya bela yang menjadi ketakutan, karna hanya mereka berdua yang berada di apartemen ituh, bela terus memundurkan langkahnya ketika aldo mulai mendekat ke arah nya, kemudian aldo duduk di sofa.


.


.


.


.



"Ouhh shittt, kenapah kamu pake baju ituh?" tanya leo yang mulai memanas.


"Memangnya kenaph sih di mansion juga aku sering mengenakan inih, apa yang salah?" protes vina.

__ADS_1


Sedangkan leo yang tertekan, karna leo junior terbangun, tubuhnya menjadi panas, bahkan keringat mulai bercucuran membasahi dahi leo.


"Ah sayang boleh yah pliss, aku sudah tidak tahan lagi" mohon Leo pada Vina, yang sudah tak tahan lagi.


Vina yang tadinya tak paham akhirnya paham, apa yang di inginkan oleh suaminya.


"Yasudah, boleh tapi pelan-pelan" ucap vina, akhirnya terjadi yang seharusnya terjadi.


.


.


.


Kini pagi pun tiba semua orang sibuk berlalu lalang di perusahaan milik arya, semua orang sibuk dengan pekerjaannya.


"Kak, ini ada dua berkas yang harus di tandatangani oleh kak arya, aku sedang sibuk boleh kakak simpan di mejanya" ucap bela.


Tanpa melihat ke arah bela aldo langsung mengambil kedua berkas ituh lalu masuk kedalam ruangannya.


"aku tau kakak pasti kecewa pada ku" gumam bela, bela mengerti pasti aldo sangat kecewa padanya.


.


.


.


.


...****************...


.


.


.


**JANGAN LUPA YAH SEMUA PEMBACA NOVEL YANG BERJUDUL


"JANGAN TERUS PAKSA AKU**"


**IKUTI TERUS YAH ALUR CERITANYA SAMPAI TAMAT


GAK LUPA JUGA NIH AUTOR INGETIN JANGAN LUPA

__ADS_1


LIKE,KOMEN,VOTE, DAN KASIH HADIAH YAH**!!!!!!


__ADS_2