
Setelah mereka semua duduk, akhirnya karin menceritakan semua apa yang terjadi padanya saat kemarin.
"ih gereget banget aku ama pria brengsek ituh" ucap rea yang merasa kesal setelah karin menceritakan kejadian penculikan ituh.
"iyah bener re, kalo aku ketemu orangnya aku siram pake air panas" ucap vina yang ikut kesal juga.
"sudah lah semuanya, sudah terjadi" ucap karin sambil menghela nafas.
"yah deh rin kamu yang sabar yah, oh iyah ini sepupu kamu ituh?" tanya rea.
"Ah iyah aku jadi lupa, kenalkan ini sepupuku namanya Alex Wira Pratap Baksara" ucap karin yang mengenalkan alex pada rea dan vina.
"Namamu...mmmm... Itu benar namamu?" tanya rea dengan wajah yang sangat syok.
"yah apa ada masalah?" tanya alex, yang bingung karna salah satu sahabat sepupunya ituh.
"Apa...apa kamu pernah sekolah di Cakrawala School ?" tanya rea.
"Yah aku pernah sekolah di sanah, dan setelah lulus aku melanjutkan SMA di amerika" ucap alex.
Mendengar penuturan alex, rea semakin terkejut, tapi ia juga meneteskan air matanya.
__ADS_1
"kak apa kakak masih mengenal ku?, aku rea apa kaka masih mengenalku?" tanya rea.
"maaf aku banyak sekali mempunyai kenalan dengan nama ituh, bisa kamu katakan nama lengkap mu?" tanya alex.
"namaku Rea Laura Audri Aditama, apa kaka masih ingat?" tanya rea.
"sebentar biar ku ingat dulu, ah ya ya aku ingat saat aku masih sekolah di sanah aku pernah menyelamatkan anak kecil, apa itu kau?" tanya alex yang akhirnya mengingat siapah rea.
"iyah kak itu aku" ucap rea dengan sangat gembira.
"Ohh apa jangan jangan cowo yang kamu sebut sebagai pangeranmu, yang pernah menolong mu saat kecil, dan membuat mu tidak bisa mencintai siapapun dan menolak semua perjodohan itu adalah kak alex inih?" tanya vina yang mengingat kembali saat mereka berlibur rea pernah mengatakan mencintai laki-laki yang saat masih kecil menyelamatkannya.
"Jadi kau mencintaiku?" tanya alex yang menatap rea tanpa ada ekspresi di wajahnya, sedangkan yang di tatap tampak tersipu malu.
"Jadi yang kamu sebut pangeran mu itu sepupuku re?" tanya karin.
"iyah" ucap rea yang menundukan kepalanya karna malu.
"Oh jadi begituh, hmm tapi maaf yah aku tidak tertarik dengan mu, ya sudah karina aku masih ada kerjaan kalau kau mau pulang, pulang dengan supir, dsn jaga dirimu baik-baik yah, bay " ucap alex tanpa memikirkan perasaan rea dan setelah ituh alex pergi begitu sajah.
"Re maafkan kak alex yah" ucap karin yang merasa tidak enak pada rea akibat ucapan sepupunya ituh.
__ADS_1
"iyah ga papah ko rin, tapi sampai kapan pun aku tidak akan menyerah untuk mendapatkan hatinya, aku akan tetap berjuang" ucap rea sambil mengepalkan tangannya.
"iyah re kamu harus Menaklukan kak alex" ucap karin dan vina secara bersamaan, merekan menyemangati rea bersama.
"Sayang momy akan tetap menjagamu, akan momy pastikan kamu akan bahagia saat bersama momy, walau kamu tidak punya dedy tapi momy akan menjadi dedy mu juga sayang" ucap karin yang berbicara kepada bayinya yang masih belum lahir.
Hari semakin larut ,namun karin masih juga tetap betah berdiam diri di balkon kamarnya sambil mmelihat bintang-bintang yang bertebaran di langait.
"Ah kenapah sih aku memikirkan ****** itu terus tidak bisakan otaku inih berkerja dulu untuk proyeku inih" ucap arya yang terus mengumpati otaknya yang terus terusan memikirkan karin.
"mungkin aku sedang sakit sebaiknya besok aku periksa ke dokter" ucap arya.
**JANGAN LUPA YAH PAMBACA SETIA NOVEL YANG BERJUDUL
"JANGAN TERUS PAKSA AKU"
IKUTI TERUS YA ALUR CERITANYA
BUAT YANG MAU TAU KELANJUTAN CERITANYA KOMEN YAH.
JANGAN LUPA JUGA TETEP LIKE,VOTE,KOMEN,DAN KASIH HADIAH**!!!
__ADS_1